ANALISIS HIDROQUINON PADA
HANDBODY LOTION MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Norrahmi Amelia1, Nia Dwi
Agustina2, Rahmadani3
Universitas sari mulia banjarmasin
Email: [email protected]1, [email protected]2, [email protected]3
|
|
Abstract |
|
|
Received: |
03-09-2022 |
Handbody
Lotion is a cosmetic softener consisting of two phases, namely the oil phase
and the water phase which is stabilized by an emulsion system. This practicum
aims to analyze the hydroquinone content in handbody
lotion. The method for determining the concentration of hydroquinone that can
be used is the UV-Vis spectrophotometric method, which is a simple method for
determining small quantities of substances, the results obtained are quite
accurate. research results and further applications that become prospects for
the next study. Closing is a conclusion from the results of research that has
been carried out and is the answer to the formulation of the problem.
Conclusions are aligned with the problem formulation and research objectives.
In the case of more than one conclusion, it is written using numbering and
not using bullets. In this concluding section, the prospects for the
development of research results and further applications can also be added
which become prospects for the next study. |
|
Accepted: |
16-09-2022 |
|
|
Published: |
29-09-2022 |
|
|
Keywords: |
Drug
Analysis; Hydroquinone Analysis; Uv-Vis
Spectrophotometry Method. |
|
|
|
Abstrak |
|
|
Kata kunci: |
Analisa Obat; Analisis Hidroquinon; Metode Spektrofotometri Uv-Vis. |
Handbody Lotion merupakan pelembut
kosmetika yang terdiri dari dua fase
yaitu fase minyak dan fase air yang distabilkan dengan sistem emulsi. Praktikum ini bertujuan untuk melakukan analisis kandungan hidrokuinon pada handbody lotion. metode penetapan kadar hidrokuinon yang dapat digunakan adalah metode spektrofotometri UV-Vis merupakan medode sederhana untuk menetapkan kuantitas zat yang kecil, hasil yang diperoleh cukup akurat. hasil penelitian dan
aplikasi lebih jauh yang menjadi prospek kajian berikutnya. Penutup merupakan simpulan dari hasil penelitian
yang telah dilaksanakan
dan merupakan jawaban dari rumusan masalah. Simpulan diselaraskan dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. Dalam hal simpulan
lebih dari satu, maka dituliskan
menggunakan penomoran angka dan bukan menggunakan bullet. Dalam bagian penutup ini juga dapat ditambahkan prospek pengembangan dari hasil penelitian dan aplikasi lebih jauh yang menjadi prospek kajian berikutnya. |
Corresponding Author: Norrahmi Amelia
Email:� [email protected]
PENDAHULUAN
Handbody
Lotion merupakan pelembut kosmetika yang terdiri dari dua
fase yaitu fase minyak dan fase air yang distabilkan dengan sistem emulsi
(Sastrawidana, 2016). Sediaan ini memiliki
berbagai khasiat, seperti sumber pelembab kulit, memberikan lapisan minyak yang hampir sama dengan sabun,
memutihkan tangan dan tubuh, namun tidak
berminyak dan mudah diaplikasikan (Hasanah, 2019).
Masyarakat yang ingin
tampil cantik dan menarik mereka memilih perawatan kulitnya dengan membeli produk � produk kosmetik yang banyak diperjual belikan (Winda, 2021). Namun terkadang Sebagian masyarakat tidak memperdulikan kandungan kosmetik yang dijual belikan dan apakah sudah terdaftar di BPOM, mereka hanya melihat
hasilnya tanpa memperhatikan efek sampingnya dan tidak tahu bahwa Handbody
Lotion yang digunakan mengandung
zat kimia aktif (Wandi, 2019). Penggunaan serta komposisi zat berbahaya
yang terkandung dalam suatu lotion perlu diperhatikan lebih teliti karena jika
digunakan terus menerus dapat merusak
Kesehatan kulitnya. Salah satu
bahan pemutih kulit yang terkenal dan banyak digunakan adalah hidrokuinon (Haryanti, Suwantika, & Abdassah, 2013).
Hidrokuinon merupakan senyawa organic aromatik yang berasal dari fenol dengan
rumus kimia C6H4(OH)2
(Sari, Trisnawati, & Pudjono, 2021).
Di Indonesia tidak menizikan
hidrokuinon lebih dari 2% karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit, kulit kemerahan dan rasa terbakar bahkan hingga dapat menyebabkan
kanker. Salah satu metode penetapan kadar hidrokuinon yang dapat digunakan adalah metode spektrofotometri
UV-Vis merupakan medode sederhana untuk menetapkan kuantitas zat yang kecil, hasil yang diperoleh cukup akurat (Mustapa, Taupik, & Ramadhan, 2019).
METODE
PENELITIAN
a. Timbangan analitik
b. Penangas
air
c. Kertas saring
d. Chamber
e. Plat
klt
f.
Mikro
pipet
g. Termometer
h. Alat
gelas
i.
Lampu uv 254 nm.
a. Sampel
(Handbody lotion)
b. Etanol
c. Hidrokuinon
d. Aquadst
e. Klorofom
f.
Metanol
g. Floroguinon
h. Natrium
hidroksida
a)
Analisis
Kualitatif metode KLT



