EFEKTIVITAS APLIKASI GOOGLE CLASSROOM TERHADAP PENINGKATAN
HASIL PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENGGUNAKAN TECHNOLOGI
ACCEPTANCE MODEL (TAM)
Darmah Tullah 1
Adi Hermawansyah 2
STMIK Borneo Internasional
Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia
|
|
Abstract |
|
|
Received: |
03-04-2022 |
Introduction:
With the
advancement of technology, humans who live in the modern era must be able to
use technology properly and correctly. There are various e-learning systems
used in the world of education, one of the most widely used in schools today
is Google Classroom. �Google Classroom is an internet-based service provided
by Google as an e-learning system. This application is designed to help
teachers create and distribute assignments to students in a paperless manner,
because it can be accessed anytime, anywhere, and can make it easier for
students and teachers to connect with each other inside and outside school. Purpose: of this study was to
determine the effectiveness of the use of the google classroom application on
improving learning outcomes in the schools studied and then managing,
analyzing, interpreting it. Methods:
The research method used is primary data method using non-probability
sampling technique with a population of 76 respondents. Data collection
techniques used were observation, and distributing questionnaires. The data
analysis method used is validity test, reliability test, T test and F test. Results: From the calculations
performed significantly 5% using the SPSS for window version 26 program, it
is known that the value of Sig 1, for the effect of ease of use on Google
Classroom is 0.32 > 0.05 and T count is 1.002 < T table 1.996, the
value of Sig 2. is for the effect of benefit (Perceived Ease Of Use) on the use of Google Classroom is 0.03 < 0.05
and T count is 2.108 > T table 1,996, and for the value of Sig 3, for the
effect of user behavioral intentions (Behavioral Intention) on the use of
Google Classroom by 0.53 > 0.05 and T count 0.629 < T table 1996. Conclusion: It is known that the
value of Sig, for the effect of X1 and X2 simultaneously on Y is 0.001 <
0.05 and F count 6.154 > F table 3.12 so it can be concluded that H4 is
accepted which means there is an effect of X1, X2 and X3 simultaneously on Y. |
|
Accepted: |
10-04-2022 |
|
|
Published: |
20-04-2022 |
|
|
Keywords: |
Google
Classroom; Benefits; Ease; Behavioral Intentions; Learning Outcomes. |
|
|
|
Abstrak |
|
|
Kata kunci: |
Google Classroom, Kemanfaatan,
Kemudahan, Niat Perilaku, Hasil Pembelajaran. |
Pendahuluan: Dengan adanya kemajuan teknologi, maka manusia yang hidup diera modern harus mampu untuk
memanfaatkan teknologi secara baik dan benar. Sistem e-learning yang banyak digunakan didalam dunia pendidikan terdapat bermacam-macam, salah satu yang paling banyak digunakan disekolah-sekolah
pada saat ini adalah google classroom. �Google Classroom adalah layanan berbasis internet yang disediakan
oleh Google sebagai sebuah
sistem e-learning. Aplikasi
ini didesain untuk membantu guru membuat dan membagikan tugas kepada siswa secara paperless, karena dapat diakses kapan saja, dimana saja, dan dapat memudahkan siswa dan guru untuk saling terhubung didalam
dan diluar sekolah. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi google classroom terhadap
peningkatan hasil pembelajaran disekolah yang diteliti kemudian mengelola, menganalisis, menginterprestasikannya. �Metode: Metode penelitian
yang digunakan adalah metode data primer yang menggunakan
teknik
non-probability sampling dengan jumlah populasi 76 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah observasi, dan menyebarkan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas,
