Jurnal Impresi Indonesia (JII)
Vol.1, No. 5, Mei 2022
p-ISSN: 2828-1284 e-ISSN: 2810-062x
website: https://rivierapublishing.id/JII/index.php/jii/index
Doi: 10.36418/jii.v1i5.65 473
PENGARUH KUALITAS DAN FASILITAS WEBSITE SHOPEE TERHADAP
KEPUASAN KONSUMEN
Nurdin1, Miftahul Jannah2
1Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
2Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, Sulawesi
Tengah, Indonesia
nnurdin@iainpalu.ac.id, mjann[email protected].id
Abstract
Received:
01-05-2022
Introduction: A number of research related to
websites found that quality and facilities affect user
interest in using a website. This is because the quality
and facilities of the website reflect the ease of use.
However, research related to the quality and facilities of
e-commerce websites is still rarely done. Purpose: The
purpose of this study was to determine the effect of the
quality and facilities of the Shopee website on consumer
satisfaction. Methods: This study uses a quantitative
method with a survey approach. The sample of this
study consisted of 83 students of the Faculty of
Economics and Islamic Business, Datokarama State
Islamic University, Palu who were selected using a
random sampling technique. Research Results: The
results of this research indicate that the variables of
website quality and facilities have a significant effect on
Shopee consumer satisfaction. The results of this study
give us an understanding that an e-commerce company
needs to have a good quality website or application
which is also accompanied by adequate facilities to
provide satisfaction to its consumers in shopping.
Conclusion: Based on the results of research and
statistical tests conducted, it can be concluded that the
quality of the website and website facilities has a
significant effect on customer satisfaction.
Accepted:
03-05-2022
Published:
20-05-2022
Keywords:
quality; facilities;
website;
costumer
satisfaction;
shopee
Abstrak
Kata
kunci:
kualitas; fasilitas;
website;
kepuasan
konsumen;
shopee
Pendahulun: Sejumlah penelitian terkait website
menemukan bahwa kualitas dan fasilitas berpengaruh
terhadap minat pengguna untuk menggunakan sebuah
website. Hal ini karena kualitas dan fasilitas website
mencerminkan kemudahan dalam menggunakannya.
Namun penelitian terkait kualitas dan fasilitas website e-
commerce masih jarang dilakukan. Tujuan: Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas dan
fasilitas website Shopee terhadap kepuasan konsumen.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif
dengan pendekatan survey. Sample penelitian ini terdiri
dari 83 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Datokarama Palu yang dipilih
dengan menggunakan tehnik random sampling. Hasil
Penelitian: Hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa
variabel kualitas dan fasilitas website berpengaruh
signifikan terhadap kepuasan konsumen Shopee. Hasil
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 474
penelitian ini memberikan pehamaman kepada kita
bahwa sebuah perusahaan e-commerce perlu memiliki
kualitas website atau aplikasi yang baik yang juga
disertai kecukupan fasilitas untuk memberikan kepuasan
kepada konsumennya dalam berbelanja. Kesimpulan:
Berdasarkan hasil penelitian dan uji statistic yang
dilakukan dapat disimpulkan bahwa kualitas website dan
fasilitas website berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan konsumen.
Corresponding Author: Nurdin
E-mail: nnurdin@iainpalu.ac.id
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat membawa beberapa
perubahan dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satunya gaya hidup masyarakat yang
menjadi serba praktis pada masa ini. Adanya internet mempermudah masyarakat dalam
mencari informasi di era globalisasi seperti ini. Informasi bisa diperoleh lewat manapun dan
diperoleh dari seluruh penjuru dunia tanpa mengenal batas waktu dan geografis karena
penggunanya terhubung melalui sistem komputer secara global. Internet mampu
menggantikan peran dalam tatanan hdup masyarakat. Toko-toko konvensional kini telah
tergantikan dengan hadirnya toko online yang menyediakan segala kebutuhan gaya hidup
secara lebih lengkap.
Seiring perkembangan zaman yang semakin modern ini, Ilmu pengetahuan dan
Teknologi (IPTEK) pun mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat dalam
hal teknologi khususnya internet membuat keterbatasan jarak, waktu dan biaya dapat
dijangkau dengan mudah. Hal ini dikarenakan internet menghubungkan lebih banyak orang,
usahawan, bahkan organisasi, sehingga mendorong perubahan sistem, Baik secara langsung
maupun tidak langsung. Adanya perkembangan teknologi dalam berkomunikasi ini
menyebabkan semakin tingginya pertumbuhan pengguna internet. Hal ini didukung dengan
mudahnya mengakses internet dimana saja dan kapan saja karena banyak akses yang
memungkinkan untuk mendukung penggunaan internet (Ningcahya, 2020).
