PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE PENYELESAIAN PERKARA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MELIBATKAN ANAK DIBAWAH UMUR
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan individu yang masih berada di bawah umur menghasilkan isu baru dalam hal penerapan hukum untuk menetapkan tindakan hukuman terhadap tanggung jawab yang harus ditanggung oleh anak tersebut. Penanganan kasus ini memerlukan pendekatan yang tepat untuk memastikan keadilan dan pemulihan bagi semua pihak yang terlibat, salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah restorative justice. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan restorative justice dalam penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualiatatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restorative justice dapat digunakan untuk menyelesaikan perkara kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Restorative justice dapat membantu korban untuk mendapatkan keadilan, pelaku untuk bertanggung jawab atas tindakannya, dan komunitas untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di masa depan.
Copyright (c) 2023 Jurnal Impresi Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





