Peranan Senyawa Kompleks dalam Bidang Medis: Literatur Studi
Pendahuluan: Senyawa kompleks memegang peranan penting dalam kehidupan manusia karena aplikasinya dalam berbagai bidang, salah satunya medis. Senyawa kompleks banyak digunakan sebagai agen anti-mikroba, agen anti-tumor, dan agen anti-inflamasi. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peranan dan penerapan senyawa kompleks dalam bidang medis. Logam memiliki peranan besar dalam perkembangan kimia terutama bidang obat-obatan. Metode: Kajian ini merupakan studi pustaka (review), kajian ini difokuskan pada artikel-artikel hasil penelitian yang melaporkan mengenai aplikasi senyawa komples dalam bidang medis berupa sintesis senyawa kompleks dalam bidang medis, fungsi senyawa kompleks dalam bidang medis, proses penggunaan senyawa kompleks dalam bidang medis serta keuntungan dan bahaya penggunaan senyawa kompleks dalam bidang medis. Hasil: Penerapan logam dalam bidang medis tidak dapat dilepaskan dari sifat logam yang unik terutama Senyawa Kompleks dibandingkan penerapan bahan organik dalam bidang medis. Sehingga masih luas sekali pengembangan obat yang akan terjadi di masa depan dengan bahan Senyawa Kompleks. Kesimpulan: Obat-obatan logam pasti akan mengambil bagian penting dari pengembangan obat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