Perkembangan bisnis berkembang dengan sangat pesat yang membuat perusahaan
harus terus berinovasi untuk memenuhi loyalitas konsumen yang sudah menjadi bagian
dalam keberlangsungan hidup perusahaan. Perkembangan bisnis tersebut juga telah
dibarengi oleh kemajuan teknologi dan perubahan keinginan dari para konsumen yang lebih
dinamis, modern, dan tingkat mobilitas yang tinggi. Berkembangnya era digital membuat
sistem pemasaran jenis business to consumer yang lebih sering di kenal dengan model B2C
pada ecommerce ini telah memasuki pasar di indonesia dan memiliki perkembangan yang
cukup baik.
Bagi sebagian besar perusahaan saat ini, e-commerce lebih dari sekedar membeli dan
menjual produk secara online. E-commerce meliputi seluruh proses dari pengembangan,
pemasaran, penjualan, pengiriman, pelayanan, dan pembayaran para pelanggan, dengan
dukungan dari jaringan para mitra bisnis di seluruh dunia. Sistem e-commerce sangat
bergantung pada sumber daya internet dan banyak teknologi informasi lainnya untuk
mendukung setiap proses ini. Selain alasan untuk pengembangan bisnis,pengguna sumber
daya internet di karenakan jumlah potensial dari pengguna ineternet di seluruh dunia yang
dari tahun ke tahun mengalami peningkatan (Suryani, 2019).
Pergeseran gaya hidup yang didukung oleh segala kelebihan dari belanja online,
Memungkinkan lainnya toko-toko online berbasis web yang semakin menjamur di
Indonesia. Survei yang dilakukan menemukan temuan bahwa. Terdapat beberapa online
terkemuka di Indonesia, seperti Lazada. Shopee, Traveloka, dan Tokopedia.
Saat ini jaringan Shopee di Indonesia dapat dikatakan telah berkembang pesat dengan
salah satu penggunanya adalah mahasiswa. Hal ini terlihat dari hasil survei yang
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 475
menunjukkan bahwa pengguna Eccommerce secara umum yang paling banyak adalah
44,6%,selanjutnya pelajar/ mahasiswa dan sebagian wiraswasta dengan hasil dari masing-
masing sebanyak 16,1%PNS/TNIPOLRI sebanyak 12% serta yang bekerja sebagian
tukang/buruh/pedangang sebanyak 5,4% dan di Ketahui hasil persentasi penggunaan online
shop mahsiswa menempati urutan kedua dalam hasil survei tersebut,dan hadirnya shoppe di
kalangan mahasiswa dengan memberikan berbagai macam penawaran seperti biasanya
promo besar-besaran dan mempunyai keuntungan yang menarik sehingga mahasiswa
merasa di untungkan dengan hadirnya Shoppe (Joines, Scherer, & Scheufele, 2003).
Mahasiswa merupakan sekelompok pemuda remaja yang mulai memasuki tahap
dewasa, mahasiswa seharusnya mengisi waktunya dengan menambah pengetahuan,
keterampilan, dan keahlian serta mengisi kegiatan mereka dengan dengan berbagai macam
kegiatan positif sehingga akan memiliki orientasi ke masa depan sebagai manusia yang
bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. Namun, kehidupan kampus telah membentuk gaya
hidup khas di kalangan mahasiswa dan terjadi perbedaan budaya sosial yang tinggi sehingga
membuat setiap individu mempertahankan polanya dalam berkonsumtif.
Kebutuhan mahasiswa terdiri dari alat tulis, buku paket kuliah, transportasi dari
rumah ke kampus dan sebaliknya, serta penunjang lainnya yang menjadi keperluan masa
perkuliahan. Apabila diperhatikan. Belanja mahasiswa pada masa sekarang ini bukan lagi
untuk memenuhi kebutuhan saja, namun bertukar menjadi kegiatan mengisi luang.
Keputusan untuk melakukan pembelian merupakan bagian dari sebuah kebutuhan dan
sebagian lagi merupakan gaya hidup bahkan mengarah pada perilaku konsumtif (Young,
Hwang, McDonald, & Oates, 2010).
Pengukuran kualitas dari sebuah website menggunakan webqual (website quality)
4.0, ini merupakan alat tolak ukur dari kualitas dari suatu website, yang terpercaya dan
webqual ini adalah pengukur kualitas web yang terbaru dan juga yang banyak dipakai oleh
perusahaan jasa online yang ada didunia. Misalnya penelitian terdahulu telah menemukan
bahwa kualitas website beberapa perusahan e-commerce terkait dengan fasilitas sangat
berpengaruh terhadap minat dan kepuasan konsumen dalam menggunakan website
perusahaan (Fauziah, Pratito, Nugroho, & Suryawardana, 2021; Sharma & Lijuan, 2015).
