Pengaruh Baterai Air Laut Bersirkulasi Terbuka Terhadap Nilai Tegangan Dibandingkan Waktu Menggunakan Sistem Terkontrol Data Tersimpan

Authors

  • Rafael Bryan Goenardi Universitas Udayana, Indonesia
  • Agus Dharma Universitas Udayana, Indonesia
  • I Gusti Agung Putu Raka Agung Universitas Udayana, Indonesia
  • I Made Mataram Universitas Udayana, Indonesia
  • Putu Ayu Rhamani Suryadhi Universitas Udayana, Indonesia
  • I Putu Ardana Universitas Udayana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/jii.v4i9.6965

Keywords:

Baterai aluminium-karbon, sirkulasi elektrolit, air laut, Arduino Uno, ESP32

Abstract

Air laut adalah sumber daya alam yang punya potensi besar tapi belum sepenuhnya dimanfaatkan, terutama sebagai energi terbarukan. Salah satu cara memanfaatkan potensi tersebut adalah dengan membuat baterai aluminium-karbon yang menggunakan elektrolit berupa air laut. Baterai aluminium-karbon dapat ditingkatklan kinerjanya dalam hal menjaga stabilitas tegangan saat tidak ada beban. Penelitian ini membahas pengaruh interval waktu sirkulasi elektrolit secara terbuka terhadap kestabilan tegangan pada baterai aluminium-karbon dengan sistem pemantauan berbasis mikrokontroler. Sistem terdiri dari satu sel baterai yang menggunakan aluminium sebagai anode, campuran karbon aktif dan MnO? sebagai katode, serta air laut sebagai elektrolit. Sirkulasi dilakukan menggunakan pompa air DC yang dikendalikan oleh ESP32 dan Arduino Uno dengan interval waktu 5, 7, dan 10 menit. Tegangan baterai dibaca melalui pin ADC dan ditampilkan pada LCD 16x2. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode sirkulasi 5 menit menghasilkan kestabilan tegangan terbaik dengan peningkatan sebesar 3,4%, sedangkan metode 7 menit dan 10 menit menunjukkan penurunan tegangan masing-masing sebesar 8,5% dan 13,9%. Dengan demikian, interval sirkulasi yang lebih pendek terbukti lebih efektif dalam menjaga kestabilan tegangan baterai aluminium-karbon.

References

Aklan, I. N. S., & Rustana, C. E. (2020). Studi potensi hidrogen air laut melalui proses elektrolisis sebagai energi terbarukan. https://doi.org/10.21009/03.snf2020.01.fa.03

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia. (2023). Akhiri kerumitan data kewilayahan, Indonesia siap menuju poros maritim dunia. https://www.bnpp.go.id

Chen, M., Wang, L., & Li, J. (2023). Electrochemical impedance analysis of aluminum-air batteries under different operating conditions. Energy Storage Materials, 45, 312–329.

Herry Setiyawan, A. N. K. S. (2021). Studi pengaruh salinitas air laut sintetis terhadap daya baterai sebagai energi alternatif terbarukan. Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM), 3.

Irfan, I., & Prasetia, A. M. (2022). Peningkatan performa baterai air laut menggunakan Cu-Zn berdasarkan luas penampang elektroda. Elektrika Borneo, 8(1). https://doi.org/10.35334/jeb.v8i1.2653

Li, X., Zhang, Y., & Wang, H. (2019). The effect of electrolyte circulation on aluminum-air batteries. Electrochimica Acta, 302, 119–128.

Masrufaiyah. (2016). Kinerja baterai elektrolit air tawar dan air laut sebagai sumber energi aplikatif [Skripsi, Institut Teknologi Sepuluh November].

Meutia, E., Nurbaiti, U., & Fianti, F. (2021). Pengaruh radiasi matahari pada air laut terhadap daya yang dihasilkan sebagai sumber energi alternatif. EnviroScienteae, 17(1). https://doi.org/10.20527/es.v17i1.11350

Santoso, E. B., & Mulyadi, M. (2020). Baterai air laut sebagai sumber energi listrik untuk pemukiman pesisir dan budidaya perikanan. Elektrika Borneo, 6(1). https://doi.org/10.35334/jeb.v6i1.1504

Saputra, N. H., Wisudo, S. H., Riyanto, M., & Susanto, A. (2020). Penggunaan elektroda tembaga dan seng dengan elektrolit air laut untuk sumber energi lampu LED-DIP. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 10(2), 135–147. https://doi.org/10.24319/jtpk.10.135-147

Siagian, P., Suleman, N., Asrim, J. S. P., Tambi, Prihatini, S. E. W. W. O. Z., Budirohmi, A., & Armus, R. (2023). Energi baru terbarukan sebagai energi alternatif. Yayasan Kita Menulis.

Susanto, A., Baskoro, M., Wisudo, S. H., Riyanto, M., & Purwangka, F. (2018). Ujicoba DC converter dengan baterai air laut Cu-Zn sebagai sumber energi lampu untuk perikanan bagan tancap. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 8(1). https://doi.org/10.33512/jpk.v8i1.3680

Wang, F., & Li, Q. (2022). Mechanisms of passivation and its influence on aluminum-air battery performance. Electrochemical Energy Reviews, 5(3), 367–389.

Xu, W., Ma, H., & Zhou, Y. (2022). Mitigating passivation in aluminum-air batteries through optimized electrolyte management. Journal of Electrochemical Science, 18, 567–580.

Yudi, R. N., Yusuf, I., & Hiendro, A. (2019). Studi performa baterai air laut dengan membandingkan elektrolit larutan garam dan air laut untuk menghasilkan energi listrik. Teknik Elektro, 1(1).

Yudi, R. N., Yusuf, I., & Hiendro, A. (2020). Studi performa baterai air laut dengan membandingkan elektrolit larutan garam dan air laut untuk menghasilkan energi listrik. Teknik Elektro, 13, 1–10.

Zhang, Z., Chen, J., & Wang, X. (2021). Impact of electrolyte flow rate on aluminum-air battery performance. Journal of Power Sources, 481, 228237.

Downloads

Published

2025-09-04