uji T dan uji F. Hasil: Dari
perhitungan yang dilakukan
secara signifikan 5% menggunakan program SPSS for window versi 26 diketahui nilai Sig 1, untuk pengaruh kemudahan terhadap penggunaan Google Classroom sebesar
0.32 > 0.05 dan T hitung 1.002 < T tabel 1.996, nilai Sig 2. untuk pengaruh kemanfaatan (Perceived Ease Of
Use) terhadap penggunaan
Google Classroom sebesar 0.03 < 0.05 dan T hitung
2.108 > T tabel
1.996, dan untuk nilai
Sig 3, untuk pengaruh niat perilaku pengguna (Behavioral
Intention) terhadap penggunaan
Google Classroom sebesar 0.53 > 0.05
dan T hitung 0.629
< T tabel 1.996. Kesimpulan: Diiketahui nilai Sig, untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y adalah sebesar 0.001 < 0.05 dan F hitung
6.154 > F tabel
3.12 sehingga dapat disimpulkan bahwa H4 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1, X2 dan X3
secara simultan terhadap Y. |
Corresponding
Author: Darmah Tullah�
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
Dengan adanya kemajuan teknologi, maka manusia yang hidup diera modern harus mampu untuk memanfaatkan
teknologi secara baik dan benar. Salah satunya dibidang pendidikan yang memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran sehingga dapat mempermudah akses tanpa ada
batasan waktu dan dimana saja. Pemanfaatan
teknologi informasi saat ini telah
digunakan secara aktif pada semua bidang salah satunya pendidikan. Hal ini dikarenakan awal tahun 2020 adanya penyebaran Covid-19 di Indonesia yang merugikan
seluruh aspek kehidupan.
Akibatnya pemerintah Indonesia mengeluarkan
kebijakan social and physical distancing untuk menjaga jarak
antar manusia dalam mengurangi penyebaran Covid-19 hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga seluruh masyarakat harus melakukan aktivitas dirumah. Sesuai dengan SE (Surat Edaran) Kemendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pendidikan pada masa darurat Covid-19 pembelajaran dilakukan secara e-learning dengan bantuan internet atau Study From Home (Mulyanah dan Andriani 2021).� �
Hal ini menyebabkan
guru memilih menggunakan aplikasi online
yang efektif untuk menyampaikan materi pelajaran yang harus sesuai dengan jadwal
kegiatan program semester, karena
kegiatan pembelajaran didalam kelas ditiadakan. Dengan adanya teknologi yang merupakan penunjang dalam pembelajaran, pemanfaatan teknologi sebagai pendukung proses belajar secara e-learning merupakan
media yang menggunakan hubungan
antar jaringan elektronik agar memudahkan proses
pembelajaran sehingga dapat mendukung efisien dan efektivitas dari suatu pembelajaran.
Aplikasi
online tersebut dapat mempermudah guru menyampaikan materi pelajaran yang tidak tergantung pada tempat dan waktu sehingga proses pembelajaran bisa kapan dan dimana saja, selain
itu mampu menyimpan bahan ajar yang dapat diakses melalui
smartphone dengan
dukungan jaringan internet.
Sistem
e-learning yang banyak digunakan
didalam dunia pendidikan terdapat bermacam-macam, salah satu yang paling banyak digunakan disekolah-sekolah pada saat ini adalah
google classroom. �Google Classroom adalah layanan berbasis internet yang disediakan oleh Google sebagai sebuah sistem e-learning. Aplikasi ini didesain
untuk membantu pendidik membuat dan membagikan tugas kepada peserta didik secara paperless�(Imama
2021). Sehingga dengan adanya google classroom dapat memudahkan pendidik untuk mengelompokan setiap tugasnya tanpa harus menggunakan kertas. Terlebih lagi google classroom juga membuat
peserta didik nantinya bisa belajar,
menyimak dan mengirimkan tugas dengan jarak
jauh dan menjadikan pembelajaran lebih efektif.