Faktor penting yang mempengaruhi minat pembelian online adalah faktor kepuasan
konsumen, dan faktor kepuasan konsumen adalah salah satu kunci dalam setiap pembelian
online, semakin tinggi kepuasan konsumen maka keputusan untuk melakukan suatu
pembelian terhadap suatu produk akan semakin meningkat.perusahaan online harus
menciptakan suatu kualitas situs yang baik guna menciptakan kepuasan konsumen sehingga
memunculkan niat untuk membeli di situs tersebut (Lin, Wu, & Chang, 2011). Namun
penelitian tersebut tidak mengkaitkan dengan fasilitas yang ada di wensite sebuat
perusahaan. Sedangkan penelitian ini berfokus bukan hanya pada kualitas tapi juga pada
fasilitas website yang ada terhadap kepuasan konsumen online.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif (Marzuki & Nurdin, 2020; Nurdin,
Pettalongi, Askar, & Hamka, 2021). Penelitian kuantitatif dilakukan dengan mengumpulkan
data yang berupa angka, atau data berupa kata-kata atau kalimat yang dikonversi menjadi
data yang berbentuk angka. Data yang berupa angka tersebut kemudian diolah dan
dianalisis untuk mendapatkan suatu informasi ilmiah dibalik angka-angka tersebut (Bauer &
Scharl, 2000). Karena penelitian ini berfokus untuk mengetahui Kualitas Website dan
Fasilitas website (Nurdin & Alam, 2017) terhadap kepuasan konsumen dalam berbelanja
menggunakan aplikasi shopee pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN
Datokarama Palu.
Sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling dan penentuan jumlah
ukuran sampel dengan menggunakan teknik slovin. Teknik slovin adalah sebuah rumus atau
formula untuk menghitung jumlah sampel minimal apabila perilaku dari sebuah populasi
tidak diketahui secara pasti, dan kesimpulannya akan dapat diberlakukan untuk populasi.
Jumlah sampel keselurhan adalah 80 orang mahasiswa. Selanjutnya dibagikan angket
dengan menggunakan skala Likert. Data diolah dengan menggunakan SPSS versi 21.0.
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 476
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil Uji Instrumen
Dengan menggunakan instrumen yang valid dan reliabel dalam pengumpulan data,
maka diharapkan hasil penelitian akan menjadi valid dan reliabel. Langkah pertama yang
dilakukan adalah melakukan uji validitas yang digunakan untuk mengukur sah atau valid
tidaknya suatu kuesioner. Kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu
untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Heberlein,
Wilson, Bishop, & Schaeffer, 2005).
Menggunakan instrumen pada setiap penelitian, maka terlebih dahulu seorang peneliti
harus mengetahui apakah instrumen digunakan valid atau tidak, karena sebuah instrumen
apabila tidak valid maka data tersebut tidak dapat digunakan. Pada penelitian ini disetiap
pernyataannya untuk dilihat apakah valid atau tidaknya, dapat diketahui dari kolom
Corrected Item Total Correction atau rhitung, dan uji signifikansi dilakukan dengan
membandingkan nilai rhitung dengan rtabel Untuk degree f freedom (df)= n-2 dimana n
merupakan jumlah sampel pada penelitian. Pada penelitian ini jumlah sampel yang dipakai
adalah 83 sampel dan besarnya df dapat dihitung df= 83-2=81. Dengan menggunakan
tingkat alpha (signifikansi) sebesar 0,05, maka nilai rtabel 0,2159. Jika rhitung lebih besar dari
rtabel dan nilai positif maka pernyataan indikator dinyatakan valid.
Tabel 1. Hasil Uji Validitas Instrumen
Variabel
Item Pernyataan
Corrected
Item Total
Corelation
(R Hitung)
Ket
Kualitas
Website
(X1)
1. Kualitas website Shopee memiliki
desain yang bagus.
2. Kualitas website Shopee
menyediakan informasi yang jelas
dan akurat.
3. Website Shopee mudah untuk
berkomunikasi dengan perusahaan.
4. Informasi produk dan harga di
website Shopee terlihat jelas.
5. Kualitas website Shopee membuat
pengguna merasa aman dalam
bertransaksi.
