Evaluasi Rembesan dan Stabilitas Bendungan Pidekso Menggunakan Back Analysis Berbasis Data Instrumentasi
Main Article Content
Parameter geoteknik hasil investigasi awal belum tentu merepresentasikan kondisi aktual bendungan urugan setelah mengalami penggenangan dan pembebanan selama masa operasi. Penelitian ini bertujuan memperoleh parameter geoteknik terkalibrasi Bendungan Pidekso melalui analisis balik (back analysis) berbasis data instrumentasi serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap kondisi rembesan dan stabilitas lereng. Analisis dilakukan pada penampang STA 0+180, STA 0+280, dan STA 0+320 dengan variasi elevasi muka air waduk +174,00 m, +185,00 m, dan +186,67 m. Data yang digunakan meliputi parameter geoteknik awal, elevasi muka air waduk, piezometer, pressure cell, V-notch, dan patok geser. Kalibrasi dilakukan secara bertahap melalui penyesuaian koefisien permeabilitas berdasarkan tekanan air pori dan kecenderungan debit rembesan, kemudian dilanjutkan dengan kalibrasi parameter mekanik berdasarkan tegangan efektif, faktor keamanan, dan kewajaran bidang longsoran menggunakan SEEP/W dan SLOPE/W. Hasil analisis balik menghasilkan parameter inti terkalibrasi berupa k = 1,65 × 10?¹? m/det, ?sat = 19,50 kN/m³, c? = 29,00 kPa, dan ?? = 24,00°. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis balik berbasis data instrumentasi mampu menghasilkan parameter geoteknik yang lebih representatif sehingga dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kondisi rembesan dan stabilitas Bendungan Pidekso selama masa operasi.
Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI 8460:2017 Persyaratan Perancangan Geoteknik. Badan Standardisasi Nasional.
Casagrande, A. (1937). Seepage Through Dams. Journal of the New England Water Works Association.
Duncan, J. M. (2000). Factors of Safety and Reliability in Geotechnical Engineering. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering, 126(4), 307–316.
Dunnicliff, J. (1988). Geotechnical Instrumentation for Monitoring Field Performance. John Wiley & Sons.
Fell, R., MacGregor, P., Stapledon, D., Bell, G., & Foster, M. (2015). Geotechnical Engineering of Dams (2nd ed.). CRC Press.
Foster, M., Fell, R., & Spannagle, M. (2000). The Statistics of Embankment Dam Failures and Accidents. Canadian Geotechnical Journal, 37(5), 1000–1024.
Fredlund, D. G., & Rahardjo, H. (1993). Soil Mechanics for Unsaturated Soils. John Wiley & Sons.
Fredlund, D. G., Xing, A., & Huang, S. (1994). Predicting the Permeability Function for Unsaturated Soils Using the Soil-Water Characteristic Curve. Canadian Geotechnical Journal, 31(4), 533–546.
Geo-Slope International Ltd. (2024). GeoStudio 2024 Engineering Methodology. Calgary, Canada.
Geo-Slope International Ltd. (2024). SEEP/W Theory Manual. Calgary, Canada.
Geo-Slope International Ltd. (2024). SEEP/W User's Guide. Calgary, Canada.
Geo-Slope International Ltd. (2024). SLOPE/W Theory Manual. Calgary, Canada.
Geo-Slope International Ltd. (2024). SLOPE/W User's Guide. Calgary, Canada.
Griffiths, D. V., & Lane, P. A. (1999). Slope Stability Analysis by Finite Elements. Géotechnique, 49(3), 387–403.
ICOLD. (2020). Bulletin on Dam Safety Management. International Commission on Large Dams.
ICOLD. (2022). Bulletin on Dam Safety Management. International Commission on Large Dams.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Pedoman Operasi, Pemeliharaan, dan Pemantauan Keselamatan Bendungan. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.
Krahn, J. (2004). Stability Modeling with SLOPE/W. Geo-Slope International Ltd.
Morris, M., Hassan, M., & Vaskinn, K. (2008). Improving the Safety of Earth Dams. CRC Press.
Ng, C. W. W., & Menzies, B. (2007). Advanced Unsaturated Soil Mechanics and Engineering. CRC Press.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2010 tentang Bendungan.
Richards, L. A. (1931). Capillary Conduction of Liquids Through Porous Mediums. Physics, 1(5), 318–333.
Terzaghi, K. (1943). Theoretical Soil Mechanics. John Wiley & Sons.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.
USBR. (2011). Best Practices in Dam and Levee Safety Risk Analysis. United States Bureau of Reclamation.
