Muhammad Sholeh Kurniawan Nasution
Peranan Senyawa Kompleks dalam Bidang Medis: Literatur Studi
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol.1, No. 5, Mei 2022 553
KESIMPULAN
Logam diberkahi dengan sifat unik yang tidak ada dalam obat berbasis karbon
konvensional, yang positif tren penemuan obat dapat dilanjutkan untuk desain obat berbasis
logam baru. Aplikasi terapeutik dari logam kompleks masih merupakan bidang penelitian
yang belum dijelajahi secara meluas dan mungkin berguna untuk mengembangkan agen
terapeutik baru. Penjelajahan kompleks logam transisi, serta penargetan dan aktivasi
strategi, harus mengarah pada obat generasi masa depan yang dapat mengatasi beberapa
kelemahan yang terkait dengan terapi obat, termasuk pengurangan efek samping, pelebaran
spektrum aktivitas, dan resistensi. Bidang medis kimia anorganik dan penelitian
interdisipliner terkait dengan obat-obatan yang berbahan logam harus terus dikembangkan
dan diteliti dengan lanjut, oleh karena itu, dieksploitasi dengan percepatan untuk
memecahkan berbagai permasalahan biologis dan farmakologis dan mekanisme aktivitas
molekuler obat-obatan logam di sistem makhluk hidup yang kompleks. Jadi, obat-obatan
logam pasti akan mengambil bagian penting dari pengembangan obat untuk meningkatkan
kualitas hidup pasien.
BIBLIOGRAFI
Abdi, K., Hadadzadeh, H., Weil, M., & Salimi, M. (2012). Mononuclear copper (II) complex
with terpyridine and an extended phenanthroline base,[Cu (tpy)(dppz)] 2+: Synthesis,
crystal structure, DNA binding and cytotoxicity activity. Polyhedron, 31(1), 638–648.
Awasthi, D. K., Shefali, G., & Gyanendra, A. (2019). Application Of Transition Metal Complex
In Medicine. World Journal of Pharmaceutical and Medical Research, 54–84.
Bhat, S. S., Kumbhar, A. A., Heptullah, H., Khan, A. A., Gobre, V. V, Gejji, S. P., & Puranik, V.
G. (2011). Synthesis, electronic structure, DNA and protein binding, DNA cleavage, and
anticancer activity of fluorophore-labeled copper (II) complexes. Inorganic Chemistry,
50(2), 545–558.
Chandra, S., & Kumar, S. (2015). Synthesis, spectroscopic, anticancer, antibacterial and
antifungal studies of Ni (II) and Cu (II) complexes with hydrazine carboxamide, 2-[3-
methyl-2-thienyl methylene]. Spectrochimica Acta Part A: Molecular and
Biomolecular Spectroscopy, 135, 356–363.
Chohan, Z. H., Supuran, C. T., & Scozzafava, A. (2005). Metal binding and antibacterial
activity of ciprofloxacin complexes. Journal of Enzyme Inhibition and Medicinal
Chemistry, 20(3), 303–307.
Crichton, R. (2012). Biological inorganic chemistry: a new introduction to molecular
structure and function. Elsevier.
Devi, J., & Batra, N. (2015). Synthesis, characterization and antimicrobial activities of mixed
ligand transition metal complexes with isatin monohydrazone Schiff base ligands and
heterocyclic nitrogen base. Spectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular
Spectroscopy, 135, 710–719.
Gabr, I. M., El-Asmy, H. A., Emmam, M. S., & Mostafa, S. I. (2009). Synthesis,
characterization and anticancer activity of 3-aminopyrazine-2-carboxylic acid transition
metal complexes. Transition Metal Chemistry, 34(4), 409–418.
Harahap, H. W. (2018). Sintesis Senyawa Kompleks Co (II) Dengan Ligan 2-Metil Imidazol
dan 2, 4, 5-Trifenil-1H-Imidazol Sebagai Agent Anti Kanker. Institut Teknologi
Sepuluh Nopember.
Huyer, G., Liu, S., Kelly, J., Moffat, J., Payette, P., Kennedy, B., Tsaprailis, G., Gresser, M. J.,
& Ramachandran, C. (1997). Mechanism of inhibition of protein-tyrosine phosphatases
by vanadate and pervanadate. Journal of Biological Chemistry, 272(2), 843–851.
Maulana, I., Mulyasih, Y., & Hastiawan, I. (2008). Pembentukan Senyawa Kompleks dari
Logam Gadolinium dengan Ligan Asam Dietilentriaminpentaasetat (DTPA).
Universitas Padjadjaran. Jatinangor.
O’Connor, M., Kellett, A., McCann, M., Rosair, G., McNamara, M., Howe, O., Creaven, B. S.,
McClean, S., Foltyn-Arfa Kia, A., & O’Shea, D. (2012). Copper (II) complexes of salicylic