0,744
0,744
0,564
0,671
0,761
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Fasilitas
Website
(X2)
1. Saya berbelanja Shopee karena
fasilitas website yang jelas dan
tersusun rapi.
2. Fasilitas website shopee
mempermudah saya dalam berbelanja
dan mendapatkan informasi produk.
3. Saya tertarik berbelanja di shopee
karena fasilitas website profesional
dan desainnya rapi.
4. Saya berbelanja di Shopee karena
informasi produk yang ditampilkan
jelas dan menarik.
5. Fasilitas website shopee
memudahkan dalam bertransaksi.
0,773
0,803
0,765
0,788
0,776
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Kepuasan
Konsumen
(Y)
1. Saya puas berbelanja di shopee
karena tersedia berbagai macam
produk.
2. Saya puas dengan harga produk yang
0,860
0,910
Valid
Valid
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 477
ditawarkan di aplikasi shopee.
3. Saya puas dengan promo atau bebas
ongkir dalam pembelian produk di
aplikasi shopee.
4. Saya memilih shopee karena saya
merasa puas dengan tanggapan di
websitenya.
5. Saya lebih senang berbelanja di
shopee karena sangat informasi
produk dan harga lengkap.
0,838
0.892
0,856
Valid
Valid
Valid
Dari tabel diatas, menunjukkan bahwa nila rhitung pada kolom Corrected Item Total
Correlation untuk masing-masing dari 3 variabel di atas dinyatakan valid karena rhitung > rtabel
(0,2159).
Uji Reliabilitas merupakan uji data yang diperoleh sebagai misal hasil dari jawaban
kuesionernya yang telah dibagikan. Jika kuesioner tersebut itu reliabel, andai kata jawaban
responden tersebut konsisten dari waktu ke waktu. Uji reliabilitas diuji terhadap seluruh
pernyataan pada penelitian ini dan menggunakan program SPSS dengan uji stastistic
Croncbach Alpha (a). Suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai > 0,60.
Hasil pengujian reliabilitas instrument menggunakan alat bantu statistik SPSS versi 21
windows dapat diketahui sebagaimana tabel sebagai berikut:
Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas Instrumen
Variabel
Reliability
Coefficiens
Cronbach Alpha
Keterangan
Kualitas
Website (X1)
5 item
0,868
Reliabel
Fasilitas
Website (X2)
5 item
0,914
Reliabel
Kepuasan
Konsumen (Y)
5 item
0,952
Reliabel
Tabel diatas menunjukkan, bahwa dari hasil uji data dengan Croncbach alpha
masing-masing variabel diatas baik variabel kelengkapan kualitas website (X1), fasilitas
website (X2), dan kepuasan konsumen (Y) memiliki nilai reliabel yaitu lebih dari 0,60.
Dengan demikian pengelolaan data dapat dilanjutkan ke jenjang selanjutnya.
1. Uji Asumsi Klasik
Sebelum metode regresi digunakan dalam pengujian hipotesis, terlebih dahulu model
tersebut akan diuji apakah sudah memenuhi asumsi klasik atau tidak. Uji asumsi klasik
adalah persyaratan statistik yang harus dipenuhi pada analisis regresi linear berganda.
Asumsi klasik dimaksud untuk mengetahui apakah koefisian regresi yang didapatkan telah
benar dan dapat diterima serta menghindari kemungkinan adanya pelanggaran asumsi
klasik yang merupakan asumsi dasar dalam metode analisis regresi. Hasil uji asumsi klasik
disajikan sebagai berikut:
a. Uji Asumsi Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk memenuhi apakah data yang disajikan untuk di
analisis lebih lanjut berdistribusi normal atau tidak. Model regresi yang baik adalah
distribusi data normal atau mendekati normal. Adapun cara untuk mendeteksi, yaitu dengan
analisis grafik.
Analisis grafik
Analisis grafik merupakan cara untuk melihat normalitas residual yaitu dengan
melihat grafik histogram yang membandingkan antara data observasi dengan distribusi yang
mendekati distribusi normal. Model lain yang digunakan dalam analisis grafik adalah
dengan melihat normal probability plot yang membandingkan komulatif dari distribusi
normal. Jika distribusi data residual normal, maka grafis yang akan menggambarkan data
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 478
sesungguhnya akan mengikuti garis diagonalnya. Dengan menggunakan SPSS for windows
21 terlihat grafik distribusi normal sebagai berikut.
Gambar 1. Hasil Uji Asumsi Klasik (Histogram)
Grafik histogram diatas menunjukkan bahwa data penelitian menunjukkan bentuk
normal karena mengikuti bentuk distribusi normal dimana pola distribusi yang normal tidak
terjadi kemiringan, sehingga dapat disimpulkan bahwa distribusi data penelitian ini telah
memenuhi asumsi normalitas data.