Hasil belajar seringkali
digunakan sebagai ukuran untuk melihat
apakah terdapat peningkatan diri berupa perubahan kemampuan atau tidak pada diri siswa, atau mengetahui
sejauh mana siswa menguasai materi yang sudah diajarkan oleh guru pada saat pembelajaran yang
dicapai seseorang merupakan hasil interaksi dari berbagai faktor yang mempengaruhinya baik dari dalam diri
individu (faktor internal) antara lain minat, kecerdasan bakat, motivasi dan kemampuan kognitif, sedangkan faktor dari luar
diri individu (faktor eksternal) antara lain faktor lingkungan yaitu alam, sosial budaya
dan keluarga dan faktor
instrumental yaitu kurikulum,
program, sarana dan fasilitas
dan guru (Ii dan Pustaka 2010). Bila dilihat
dari faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar ini
adalah lingkungan, terlebih lingkungan sekolah. Lingkungan sosial sekolah, seperti guru, administrasi, dan teman-teman sekelas dapat mempengaruhi proses belajar seorang siswa.
Hubungan
yang harmonis antara ketiganya dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk
belajar lebih baik di sekolah. Perilaku yang simpatik dan dapat menjadi teladan
seorang guru atau administrasi dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk
belajar. Bahwa dalam pembelajaran terjadi proses penerimaan informasi, untuk kemudian diolah sehingga menghasilkan keluaran dalam bentuk hasil belajar.
Tahapan inilah yang dikenal dengan faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, baik faktor
internal maupun faktor eksternal. Faktor dari dalam diri
(internal) salah satunya adalah
motivasi belajar dan faktor dari luar
(eksternal) salah satunya adalah lingkungan sekolah. Faktor ini seperti sebuah
sistem dimana satu dengan yang lainnya harus saling
berkaitan, berkaitan untuk penyaluran dan penerimaan informasi yang baik dan benar agar menghasilkan output (hasil belajar) yang diinginkan (Imama 2021).
Dalam meningkatkan hasil belajar selama pembelajaran online
peserta didik perlu memainkan peran yang lebih aktif selama proses belajar mengajar dengan memiliki kemandirian dan rasa tanggung jawab dalam pemahaman
materi. Hasil belajar siswa merupakan proses untuk menentukan nilai belajar siswa melalui kegiatan penilaian atau pengukuran hasil belajar (Suciyati dan Vitoria 2017). Jadi
dengan adanya hasil belajar, guru dapat mengetahui seberapa jauh siswa
dapat menangkap, memahami, memiliki materi pelajaran tertentu. Jika
siswa memiliki kemandirian belajar yang tinggi, kemampuan menguasai suatu kompetensi juga meningkat, aktif belajar diharapkan
berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar.
Berikut data jumlah Siswa yang aktif:
Tabel 1. Jumlah Siswa Yang Aktif
|
No |
Jenis Kelamin |
Jumlah |
|
1 |
Laki-Laki |
38 |
|
2 |
Perempuan |
38 |
|
Total |
76 |
|
Berdasarkan tabel 1. diatas dapat kita
lihat jumlah hasil observasi (pengamatan) dan pemabagian kuesioner dengan siswa kelas 6 yang aktif menggunakan aplikasi google classroom selama pembelajaran online dimasa
pandemic covid-19 berlangsung. Secara
keseluruhan terlihat pengguna laki-laki yang aktif sebanding dengan pengguna perempuan. Diharapkan siswa mudah memahami
saat pembagian kuesioner sehingga siswa dapat meningkatkan
hasil belajar tersebut.
Dalam hal tersebut yang berdasarkan latar belakang dan fenomena diatas maka penulis tertarik
untuk melakukan penelitian dengan judul �Efektivitas Aplikasi Google Classroom Terhadap
Peningkatan Hasil Pembelajaran
Di Sekolah Menggunakan
Technology Acceptance Model (TAM)�.
Maksud dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas
penggunaan aplikasi google
classroom terhadap peningkatan
hasil pembelajaran disekolah yang diteliti kemudian mengelola, menganalisis, menginterprestasikannya.
