PANDANGAN ISLAM TENTANG PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA
Penelitian ini menganalisis penggunaan antibiotik pada pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Drajat Prawiranegara, Serang, dengan fokus pada pandangan Islam dan prinsip-prinsip Maqashid Asy-Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menerapkan hukum Islam dengan melihat pada esensi dan tujuan yang ingin dicapai oleh hukum tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode Gyssens, yaitu sebuah teknik untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik sudah tepat atau belum. Hasil evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Drajat Prawiranegara Serang menunjukkan bahwa mayoritas pemberian antibiotik dilakukan dengan rasional, sesuai dengan pandangan Islam dan prinsip Maqashid Asy-Syariah. Prinsip Hifzh An-Nafs (menjaga jiwa) terpenuhi dengan memberikan pelayanan medis yang tepat guna dan sesuai standar keilmuan, sehingga membantu mencegah dan mengobati penyakit ISPA. Namun, terdapat kasus di mana penggunaan antibiotik dianggap tidak tepat, termasuk dosis dan durasi yang tidak sesuai. Prinsip Hifzh Al-Maal (menjaga harta) menegaskan pentingnya menggunakan sumber daya dengan bijaksana dan menghindari pemborosan, termasuk penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Oleh karena itu, penting bagi rumah sakit dan para praktisi medis untuk terus meningkatkan kesadaran akan prinsip-prinsip Maqashid Asy-Syariah dalam pelayanan kesehatan. Dengan menerapkan prinsip ini, diharapkan pelayanan medis dapat lebih berdaya guna dan memberikan manfaat maksimal bagi pasien serta masyarakat secara keseluruhan.
Copyright (c) 2023 Jurnal Impresi Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