Kemudian, hasil dari grafik Probability Plot (P-Plot) dari program SPSS for windows
versi 21.0 adalah sebagai berikut:
Gambar 2. Hasil Uji Asumsi Klasik Normalitas
Berdasarkan grafik tersebut. Terlihat titik-titik menyebar disekitar garis diagonal dan
penyebaran titik-titik tersebut mengikuti arah garis diagonal. Model regresi ini layak
digunakan, karena apabila data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah
diagonal, maka hal ini memenuhi syarat asumsi normalitas.
b. Uji Multikolinearitas
Uji Multikolinearitas ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya korelasi antar variabel
independen (Nurdin, Azizah, & Rusli, 2020; Nurdin, Musyawarah, Nurfitriani, & Jalil,
2020). Model regresi yang baik adalah yang tidak mengandung multikolinearitas. Adanya
kolerasi dapat dilihat dari nilai tolerance <0,10 maka, dapat disimpulkan bahwa dalam
penelitian tersebut dapat multikolinearitas. Adapun hasil uji multikolinearitas sebagai
berikut.
Tabel 3. Hasil Uji Multikolinearitas
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 479
Model
Collinearity Statistcs
Keterangan
Tolerance
VIF
Kualitas Website (X1)
0,312
3,202
Non Multikolinearitas
Fasilitas Website (X2)
0,312
3,202
Non Multikolinearitas
Berdasarkan tabel data diatas menunjukkan bahwa, terlihat perhitungan nilai
Tolerance menunjukkan bahwa tidak adanya variabel independen yang memiliki nilai
kurang dari 0,10 dimana pada penelitian ini mendapatkan nilai 0,312 untuk variabel kualitas
website, 0,312 untuk variabel fasilitas website dan nilai VIF dari masing-masing variabel
menunjukkan kurang dari 10 sehingga hal ini dinyatakan bahwa penelitian ini dinyatakan
bebas dari Multikolinearitas.
c. Uji Heteroskedastisitas
Gambar 3. Hasil Uji Hetoroskedastisitas
Berdasarkan hasi uji heteroskedastisitas diatas dapat disimpulkan bahwa titik-titik
atau poin-poin menyebar diatas dan dibawah angka 0 dan sumbu Y maka, hasil uji tersebut
tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi.
2. Uji Analisis Regresi Linear Berganda
Analisis regresi linear berganda adalah salah satu alat analisis statistic non
paramametic yang berfungsi menganalisis berkaitan dan berhubungan diantara dua atau
lebih variabel penelitian yang berbeda, yaitu variabel dependen dan variabel indevenden
dengan membutuhkan data dari beberapa kelompok hasil observasi atau pengukuran,
penelitian mencoba untuk mengetahui adakah pengaruh secara parsial dan simultan
variabel.
Berdasarkan hasil olah data menggunakan SPSS for windows diperoleh hasil analisis
regresi berganda sebagai berikut:
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 480
Tabel 4. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda
Coefficientsa
Model
Unstandardized
Coefficients
Standardized
Coefficients
T
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant
)
6,353
2,824
2,250
,027
X1
-,070
,246
-,046
-,285
,777
X2
,878
,222
,635
3,962
,000
a. Dependent Variable: Y
Hasil analisis regresi linear berganda pada tabel di atas, kemudian dimasukkan
kedalam model persamaan regresi berganda dengan hasil yaitu Y= 6,353+ 0,070X1 +
0,874X2
Dari persamaan di atas menunjukkan bahwa kedua variabel independen (Kualitas
website dan fasilitas website), memiliki arah yang positif terhadap variabel dependen
(kepuasan konsumen). Hasil perhitungan diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Konstanta positif sebesar 6,353 mempunyai arti kepuasan konsumen mahasiswa
akan meningkat sebesar 6,353 jika variabel kualitas website dan fasilitas website,
konstan atau bernilai nol (0).
b. Koefesien regresi Kualitas website (X1) sebesar 0,070 bernilai positif. Nilai positif (+)
pada variabel kualitas website mempunyai makna searah, artinya bahwa setiap
kejadian peningkatan satu satuan variabel kualitas website (X1) akan meningkatkan
kualitas website yaitu sebesar 0,070 jika variabel lain dianggap konstan.
c. Koefisien regresi fasisilitas website (X2) sebesar 0.878 bernilai positif. Nilai positif
(+) pada variabel fasilitas website mempunyai makna searah, artinya bahwa setiap
terjadinya peningkatan satu satuan variabel fasilitas website (X2) akan
meningkatkan fasilitas website sebesar 0,878 jika variabel lain dianggap konstan.
