Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Kontruksi Proyek Pembangunan dan Penataan Infrastruktur di Lingkungan Badan Geologi

Authors

  • Ronni IS Rono Hadinagoro Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia
  • Andre Cahya Gumilar Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia
  • Ardi Ramdani Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia
  • Luthfi Nasrulloh Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia
  • Zaki Abyan Mashduqi Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/jii.v4i9.6891

Keywords:

earned value management, kinerja proyek, keterlambatan jadwal, pembengkakan biaya, proyek infrastruktur, manajemen proyek

Abstract

Pembangunan serta penataan infrastruktur di lingkungan instansi pemerintah, seperti Badan Geologi, memiliki peran strategis namun kerap menemui hambatan dalam pencapaian sasaran terkait waktu, anggaran, dan mutu pekerjaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan guna menilai kinerja pelaksanaan proyek dengan memanfaatkan pendekatan Earned Value Management (EVM), yang bertujuan mendeteksi penyimpangan dan menyusun rekomendasi perbaikan dalam pengelolaan proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus, di mana data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), jadwal pelaksanaan (Kurva-S), serta laporan kemajuan dan keuangan hingga minggu ke-20 dianalisis melalui indikator EVM, seperti Planned Value (PV), Earned Value (EV), Actual Cost (AC), Schedule Variance (SV), Cost Variance (CV), Schedule Performance Index (SPI), Cost Performance Index (CPI), dan Estimate at Completion (EAC). Berdasarkan hasil analisis, proyek diketahui mengalami keterlambatan sebesar 1,46% dan kelebihan biaya sebesar 0,20% pada minggu ke-20. Penyimpangan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi cuaca, keterlambatan pada tahap awal pekerjaan, kesalahan dalam estimasi volume, keterlambatan pengadaan material, serta perubahan lingkup pekerjaan (Contract Change Order/CCO). Untuk mengatasi hal ini, pihak kontraktor melakukan langkah mitigasi melalui peningkatan jumlah dan kualitas tenaga kerja, penyesuaian kompetensi teknis, serta penguatan koordinasi dan komunikasi di lapangan. Dari hasil evaluasi, metode EVM terbukti mampu menyajikan gambaran kinerja proyek secara objektif dan tepat waktu. Dengan demikian, pemantauan proyek secara berkelanjutan dan konsisten terhadap rencana awal sangat penting untuk menekan risiko keterlambatan dan pemborosan biaya hingga proyek tuntas.

References

Abdurahman, O., Priatna, S. S., Rian Koswara, Suwarna, N., Rusmanto, B., Damayanti, F., Gunawan, R., Dwijayanty, R., Wiguna, K. B., Kurnia, A., Adibrata, W., Ughi, F., Indriasari, I., Nugraha, A., Nukyferi, & Kadarilah, R. S. (2015). Laporan tahunan Badan Geologi tahun 2014. Badan Geologi.

Aprilia, D., & Susilo, D. E. (2021). Pengelolaan keuangan desa dalam upaya meningkatkan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Technomedia Journal, 6(2). https://doi.org/10.33050/tmj.v6i2.1733

Aryati, E., Alam, S., & Liwaul, L. (2022). Efektivitas pengelolaan dana desa dalam pembangunan infrastruktur (Studi pada Desa Sangia Makmur Kabupaten Bombana). PAMARENDA: Public Administration and Government Journal, 1(3). https://doi.org/10.52423/pamarenda.v1i3.24437

Bahtera, M., & Herizal, H. (2022). Pemberdayaan masyarakat dalam program pembangunan infrastruktur pedesaan. Jurnal Sains Riset, 12(3). https://doi.org/10.47647/jsr.v12i3.846

Castollani, A., Puro, S., & Lesmana, M. (2020). Analisis biaya dan waktu pada proyek apartemen dengan metode earned value concept. Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil, 3(1).

Hariyanto, Y. (2021). Peranan pemerintah desa dalam pembangunan infrastruktur. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 12(1). https://doi.org/10.26418/j-psh.v12i1.46323

Kasmira, Alyas, & Sudarmi. (2020). Strategi pemerintah dalam pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Gowa. Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik, 1(3).

Nanda Cahyani Putri, & Loveani Yastika Putri. (2020). Analisis pembiayaan non-anggaran pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Jurnal Infrastruktur, 6(2). https://doi.org/10.35814/infrastruktur.v6i2.1278

Nurfaisal, M. D. (2019). Akuntabilitas pengelolaan dana desa dalam pembangunan infrastruktur di Desa Tegalrejo Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul tahun 2016. CosmoGov, 5(1). https://doi.org/10.24198/cosmogov.v5i1.18432

Proaño-Narváez, M., Flores-Vázquez, C., Quiroz, P. V., & Avila-Calle, M. (2022). Earned value method (EVM) for construction projects: Current application and future projections. Buildings, 12(3), 301. https://doi.org/10.3390/buildings12030301

Rezouki, S. E., & Baqer, S. M. (2020). The factors affecting on earned value management. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 870(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/870/1/012128

Sadikin, S., Hannan, S., & Sunani, U. (2021). Peran pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ulumanda. Journal Peqguruang: Conference Series, 3(2). https://doi.org/10.35329/jp.v3i2.2215

Simbolon, D. S., Sari, J., Purba, Y. Y., Siregar, N. I., Salsabilla, R., & Manulang, Y. (2021). Peranan pemerintah desa dalam pembangunan infrastruktur. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2). https://doi.org/10.31316/jk.v5i2.1465

Suranugraha, H. D. (2016). Earned value analysis proyek pembangunan Swiss Belhotel Darmo Centrum Surabaya (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya).

Yitayih, W. (2020). Application of earned value management (EVM) on performance evaluation of infrastructure projects: A case study of Amhara Road Works Enterprise (ARWE) construction projects. Discover Civil Engineering, 1(1), 193. https://doi.org/10.1007/s44217-020-00002-y

Downloads

Published

2025-09-04