METODE
PENELITIAN
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kuantitatif, Metode deskriptif digunakan untuk mengetahui efektivits aplikasi google classroom dalam
meningkatkan hasil belajar siswa. Metode ini juga digunakan untuk menguji pengaruh
atau bentuk hubungan sebab akibat dari masalah
yang sedang diselidiki atau diajukan didalam
hipotesis (Rofifah 2020a).
Dalam penelitan ini yang menjadi populasi adalah seluruh siswa kelas
6 yang berjumlah 76 orang (Priestnall et al. 2020). Adapun teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yaitu teknik penentuan sampel bila semua
anggota populasi digunakan sebagai sampel. Sampel ini digunakan jika
jumlah populasi relatif kecil yaitu
tidak lebih dari 100 orang, total sampling disebut
juga sensus, dimana semua anggota populasi
dijadikan sebagai sampel (Ayu dan Amelia 2020). Jadi sampel dalam penelitian
ini adalah semua populasi dijadikan sampel yaitu 76 orang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian
Pengamatan (Observasi) dan Penelitian Angket (Kuesioner). Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi Uji validitas, uji reliabilitas, uji F,dan uji t (uji parsial).
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Hasil Uji Validitas
Pengujian validitas dilakukan untuk mengetahui apakah semua pertanyaan
(instrument) penelitian yang diajukan
untuk mengukur variable penelitian adalah valid (Fatmasari 2014).
Perhitungan dengan menggunakan SPSS Versi 26 for
windows didapatkan hasil sebagai berikut :
Tabel 2. Hasil Uji Validitas
|
Kategori |
Pertanyaan |
Rhitung |
Rtabel |
Keterangan |
|
Persepsi Kemanfaatan (Perceived
Usefulness) (X1) |
PU.1 |
0.365 |
0.2227 |
Valid |
|
PU.2 |
0.396 |
0.2227 |
Valid |
|
|
PU.3 |
0.780 |
0.2227 |
Valid |
|
|
PU.4 |
0.779 |
0.2227 |
Valid |
|
|
PU.5 |
0.776 |
0.2227 |
Valid |
|
|
Persepsi Kemudahan (Perceived Ease Of
Use) (X2) |
PEOU.1 |
0.632 |
0.2227 |
Valid |
|
PEOU.2 |
0.843 |
0.2227 |
Valid |
|
|
PEOU.3 |
0.736 |
0.2227 |
Valid |
|
|
PEOU.4 |
0.564 |
0.2227 |
Valid |
|
|
PEOU.5 |
0.725 |
0.2227 |
Valid |
|
|
Persepsi Niat Perilaku Pengguna
(Behavioral Intention) (X3) |
BI.1 |
0.733 |
0.2227 |
Valid |
|
BI.2 |
0.771 |
0.2227 |
Valid |
|
|
BI.3 |
0.827 |
0.2227 |
Valid |
|
|
BI.4 |
0.726 |
0.2227 |
Valid |
|
|
BI.5 |
0.783 |
0.2227 |
Valid |
|
|
Persepsi Penggunaan Sistem (Actual
System) (Y) |
AU.1 |
0.859 |
0.2227 |
Valid |
|
AU.2 |
0.839 |
0.2227 |
Valid |
|
|
AU.3 |
0.891 |
0.2227 |
Valid |
Jadi dari hasil
perhitungan Uji Validitas diatas baik pada bagian Kemanfaatan (Perceived usefulness) (X1), Kemudahan (Perceived ease of use) (X2), Minat Perilaku Pengguna (Behavioral Intention) (X3), maupun Penggunaan Sistem (Actual
System) (Y) pada pengguna aplikasi
Google Classroom di Sekolah Dasar Negeri 029 Penajam
pada 18 pernyataan dengan tingkat signifikan 5% diketahui bahwa jika Rhitung > Rtabel maka pernyataan
tersebut dikatakan valid
dan jika Rhitung < Rtabel maka pernyataan
tersebut dikatakan tidak valid. Berdasarkan tabel diatas maka
uji validitas tersebut dikatakan valid karena nilai Rhitung melebihi
ataupun lebih besar dari Rtabel.
