Kebenaran, Keyakinan dan Moralitas Manusia Rasional
Tindakan radikalisme dan terorisme yang menghalalkan segala cara adalah suatu tindakan immoralitas-irrasional yang tidak berdasarkan fakta dan kebenaran. Idealnya apa yang dilakukan oleh seseorang seharusnya berdasarkan suatu kebenaran hasil dari pertimbangan akal dan pengalaman empirisnya di lapangan. Jika kebenaran sudah didapatkan, maka skeptisisme akan hilang, dan lahirlah suatu keyakinan. Dengan keyakinannya secara rasional seharusnya orang melakukan suatu tindakan dalam koridor “benar, baik dan indah”, sehingga ia dapat hidup secara harmonis dalam suatu tatanan kehidupan masyarakat. Dengan demikian sejatinya manusia rasional adalah pribadi yang mampu menselaraskan antara pikiran, perasaan dan tindakan yang menghasilkan kebenaran, keyakinan dan sikap sebagi pribadi yang utuh. Suatu kesalahan fatal jika tindakan yang dikuatkan oleh keyakinan yang berubah menjadi “doktrin” tidak berdasarkan pada fakta dan kebenaran, sehingga berimplikasi pada tindakan immoralitas yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan konstruksi berfikir manusia rasional yang pikiran dan perbuatannya menggambarkan manusia yang bermoral. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research dengan kajian-kajian referensi yang berkaitan dengan tema permasalahan. Hasil dari penelitian ini adalah karakteristik manusia rasional yang tindakannya berdasarkan fakta dan kebenaran, yang selaras dengan nilai etika dan estetika. Konstruksi berpikir ilmiah ini penting karena berimplikasi sangat luas terhadap kehidupan manusia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta dalam tatanan kehidupan global.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