3. Uji Hipotesis
a. Uji Parsial (Uji T)
Uji parsial digunakan untuk menguji apakah sebuah variabel independen (X) benar-
benar memerikan konstribusi secara parsial atau terpisah terhadap variabel (Y) atau tidak.
Hasil datanya bisa dilihat dari tabel dibawah ini:
Tabel 5. Hasil Uji T (Uji Parsial
Coefficientsa
Model
Unstandardized
Coefficients
Standardized
Coefficients
T
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant
)
6,353
2,824
2,250
,027
X1
-,070
,246
-,046
-,285
,777
X2
,878
,222
,635
3,962
,000
a. Dependent Variable: Y
Berdasarkan output yang diperoleh melalui analisis regresi berganda yang dilakukan
melalui SPSS 21.0 maka dapat dijelaskan hipotesis secara parsial sebagai berikut:
1. Variabel Kualitas website (X1) terhadap kepuasan konsumen (Y)
Berdasarkan hasil output maka diperoleh nilai koefisien regresi sebesar positif dan
nilai beta sebesar positif 0,046 dengan perolehan nilai sig 0.777> 0.05 dengan hasil tersebut
maka diperoleh kesimpulan bahwa secara parsial variabrl kualitas website (X1) berpengaruh
positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan konsumen (Y).
2. Variabel fasilitas website (X2) terhadap kepuasan konsumen (Y)
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 481
Berdasarkan hasil output maka diperoleh nilai koefisien regresi sebesar positif dan
nilai beta sebesar positif 0,635 dengan perolehan nilai sig 0,00<0,05 dengan hasil tersebut
maka diperoleh kesimpulan bahwa secara parsial variabel fasilitas website (X2) berpengaruh
positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan konsumen (Y).
b. Uji Simultan (Uji F)
Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen yaitu (X) benar-
benar memberikan konstribusi secara simultan terhadap variabel (Y) atau tidak. Hasil
datanya bisa dilihat dari tabel dibawah ini:
Tabel 6. Hasil Uji Simultan (Uji F)
ANOVAa
Model
Sum of
Squares
Mean
Square
F
Sig.
1
Regression
280,282
140,141
22,263
, 000b
Residual
503,574
6,295
Total
783,855
a. Dependent Variable: Y
b. Predictors: (Constant), X2, X1
Berdasarkan hasil Anova (Analisis Of Varians), atau F tes diperoleh nilai Fhitung sebesar
22,263> Ftabel 2,72 dengan nilai sig sebesar 0,000< 0,05. Dengan demikian hasil ini
memberikan makna bahwa variabel kualitas website (X1), fasilitas website (X2) memiliki
pengaruh yang positif dan signifkan secara simultan/serempak terhadap kepuasan
konsumen (Y).
4. Koefisien Determinasi
Analisis koefisien determinasi dilakukan untuk mengetahui seberapa besar persentase
kontribusi independen (X) terhadap variabel dependen (Y). Dari hasil perhitungan melalui
alat ukur statistik SPSS 21 For Windows (Malkan, Kurniawan, Nurdin, & Noval, 2021),
maka didapatkan nilai koefisien determinasi sebagai berikut:
Tabel 7. Hasil Koefisien Determinasi
Model Summary
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the
Estimate
1
,598a
,358
,342
2,50892
a. Predictors: (Constant), X2, X1
Tabel diatas menunjukkan bahwa besaran persentase yang dihasilkan yaitu pada
kolom R Square sebesar 0,358, ini diartikan sebagai persentase atau variasi konstribusi
independen terhadap variabel dependen sebesar 35,8%. Sedangkan sisanya yaitu sebesar
(100%-35,8%=34,2%) merupakan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi
kepuasan konsumen.
Pembahasan
Menjalankan suatu usaha online pelaku usaha sangat tergantung dengan kualitas
website yang akan ia tampilkan hal ini dikarenakan dalam usaha online konsumen tidak
hanya melihat kemasannya yang menarik, tetapi bagaimana membuat konsumen berpikir
bahwa apa yang mereka butuhkan dapat mereka temukan dalam website tersebut, sehingga
konsumen akan merasa puas, atas apa yang akan dia dapatkan di website tersebut.
