Self Care dan Kualitas Hidup Ibu Hamil dimasa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Christina M. Tiahahu Ambon
Penyakit Corona Virus 19 merupakan penyakit yang rentan bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan lemah atau yang berada pada risiko yang lebih tinggi, termasuk ibu hamil. Pada masa kehamilan sebagian sistem kekebalan ikut tertekan karena harus disuplai untuk kebutuhan bayi. Proses transfer IgG dimulai sejak trimester I kehamilan dan berakhir di trimester ketiga. Function of Receptor (FcRn) merupakan reseptor yang dihasilkan oleh sinsitiotrofoblast yang berfungsi mengikat antibodi (IgG) yang akan ditransfer dari ibu ke janin melalui plasenta. Ekspresi FcRn tergantung pada usia kehamilan yang lebih banyak diekspresikan di trimester ketiga. Kondisi ini mengakibatkan wanita hamil lebih rentan terhadap infeksi virus COVID-19 yang dapat berdampak serius bagi wanita hamil. Program Social Distancing juga berdampak pada keinginan wanita untuk mengurangi frekuensi kunjungan prenatal. Hal ini juga berdampak pada tidak terdeteksinya kesejahteraan janin secara berkala dan tanda bahaya kahamilan yang tidak diketahui oleh ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self care terhadap kualitas hidup ibu hamil dimasa Pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan one group pretest posttest design, yang mana subyek penelitian terlebih dahulu diberikan tes awal (pretest) selanjutnya diberikan perlakuan dengan menggunakan Modul. Selanjutnya diberikan tes akhir (posttest) untuk mengetahui sejauh mana pengaruh selfcare terhadap peningkatan kulaitas hidup ibu hamil dimasa Pandemi Covid-19. Hasil uji statistik peningkatan kualitas hidup menunjukkan nilai Z = 4,689 secara fisik, 3,908 secara psikologis, 4,143 dalam hubungan sosial, dan 4,587 dalam lingkungan, nilai p = 0,000 ( p < 0,005), menunjukkan adanya pengaruh self care terhadap peningkatan kualitas hidup ibu hamil di masa Pandemi Covid-19. Kesimpulannya, selfcare berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas hidup ibu hamil di masa Pandemi Covid-19.
Copyright (c) 2022 Jurnal Impresi Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






