Study Alternatif Perkuatan Tanah Lunak Pada Pekerjaan Timbunan Proyek Jalan Bebas Hambatan IKN Segmen Pulau Balang – Simpang Riko Seksi 5B STA 3+525 – 3+650

Main Article Content

Adventus Kristian Tambunan
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Yudhi Lastiasih
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Herman Wahyudi
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Jalan Bebas Hambatan IKN segmen Jembatan Pulau Balang – Simpang Riko seksi 5B merupakan bagian dari jaringan jalan tol penunjang Ibu Kota Negara Nusantara. Pada ruas tersebut, terdapat lokasi pekerjaan yang melewati tanah lunak di Sta 3+525 – 3+650 yang dalam dokumen RTA direncanakan timbunan tanpa penanganan tanah dasar, sehingga berisiko terjadi penurunan elevasi jalan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain awal sesuai RTA, mengidentifikasi alternatif perbaikan tanah untuk penurunan dan stabilitas, serta menentukan metode paling efisien dan efektif. Metode yang digunakan meliputi analisis pemampatan dan stabilitas secara manual serta pemodelan numerik Plaxis 2D pada tiga alternatif: substitusi tanah (1m, 2m, 3m), PVD (pola segitiga/segiempat spasi 1m/1,5m), dan mini pile (6m, 8m, 12m), kemudian dievaluasi dengan analisis pro-kontra berdasarkan stabilitas, biaya, waktu, dan workability. Hasil menunjukkan desain awal tanpa penanganan tanah lunak tidak memenuhi kriteria desain karena derajat konsolidasi 90% baru tercapai dalam 9,28 tahun, melampaui masa konstruksi 9 bulan. Metode substitusi 3m menghasilkan penurunan 0,30m dan waktu konsolidasi 6,36 bulan, PVD segitiga spasi 1m menghasilkan penurunan 0,82m dengan waktu konsolidasi <6 bulan, sedangkan mini pile 12m menghasilkan penurunan terkecil (0,20m) dan faktor keamanan tertinggi (2,09). Berdasarkan analisis pro-kontra, metode substitusi 3m dengan perkuatan geotekstil merupakan alternatif paling efisien secara keseluruhan dengan skor tertinggi (3,8), mengungguli PVD (3,7) dan mini pile (2,6).


Keywords: tanah lunak, settlement, stabilitas, substitusi
Abdelbaset, A., & Arafa, I. T. (2023). Improvement of consolidation settlement beneath square footings using uncased and encased stone columns. Structures, 57, 105609. https://doi.org/10.1016/j.istruc.2023.105609
Aslam, Z., & Gofar, N. (2022a). Pengaruh Perbaikan Tanah Dasar, Lapisan Geotekstil dan Cerucuk Terhadap Kestabilan Lereng Timbunan di Atas Tanah Lunak. TEKNIKA: Jurnal Teknik, 9(1), 1–9. https://doi.org/10.35449/teknika.v9i1.206
Aslam, Z., & Gofar, N. (2022b). Pengaruh Perbaikan Tanah Fondasi dan Perkuatan Terhadap Stabilitas Lereng Timbunan Jalan di Atas Tanah Lunak. Jurnal Teknik Sipil, 18(2), 356–367. https://doi.org/10.28932/jts.v18i2.4613
Aziz, I. U., & Wahyudi, H. P. T. K. (2025). Alternatif Metode dan Perbaikan Tanah Lunak pada Jalan Tol Akses Patimban Sta 28+305 – Sta 28+450. Jurnal Ilmiah Indonesia, 10, 8570–8586.
Chaiyaput, S., Jaroonrat, P., Liangsunthonsit, A., Mase, L. Z., Kotkhangphlu, P., & Ayawanna, J. (2023). Feasibility study of using natural para rubber for reinforced embankment. Case Studies in Construction Materials, 19, e02516. https://doi.org/10.1016/j.cscm.2023.e02516
Daryanto, D., & Mochtar, N. E. (2025). Penentuan Ketebalan Substitusi Parsial dari Lapisan Tanah Dasar yang Paling Efisien Didasarkan pada Penanganannya Terhadap Pemampatan dan Stabilitas Jalan yang Direncanakan. Jurnal Ilmiah Indonesia, 10, 7760–7778.
Garo, T., Tesfaye, M., & Karuppannan, S. (2024). Slope stability modeling using limit equilibrium and finite element methods: A case study of the Adama City, Northern Main Ethiopian Rift. Quaternary Science Advances, 15, 100228. https://doi.org/10.1016/j.qsa.2024.100228
Lastiasih, Y., & Tantri K.S., P. (2015). Slope Stability Evaluation Using Limit Equilibrium Method (LEM) And Finite Element Method (FEM) For Indonesia Soft Soil. The 3rd Bali International Seminar On Science and Technology (BISSTECH).
M, B., & Gofar, N. (2024). Pengaruh Penggantian Tanah dan Lapisan Geotekstil Terhadap Deformasi dan Stabilitas Lereng Timbunan Diatas Tanah Lunak. Jurnal Mitra Teknik Sipil, 7, 915–924.
Marga, K. P. U. dan P. R. D. J. B. (2005). Penanganan Tanah Ekspansif Untuk Konstruksi Jalan.
Marga, K. P. U. dan P. R. D. J. B. (2009). Perencanaan dan Pelaksanaan Perkuatan Tanah Dengan Geosintetik.
Marga, K. P. U. dan P. R. D. J. B. (2019). Kumpulan Korelasi Parameter Geoteknik dan Fondasi.
Pradipta, R., & W, M. K. (2023). Penggunaan Kombinasi Substitusi, Shear Key Dan Timbunan Sebagai Salah Satu Alternatif Perbaikan Tanah Ekspansif Untuk Jalan Raya. Jurnal Teknik Sipil, 1, 49–54.
Saragih, M. S. M., & Wulandari, T. E. (2023). Analisis Konsolidasi Dengan Kombinasi Metode Substitusi dan Preloading Menggunakan Plaxis Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Padang. LPPM Universitas Wiraraja, 2, 365–376.
Sari, F., & Istiatun, I. (2022). Analisis Stabilitas Timbunan Dengan Perkuatan Geotekstile dan Cerucuk. CMJ, 4.
Tany?ld?z?, M., Uz, V. E., & Gökalp, ?. (2023). Utilization of waste materials in the stabilization of expansive pavement subgrade: An extensive review. Construction and Building Materials, 398, 132435. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2023.132435
Wu, J., Xuan, Y., Deng, Y., Li, X., Zha, F., & Zhou, A. (2021). Combined vacuum and surcharge preloading method to improve lianyungang soft marine clay for embankment widening project: A case. Geotextiles and Geomembranes, 49(2), 452–465. https://doi.org/10.1016/j.geotexmem.2020.10.013