Pengaruh Literasi Digital dan Kesiapan Teknologi terhadap Keberlanjutan Bisnis UMKM Kuliner dalam Konteks Pemanfaatan QRIS di Kabupaten Bekasi
Main Article Content
Transformasi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi berbagai teknologi, termasuk Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sebagai sistem pembayaran digital. Namun, keberhasilan pemanfaatan QRIS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh literasi digital dan kesiapan teknologi pelaku usaha dalam mengelola aktivitas bisnis secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi digital dan kesiapan teknologi terhadap keberlanjutan bisnis UMKM kuliner pengguna QRIS di Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 155 pelaku UMKM kuliner yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Literasi digital diukur berdasarkan kerangka Digital Competence Framework (DigComp 2.1), sedangkan kesiapan teknologi diukur menggunakan Technology Readiness Index (TRI). Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4 melalui evaluasi outer model, inner model, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan kesiapan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan bisnis UMKM kuliner pengguna QRIS. Kesiapan teknologi memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan literasi digital, yang menunjukkan bahwa kesiapan pelaku usaha dalam menerima dan memanfaatkan teknologi menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha. Temuan penelitian ini memperkuat perspektif Resource-Based View (RBV) dan Technology Readiness Index (TRI) bahwa kapabilitas digital dan kesiapan teknologi merupakan sumber daya strategis yang mendukung keberlanjutan bisnis UMKM. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah, Bank Indonesia, dan lembaga pendamping UMKM dalam merancang program peningkatan literasi digital serta kesiapan teknologi guna memperkuat transformasi digital dan keberlanjutan UMKM.
Bank Indonesia. (2019). Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). https://www.bi.go.id/id/sistem-pembayaran/QRIS/default.aspx
Carter, M., Hans, E. W., & Kolisch, R. (2012). Health care operations management. OR Spectrum, 34(2). https://doi.org/10.1007/s00291-012-0288-1
Fau, E. M., Nabila, S., & Billa, S. (2026). Analisis adopsi sistem pembayaran digital QRIS dan implikasinya terhadap efisiensi pengelolaan keuangan UMKM di kawasan kuliner Jalan Gajah Mada Kota Pontianak. Locus Journal of Academic Literature Review, 5(5), 513–521.
Handayani, A. D. (2023). Digitalisasi UMKM: Peningkatan kapasitas melalui program literasi digital. Jurnal Signal, 11(1). https://doi.org/10.33603/signal.v11i1.8213
Hasanani, E. S., Mopangga, H., & Bumulo, F. (2024). Penerapan pembayaran QRIS untuk meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan UMKM di Kota Gorontalo. Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan, 2(1). https://doi.org/10.37905/jsep.v2i1.26721
Jihan, A., Ariski, M. R., Fahrezi, D. A., & Bahtiar, M. Y. (2026). Implementasi sistem pembayaran digital QRIS dalam meningkatkan pelayanan publik. Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah, 4(2), 1–10.
Kementerian UMKM sebut 65,5 juta UMKM serap 119 juta tenaga kerja. (2019). ANTARA News. Retrieved June 25, 2026, from https://www.antaranews.com/berita/4968741/kementerian-umkm-sebut-655-juta-umkm-serap-119-juta-tenaga-kerja
Krizanic, S., Sestanj-Peric, T., & Tomicic-Pupek, K. (2019). The changing role of ERP and CRM in digital transformation. Economic and Social Development: Book of Proceedings.
Mushtaq, N., Hussain, F., Dad, A., Rehman, S. U., & Waseem, M. (2024). Digital transformation and its impact on business performance in SMEs of Pakistan: An empirical study. The Asian Bulletin of Big Data Management, 3(2). https://doi.org/10.62019/abbdm.v3i2.92
Natsir, K., Bangun, N., Attan, M. B., & Landias, J. S. (2023). Penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital untuk meningkatkan produktivitas UMKM. Jurnal Serina Abdimas, 1(3). https://doi.org/10.24912/jsa.v1i3.26208
Silalahi, M. E., & Ginting, W. O. (2025). Implementasi penerapan e-government melalui sistem pembayaran Quick Response Indonesian Standard (QRIS) pada sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kota Pematangsiantar. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 4100–4111.
Sri Astuti, D., Asrul Hidayat, A., Rezky Pratama, R., & Juniarti Iryani, J. (2025). Analysis of the role of information technology in driving digital transformation of UMKM in the digital economy era in Indonesia. Aksiologi: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial. https://doi.org/10.47134/aksiologi.v5i2.319
TuhDiyah, Pratiwi, A., & Handayani, P. W. (2021). Factors influencing QRIS adoption in Jakarta: A UTAUT2 perspective. Procedia Computer Science, 197, 1–6. https://doi.org/10.1016/j.procs.2021.12.131
Willie, M. (2024). Leveraging digital resources: A resource-based view perspective. Golden Ratio of Human Resource Management, 5(1). https://doi.org/10.52970/grhrm.v5i1.415
Wulandari, S. S., Diah, M. L. B. M., & Asari, A. (2025). Digital proficiency and entrepreneurial mindset for SME success through market savvy and tech literacy. APTISI Transactions on Technopreneurship, 7(1). https://doi.org/10.34306/att.v7i1.527
Yulia, Y., Syamsidar, S., & Rusnaidi, R. (2026). Efektivitas penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai alat transaksi pada UMKM sektor kuliner di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh tahun 2025. Jurnal Media Informatika, 7(2), 635–646.
Zaimar, F. R. (2025). Implementasi QRIS pada sistem akuntansi berbasis cloud di UMKM dalam konteks digitalisasi proses keuangan. Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 4(3), 1345–1353.