Dapat disimpulkan bahwa instrument diatas tersebut Valid.
Hasil Uji Reliabilitas
Uji Reliabilitas adalah Uji untuk memastikan apakah kuesioner penelitian yang akan dipergunakan untuk mengumpulkan data variable penelitian reliabel atau tidak (Fatmasari 2014).
Perhitungan dengan menggunakan SPSS Versi 26 for
windows didapatkan hasil sebagai berikut :
Tabel 3. Hasil Uji Reliabilitas
|
Kategori |
Reliabilitas Item |
Alpha |
Keterangan |
|
Persepsi Kemanfaatan (Perceived Usefulness) (X1) |
5 |
0.801 |
Reliabel |
|
Persepsi Kemudahan (Perceived
Ease Of Use) (X2) |
5 |
0.779 |
Reliabel |
|
Persepsi Minat Perilaku Pengguna (Behavioral Intention) (X3) |
5 |
0.797 |
Reliabel |
|
Persepsi Penggunaan Sistem (Actual System) (Y) |
3 |
0.850 |
Reliabel |
Sehingga dapat disimpulkan bahwa semua unsur
pengukur variable dari kuesioner reliable. Sehingga
instrument variable yang terdapat dalam
kuesioner yang digunakan untuk melakukan penelitian ini reliable sebagai alat ukur.
Hasil
Uji T
Untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian ini digunakan uji t untuk menguji masing-masing variabel secara parsial. Hal ini untuk mengetahui
apakah seluruh variabel bebas secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat (Haslinda 2016).
Berdasarkan perhitungan menggunakan program SPSS for window versi 26 diperoleh
output sebagai berikut :
Tabel 4. Hasil Uji T
|
Coefficientsa |
||||||
|
Model |
Unstandardized Coefficients |
Standardized Coefficients |
T |
Sig. |
||
|
B |
Std. Error |
Beta |
||||
|
1 |
(Constant) |
4.120 |
1.583 |
|
2.603 |
.011 |
|
Perceived Usefulness (PU) |
.136 |
.135 |
.130 |
1.002 |
.320 |
|
|
Perceived Ease Of
Use (PEOU) |
.240 |
.114 |
.321 |
2.108 |
.039 |
|
|
Behavioral Intention (BI) |
.053 |
.085 |
.080 |
.629 |
.531 |
|
Pembahasan Hasil Perhitungan
Statistik
:
Dari perhitungan yang dilakukan menggunakan program SPSS for window versi 26 diatas,
diperoleh kesimpulan model
uji T sebagai berikut:
1.
Pengujian Hipotesis Pertama (H1)
Diketahui nilai Sig, untuk pengaruh kemudahan terhadap penggunaan Google Classroom sebesar
0.32 > 0.05 dan T hitung 1.002 < T tabel 1.996 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh kemanfaatan (Perceived
Usefulness) (X1) terhadap
penggunaan Google
Classroom (Y).
2.
Pengujian Hipotesis Kedua (H2)
Diketahui nilai Sig, untuk pengaruh kebermanfaatan (Perceived Ease Of
Use) terhadap penggunaan
Google Classroom sebesar
0.03 < 0.05 dan T hitung 2.108
> T tabel 1.996 sehingga
dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh kemudahan (X2) terhadap penggunaan Google Classroom (Y).����������
3.
Pengujian Hipotesis Ketiga (H3)
Diketahui nilai Sig, untuk pengaruh niat perilaku
pengguna (Behavioral Intention) terhadap penggunaan Google
Classroom sebesar 0.53
> 0.05 dan T hitung 0.629
< T tabel 1.996 sehingga
dapat disimpulkan bahwa H3 diterima yang berarti tidak terdapat
pengaruh niat perilaku pengguna (X3) terhadap penggunaan Google Classroom (Y).