Kualitas website merupakan faktor yang sangat penting dalam penjualan secara online
dan memiliki nilai tersendiri bagi konsumen. Website yang baik memiliki kualitas
operasional yang memungkinkan pembeli untuk melakukan aktivitas e-shopping mereka
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 482
dengan mudah dan efisiensi. Beberapa dimensi kualitas website telah dipastikan dan
disebutkan dalam berbagai penelitian. Terdapat empat atribut kualitas website yakni,
informasi, keramahan, tanggap dan kehandalan namun, secara umum, yang disoroti dalam
kualitas website adalah kualiatas pelayanan (Sun, Yang, Wang, & Zhang, 2015).
Pada dasarnya hal yang paling baik dalam menunjukkan suatu usaha harus dilihat dari
kelengkapan produk yang diberikan oleh konsuemn. Banyaknya produk dan keberagaman
produk yang harus ditawarkan akan mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan
konsumen. Dengan adanya kelengkapan produk yang disediakan akan membuat konsumen
tidak akan pindah ke perusahaan lain demi hanya mencari produk yang merasa
diiginkan.dalam islam segala macam produk makanan dan minuman yang diperjual belikan
haruslah halal, tidak ada keraguan dalam produk tersebut (Ermawati, Musyahidah, &
Nurdin, 2021). Apabila perdagangan dan muamalah yang di ridhai dan halal dan di sertai
dengan kejujuran dan keadilan, maka Allah akan menghalalkan apa saja yang terdapat di
dalamnya, baik berupa syarat-syarat, kepercayaan maupun kerja sama (Musyahidah,
Ermawati, & Nurdin, 2021).
Fasilitas website adalah kumpulan informasi dalam bentuk halaman web yang saling
bergabung di sebuah domain atau URL. Contohnya, dalam sebuah website dengan domain
cikenblekpaper.com, terdapat berbagai halaman lain, mulai dari blog, menu, halaman
kontak, dan sebagainya yang bisa diakses langsung dari halaman beranda (homepage).
Kumpulan halaman ini bisa diakses tentunya dengan koneksi internet.
Selain itu fasilitas website mempengaruhi sebuah usaha online yang akan dijalankan
pelaku usaha, hal ini dikarenakan untuk melancarkan dan memudahkan pelaksanaan fungsi
website tersebut. Fasilitas website merupakan komponen individual dari penawaran yang
mudah ditumbuhkan atau dikurangi tanpa mengubah kualitas dan model jasa. Fasilitas
website adalah alat untuk membedakan program Lembaga yang satu dengan pesaing
lainnya.
Berdasarkan hasil uji statistic yang telah dilakukan menunjukkan adanya pengaruh
signifikan fasilitas website terhadap kepuasan konsumen. Hal ini diperoleh dari hasil
statistic uji regresi dengan nilai beta sebesar positif 0,635 dengan perolehan nilai sig
0,000>0,05 dengan hasil tersebut maka diperoleh kesimpulan H2 diterima, yaitu secara
parsial variable fasilitas website berpengaruh positif dan signifikan terhadap variable
kepuasan konsumen dalam berbelanja di aplikasi shopee. Hasil penelitian ini mendukung
penelitian sebelumnya bahwa kepuasan konsomen online dipengaruhi oleh kulaitas website
(Fauziah et al., 2021). Namum hasil penelitian ini juga menemukan bahwa kualitas website
tersebut sangat dipengaruhi oleh fasilitas yang lengkap (Sharma & Lijuan, 2015). Dengan
demikian kepuasan konsumen berbelanja online pada website sebuah perusahaan juga
berkaitan dengan fasilitas yang ada di website e-commerce tersebut.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan uji statistic yang dilakukan terkait dengan pengaruh
kualitas website dan fasilitas website terhadap kepuasan konsumen dalam berbelanja
menggunakan aplikasi shopee., maka dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas website
berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen shopee, hal tersebut dibuktikan
dengan nilai sig 0,777 > 0,05. Maka dapat disimpulkan kepuasan konsumen dalam
berbelanja di aplikasi shopee berpengaruh secara signifikan oleh kualitas website yang telah
disediakan shopee. Kemudian variabel fasilitas website berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan konsumen shopee, hal tersebut dibuktikan dengan nilai sig 0,000 >0,05. Maka
dapat disimpulkan kepuasan konsumen dalam berbelanja di aplikasi berpengaruh signifikan
oleh fasilitas website yang telah disediakan shopee.
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 483
BIBLIOGRAFI
Bauer, C., & Scharl, A. (2000). Quantitative Evaluation of Web site Content and Structure.
Bradford, 10(1), 31-40.
Ermawati, E., Musyahidah, S., & Nurdin, N. (2021). Muslim Society Perspective on Islamic
Banking Corporate Social Responsibility in Indonesia (Based On Qur’an and Hadits
Economic Themes). International Journal of Business and Management Review,
9(3), 29-40.
