Analisis Kandungan Bahan Kimia Obat Natrium Diklofenak Dalam Jamu Encok
Jamu adalah salah satu produk warisan budaya di Indonesia yang sudah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Tujuannya untuk memberikan efek terapi yang lebih maksimal sehingga produk yang dihasilkan lebih laku di pasaran Pada analisis kadar obat Natriun Diklofenak terdapat 2 metode umum yang digunakan yakni secara kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis dan secara kuantitatif menggunakan Spectrofotometri UV-vis. Hasil analisis kualitatif pada Sampel Jamu Pegel Linu/encok memiliki nilai Rf yakni 0,87 sedangkan pada larutan standar Natrium Diklofenak memiliki nilai Rf yakni 0,65. Hasil tersebut membuktikan adanya kandungan obat pada sampel sediaan jamu tersebut. Dapat disimpulkan dari hasil yang kami dapatkan saat praktikum,dengan pengujian menggunakan 2 metode yaitu secara Kualitatif dan Kuantitatif, bahwasanya produk yang kami uji yaitu jamu pegel linu mengandung Natrium Diklofenak, Sehingga jamu tidak layak untuk diedarkan.
Copyright (c) 2022 Jurnal Impresi Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






