Pengaruh Profitabilitas, Aktivitas, Likuiditas, Wcta terhadap Financial Distress pada Emiten Industri Properti dan Real Estate
Pendahuluan: Financial Distress adalah kondisi penurunan kinerja keuangan yang dialami oleh perusahaan sebelum terjadinya kebangkrutan. Perusahaan yang mengalami financial distress dihadapkan oleh dua kondisi, pertama yaitu saat perusahaan gagal membayar kembali hutang yang telah jatuh tempo kepada kreditor. Kedua, perusahaan berada dalam kondisi yang tidak solvable. Financial distress terjadi sebelum kebangkrutan, dimana kinerja keuangan perusahaan dalam kondisi krisis. Tujuan: Pada penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh rasio profitabilitas diproksikan dengan return on asset, aktivitas diproksikan dengan total asset turn over, likuiditas diproksikan dengan current ratio dan working capital to total assetterhadap financial distress pada emiten properti dan real estate. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode purposive sampling untuk pengambilan sampel 46 emiten dan 276 laporan keuangan go publik emiten industri properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015 sampai 2020. Hasil: Berdasarkan penelitian ini rasio profitabilitas yang diproksikan dengan ROA diketahui hasil uji hipotesis nilai t hitung lebih besardari t tabel t hitung lebih besar dari t tabel (11.403 > 1.650496) dan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikansi (0.001 < 0.05). Kesimpulan: Hasil uji pada rasio aktivitas secara parsial, rasio aktivitas tidak berpengaruh terhadap financial distress. Tinggi rendahnya nilai rasio aktivitas dapat mengalami keadaan financial distress. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa rasio likuiditas tidak berpengaruh terhadap financial distress
Copyright (c) 2022 Jurnal Impresi Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