Hasil
Uji F
Uji F dilakukan untuk melihat pengaruh
variabel X1, X2 dan variable X3 secara
keseluruhan terhadap variabel Y (Haslinda 2016). Perhitungan dengan menggunakan program SPSS for window versi 26 didapatkan
hasil sebagai berikut :
Tabel 5. Hasil Uji F
|
ANOVAa |
||||||
|
Model |
Sum of Squares |
Df |
Mean Square |
F |
Sig. |
|
|
1 |
Regression |
29.958 |
3 |
9.986 |
6.154 |
.001b |
|
Residual |
116.832 |
72 |
1.623 |
|
|
|
|
Total |
146.789 |
75 |
|
|
|
|
|
a. Dependent Variable: Actual System Use (AU) |
||||||
|
b. Predictors: (Constant), Behavioral Intention (BI),
Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease Of Use
(PEOU) |
||||||
Berdasarkan tabel diatas diketahui
nilai Sig, untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y adalah sebesar 0.001 < 0.05
dan F hitung 6.154 >
F tabel 3.12 sehingga dapat disimpulkan bahwa H4 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1, X2 dan X3 secara simultan terhadap Y.
Hasil
Uji Hipotesis
Berdasarkan perhitungan dapat diketahui bahwa :
|
Hipotesis |
Keterangan |
Hasil |
|
H1 |
Terdapat Pengaruh Kemanfaatan (Perceived usefulness) terhadap (Actual
System Use) pengguna aplikasi
Google Classroom pada peningkatan hasil belajar. |
Berpengaruh |
|
H2 |
Terdapat Pengaruh Kemudahan (Perceived Ease Of
Use) terhadap (Actual System Use) pengguna aplikasi Google
Classroom pada peningkatan hasil
belajar. |
Berpengaruh |
|
H3 |
Tidak Terdapat Pengaruh Minat Pengguna (Behavioral Intention to use) terhadap (Actual System Use) pengguna aplikasi Google Classroom pada peningkatan hasil belajar. |
Tidak Berpengaruh |
KESIMPULAN
Berdasarkan analisa data
pada bab sebelumnya, dapat diambil kesimpulan
sebagai berikut :
1.
Efektivitas
google classroom dalam peningkatan
hasil belajar telah memberikan manfaat kepada pengguna aplikasi dan bahwa Perhitungan analisa data menggunakan metode TAM di nilai sangat efektif karena menganalisa sistem per variabel sangat berpengaruh.
2.
Hasil dari analisa data menunjukan bahwa seluruh variabel pada TAM mendapat kategori Reliabel sehingga bisa dikatakan bahwa aplikasi Google Classroom berguna dengan baik dalam meningkatkan
kualitas hasil belajar bermanfaat dan memberikan hasil yang maksimal kepada pengguna aplikasi.
BIBLIOGRAFI
Ayu, Devi Puspita, dan Rahma Amelia. 2020.
�Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis e-learning di era digital.� Proceedings
1(2): 56�61. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/SAMASTA/article/view/7145.
Fatmasari, Ariandi Muhammad. 2014.
�PENERAPAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL ( TAM ) TERHADAP PENERIMAAN KRS
ONLINE ( STUDI KASUS : Mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Bina Darma
Palembang ).� Jurnal Imiah MATRIK 16(2): 1�9.
Haslinda. 2016. �Standar Biaya Sebagai Variabel
Moderating ( Studi Kasus Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo ).� Skripsi:
1�87.
Ii, B A B, dan Tinjauan Pustaka. 2010.
�Indikator Skripsi Gagne dalam Sudjana 1.� : 8�24.
Imama, Hemas Nur. 2021. �Pengaruh
efektivitas pembelajaran dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar
praktikum akuntansi dengan self efficacy sebagai moderasi The effect of
learning effectiveness and independent learning on learning outcomes of
accounting practicum with self.� 18(3): 435�43.
