Representasi Nilai Keikhlasan Tokoh Boma pada Pagelaran Wayang Kulit Gagrag Surakarta Lakon Seperti Boma Lila Legawa Dalang Ki Sigid Ariyanto
Downloads
Wayang kulit adalah seni pertunjukan tradisional Jawa yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai moral, budaya, dan spiritual. Salah satu nilai penting yang sering disampaikan adalah nilai keikhlasan, yang tercermin dalam karakter tokoh-tokoh dalam lakon wayang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai keikhlasan pada tokoh Boma dalam pagelaran wayang kulit gagrag Surakarta dengan lakon Seperti Boma Lila Legawa yang dibawakan oleh dalang Ki Sigid Ariyanto. Pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui kajian dokumentasi pertunjukan, analisis dialog, alur cerita, dan karakterisasi tokoh Boma dalam lakon tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Boma digambarkan sebagai sosok yang mengalami proses batin menuju sikap lila legawa, yaitu menerima kenyataan hidup dengan kesadaran, ketulusan, dan keikhlasan. Nilai keikhlasan ini tercermin dalam sikap Boma menghadapi konflik, menerima takdir, dan melepaskan ambisi pribadi demi kepentingan yang lebih besar. Representasi nilai keikhlasan dalam wayang kulit gagrag Surakarta menunjukkan bahwa keikhlasan bukan hanya sikap pasrah, tetapi juga kedewasaan moral dan spiritual yang lahir dari kesadaran diri. Pesan etis tentang keikhlasan dapat disampaikan melalui pertunjukan wayang kulit secara simbolik dan estetis kepada masyarakat.
Abdillah, H. (2022). Nilai pendidikan Islam dalam kesenian wayang. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01), 411–432.
Adhtiya, Y. (2015). Keluarga di masyarakat Jawa dalam perspektif cultural studies. Skripsi Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, 34–45.
Achmad Hidayat. (2021). Nilai moral dalam tradisi pewayangan Jawa. Jurnal Kajian Budaya Nusantara, 5(2), 120–132.
Agus Widodo. (2019). Representasi nilai moral dalam seni pertunjukan tradisional. Jurnal Kajian Seni, 7(1), 41–52.
Agus Widodo. (2020). Struktur dramatik dalam pertunjukan wayang kulit gagrag Surakarta. Surakarta: UNS Press.
Agus Widodo. (2021). Makna filosofis tokoh pewayangan dalam budaya Jawa. Jurnal Budaya dan Masyarakat, 11(2), 67–79.
Budi Prasetyo. (2018). Filsafat hidup masyarakat Jawa dalam perspektif budaya lokal. Yogyakarta: Ombak.
Eko Sutrisno. (2019). Filsafat kebudayaan Jawa: Nilai, simbol, dan makna. Yogyakarta: Kanisius.
Firzanah, L. N., Aulia, L. S., Nurzahra, L. S., & Aziz, A. (2025). Refleksi nilai-nilai akhlak dalam karya seni Islam wayang kulit. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(11), 57–62.
Hadi Santoso. (2019). Nilai filosofis dalam cerita wayang kulit. Surakarta: ISI Press.
Hadi Santoso. (2020). Estetika pertunjukan wayang kulit gagrag Surakarta. Jurnal Seni Pertunjukan Indonesia, 12(1), 34–46.
Ma’ruf, A., Komariah, S., & Wildan, D. (2020). Pertunjukan wayang sebagai rekonstruksi nilai tuntunan dan tontonan dalam pembelajaran sosiologi. SOSIETAS, 10(1), 11–22.
Nanda Ayu Putri. (2023). Transformasi nilai budaya dalam pertunjukan wayang kulit di era modern. Jurnal Humaniora dan Kebudayaan, 9(1), 78–89.
Rina Kusumawati. (2021). Makna filosofis dalam cerita wayang kulit sebagai media pendidikan karakter. Jurnal Seni dan Budaya, 14(1), 55–66.
Sakuti, P., Susanto, K. R., & Putrajaya, G. (2020). Nilai-nilai pendidikan Islam pada pagelaran wayang kulit dalam lakon Sunan Giri di Desa Sambirejo. IAIN Curup.
Setiawan, E. (2020). Makna nilai filosofi wayang kulit sebagai media dakwah. Jurnal Al-Hikmah, 18(1), 37–56.
Sri Rahayu. (2022). Simbolisme tokoh dalam cerita pewayangan Jawa. Jurnal Ilmu Budaya, 10(2), 101–112.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suyanto. (2019). Wayang kulit sebagai media pendidikan nilai dalam masyarakat Jawa. Jurnal Pendidikan Budaya, 8(2), 89–98.
Wicaksandita, I. D. K., Santika, S. N. G. A., Wicaksana, I. D. K., & Putra, I. G. M. D. (2024). Nilai-nilai estetika Hindu wayang kulit Bali: Internalisasi Jana Kertih melalui karakter Pandawa sebagai representasi manusia unggul. Jurnal Damar Pedalangan, 4(1), 63–80.
Yulistio, D., & Nugroho, A. (2024). Kajian pesan dan nilai-nilai budaya pada bagian Punakawan cerita wayang kulit. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 7(2), 71–91.
Copyright (c) 2026 Andika Krisna Putra, Yohan Susilo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






