Pemanfaatan Daun Kemangi (Ocimum Bassilicum L) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat
Pendahuluan: Asam urat merupakan hasil akhir metabolisme zat purin yang berfungsi sebagai antioksidan dan membersihkan radikal bebas pada serum. Pengobatan hiperurisemia dapat diatasi dengan cara menghambat aktivitas xantin oksidase menggunakan allopurinol namun dapat menyebabkan beberapa efek samping, sehingga perlu pengobatan alternatif menggunakan kemangi (Ocimum bassilicum L) karena mengandung flavonoid yang dapat menghambat aktivitas xantin oksidase sehingga pembentukkan asam urat menjadi terhambat. Tujuan: Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh ekstrak kemangi terhadap kadar asam urat. Metode: Jenis penelitian adalah eksperimental dengan rancangan pre and post test design. Sampel penelitian yaitu 6 kelompok Mus musculus dengan kriteria jantan berumur 2-3 bulan dan berat badan 20-30 gram. Kelompok perlakuan diberi ekstrak kemangi dosis 36,4 mg/kgBB, 72,8 mg/kgBB dan 145,6 mg/kgBB. Pengukuran kadar asam urat dengan metode POCT menggunakan alat Multicheck Easy Touch GCU. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kelompok P3 dosis 145,6 mg/kgBB mampu menurunkan kadar asam urat dengan persentase penurunan sebesar 92,06% yang artinya sama efeknya dengan allopurinol dosis 10 mg/kgBB. Kelompok P2 dosis 72,8 mg/kg dan P1 dosis 36,4 mg/kgBB mampu menurunkan kadar asam urat sebesar 55,55% dan 19,04%. Uji Kruskal Wallis menunjukkan ada pengaruh ekstrak kemangi terhadap penurunan kadar asam urat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh ekstrak daun kemangi (Ocimum bassilicum L) untuk menurunkan kadar asam urat darah Mus musculus pada kondisi hiperurisemia
Copyright (c) 2022 Jurnal Impresi Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