Mulyanah, Nyi, dan Ana Andriani. 2021. �Strategi
Bimbingan dan Pelatihan Guru Dalam Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Google
Pada Pembelajaran Daring Untuk Meningkatkan Efektifitas Belajar Siswa Dimasa
Pandemi Covid-19.� Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) 2(1): 67.
Priestnall, Simon L. et al. 2020.
�EFEKTIFITAS APLIKASI GOOGLE CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP KEAKTIFAN
DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 DUKUHWARU TAHUN
PELAJARAN 2019/2020.� Endocrine 9(May): 6.
https://www.slideshare.net/maryamkazemi3/stability-of-colloids%0Ahttps://barnard.edu/sites/default/files/inline/student_user_guide_for_spss.pdf%0Ahttp://www.ibm.com/support%0Ahttp://www.spss.com/sites/dm-book/legacy/ProgDataMgmt_SPSS17.pdf%0Ahttps://www.n.
Rofifah, Dianah. 2020. �efektivitas.� Paper
Knowledge . Toward a Media History of Documents: 12�26.
Suciyati, Rina Melly, dan Linda Vitoria.
2017. �Pelaksanaan Penilaian Hasil Belajar Siswa Pada Sub Tema Hidup Rukun
Dengan Teman Bermain Di Kelas II SDN 14 Banda Aceh.� Ilmiah Pendidikan Guru
Sekolah Dasar 2: 59�72.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpep/article/view/7173.
D. Durahman, 2020. �Pemanfaatan Google Classroom Sebagai
Multimedia Pembelajaran Bagi Guru Madrasah Pada Diklat Di Wilayah Kerja Kemenag
Kabupaten Cianjur,� Tatar Pas.� J.
Diklat Keagamaan, vol. 12, no. 34, hal. 215�221, doi:
10.38075/tp.v12i34.71.
B. A. B. Iii, �SMA Muhammadiyah Gisting .,� hal.
68�78.
Lukas S. Musianto, �Pengertian Pendekatan dan
Jenis-Jenis Pendekatan Penelitian,� J. Manaj. Kewirausahaan, hal. 2,
2021.
C. M. Andriane, 2020. �Analisis Technology Acceptance Model (
TAM ) Dalam Sistem Informasi Keuangan ( SISKEUDES ) (Studi kasus di Kabupaten
Sleman Yogyakarta),� Akunt. FE Univ. Sanata Dharma Yogyakarta.
T. Gunawan, 2016. �Analisis Perilaku Pengguna Sistem
Informasi Akademik Dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (Tam) Di
Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Bandar Lampung,� Tek. Sains� J. Ilmu Tek., vol. 1, no. 1, hal. 24�55,
doi: 10.24967/teksis.v1i1.121.
Spss, S. 2020. Pengertian SPSS Adalah ? Mengenal Versi Terbaru IBM , Penggunaan , dan statistik
dalam SPSS.
Oliver, J. 2017. Evaluasi Bauran Promosi Dalam Meningkatkan
Loyalitas Pelanggan Claine. Journal of Chemical Information and Modeling,
53(9), 1689�1699.
M. Ariandi,�PENERAPAN
METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL ( TAM ) TERHADAP PENERIMAAN KRS ONLINE (
STUDI KASUS : Mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Bina Darma Palembang ),�
J. Imiah MATRIK, vol. 16, no. 2, pp. 1�9.
H. S. Su�uga, E. Ismayati, A. I. Agung, dan T.
Rijanto,(2020) �Media E-learning Berbasis Google Classroom Untuk Meningkatkan
Hasil Belajar Siswa SMK,� J. Pendidik. Tek. Elektro, vol. 9, no. 3, hal.
605�6010, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/article/view/36253/32246.
I. N. Sari, (2019) �Terhadap Efektivitas Pembelajaran Mahasiswa Universitas Islam Indonesia Skripsi Oleh : Nama No . Mahasiswa : Isna Normalita Sari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta,� hal. 1�120, [Daring]. Tersedia pada:https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/13733/isnanormalitasari.pdf?sequence=1&isAllowed=y.