Fauziah, A., Pratito, D. W., Nugroho, S., & Suryawardana, E. (2021). Kepuasan Pelanggan
Belanja Online. SOLUSI : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 19(2), 80-91.
Heberlein, T. A., Wilson, M. A., Bishop, R. C., & Schaeffer, N. C. (2005). Rethinking the
scope test as a criterion for validity in contingent valuation. Journal of
Environmental Economics and Management, 50(1), 1-22.
doi:https://doi.org/10.1016/j.jeem.2004.09.005
Joines, J. L., Scherer, C. W., & Scheufele, D. A. (2003). Exploring motivations for consumer
Web use and their implications for ecommerce. Journal of Consumer Marketing,
20(2), 90-108. doi:10.1108/07363760310464578
Lin, C.-C., Wu, H.-Y., & Chang, Y.-F. (2011). The critical factors impact on online customer
satisfaction. Procedia Computer Science, 3, 276-281.
doi:https://doi.org/10.1016/j.procs.2010.12.047
Malkan, M., Kurniawan, I., Nurdin, N., & Noval, N. (2021). Pengaruh Pengetahuan Tentang
Pasar Modal Syariah Terhadap Minat Investasi Saham di Pasar Modal Syariah Jurnal
Ilmu Perbankan dan Keuangan Syariah, 3(1), 57-73.
Marzuki, M., & Nurdin, N. (2020). The Influence of Halal Product Expectation, Social
Environment, and Fiqih Knowledge on Intention to Use Shariah Financial
Technology Products. International Journal of Innovation, Creativity and Change,
13(1), 171-193.
Musyahidah, S., Ermawati, E., & Nurdin, N. (2021). The Effect of Riba Avoidance and
Product Knowledge on the Decision to Become a Customer of Islamic Banks.
International Journal of Multidisciplinary Research and Analysis, 4(8), 1090-1101.
Ningcahya, I. R. (2020). Pengaruh Keputusan Pembelian Melalui Shopee Terhadap Perilaku
Konsumtif Mahasiswa Muslim ( Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan
Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ) AlIqtishadiya:
Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah, 6(1), 52-63.
Nurdin, N., & Alam, T. (2017). Analisis Perbandingan Website Media Online Lex
Sawerigading Express. Com Dengan Koran Akselerasi News Palopo. Com
Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Jurnal Elektronik Sistem
Informasi dan Komputer, 3(2), 59-85.
Nurdin, N., Azizah, W. N., & Rusli, R. (2020). Pengaruh Pengetahuan,Kemudahan dan
Risiko Terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Finansial Technology (Fintech)
Pada Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu Jurnal Ilmu Perbankan
dan Keuangan Syariah, 2(2), 199-222.
Nurdin, N., Musyawarah, I., Nurfitriani, N., & Jalil, A. (2020). Pengaruh Pelayanan Mobile
Banking Terhadap Kepuasan Nasabah (Studi Pada Mahasiswa Perbankan Syariah
IAIN Palu) Jurnal Ilmu Perbankan dan Keuangan Syariah, 2(2), 87-104.
Nurdin, N., Pettalongi, S. S., Askar, A., & Hamka, H. (2021). E-learning Adoption and Use
Hype Cycle during Covid-19 Outbreak (A Longitudinal Survey). IJIE (Indonesian
Journal of Informatics Education), 5(2), 68-78.
Sharma, G., & Lijuan, W. (2015). The effects of online service quality of e-commerce
Websites on user satisfaction. The Electronic Library, 33(3), 468-485.
doi:10.1108/EL-10-2013-0193
Sun, J., Yang, Z., Wang, Y., & Zhang, Y. (2015). Rethinking E-Commerce Service Quality:
Does Website Quality Still Suffice? Journal of Computer Information Systems, 55(4),
62-72. doi:10.1080/08874417.2015.11645788
Nurdin, Miftahul Jannah
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Website Shopee terhadap Kepuasan Konsumen
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 5, Mei 2022 484
Suryani, A. R. (2019). Analisis Kualitas Website dan fasilitas terhadap kepuasan konsumen
konsumen dalam berbelanja menggunakan aplikasi shopee pada mahasiswa FEBI
semeter VI IAIN Bengkulu 2019 (Sarjana), IAIN Bengkulu.
Young, W., Hwang, K., McDonald, S., & Oates, C. J. (2010). Sustainable consumption: green
consumer behaviour when purchasing products. Sustainable Development, 18(1), 20-
31. doi:https://doi.org/10.1002/sd.394