![]()
![]()

![]()
![]()
b. Analisis
Kuantitatif Spektrofotometri
Uv-Vis
a) Pembuatan Larutan Induk Hidrokuinon
100 ppm



a) Penentuan panjang gelombang maksimum hidrokuinon

![]()
������������������������������

![]()
�������������������������

![]()

b) Penetapan kadar hidrokuinon dalam sampel�




HASIL
DAN PEMBAHASAN
|
No |
Keterangan
sampel |
Jarak
yang ditempuh fase gerak (cm) |
Jarak
yang ditempuh bercak (cm) |
Nilai
Rf (cm) |
hasil |
|
1. |
Larutan
baku hidrokuinon |
7 |
5,8 |
0,82 |
Positif
(+) |
|
2. |
Sampel
Handbody lotion |
- |
- |
- |
- |
Tabel 1 Analisis kualitatif dengan KLT
a) Panjang
gelombang maksimum (λmax) larutan hidrokuinon
|
No |
Nama Standar |
Panjang
gelombang |
|
1 |
hidrokuinon |
298
nm |
Tabel 2 Panjang gelombang
b) Kurva baku
|
absorbansi |
|
|
1 |
0,172 |
|
2 |
0,387 |
|
3 |
0,828 |
|
4 |
0,958 |
|
5 |
1,126 |
|
10 |
2,01 |
Tabel 3 Kurva baku
�

Diperoleh persamaan :
y = bx + a
a = 0,0811
b = 0,1997
r = 0,9866
regresi linier : y = 0,9866x + 0,811
c) Konsentrasi penetapan kadar sampel hidrokuinon
|
Absorbansi |
Konsentrasi
(ppm) |
|
2,493 |
1,787 |
Perhitungan konsentrasi :
Rumus
:
x =� ![]()
x
=�
�
x
=�
�
x
=� ![]()
���� = 0,1207%
Praktikum ini bertujuan untuk
melakukan analisis kandungan hidrokuinon pada handbody lotion. Hidrokuinon merupakan salah satu kandungan senyawa aktif yang sering dipakai untuk memutihkan
kulit. Kosmetik yang mengandung hidrokuinon akan terakumulasi dalam kulit dapat
menyebabkan mutasi dan kerusakan, sehingga kemungkinan jika dipakai untuk jangka
waktu yang panjang akan bersifat karsinogenik
(Abas, 2021). Metode yang digunakan dalam analisis kandungan hidrokuinon pada handbody lotion yaitu
metode kualitatif dengan menggunakan uji plat KLT
dan kuantitatif menggunkan
uji pada spektrofotometri uv-vis.
uji ini dilakukan dengan menggunakan sampel handbody lotion dengan merk Scarlett Whitening.
����������� Pada uji metode
kualitatif dengan menggunakan plat KLT yang terlebih
dahulu menjenuhkan chamber dengan kloroform: methanol (1:
2). Lalu dimasukkan plat KLT yang telah
ditotolkan larutan standar hidrokuinon beserta sampel yang digunakan lalu diamati dibawah sinar UV 254 nm, hasil yang didapatkan pada plat KLT sampel Handbody lotion tidak
terdapat bercak, atau tidak teridentifikasi
adanya hidrokuinon. Untuk membuktikan secara lebih jelas
ada tidaknya kandungan hidrokuinon, maka dilakukan analisis sampel menggunakan spektrofotometer uv-vis.
����������� Pada uji metode
kuantitatif dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri uv-vis yang merupakan penentuan yang di uji
pada Panjang gelombang maksimum
kisaran 200-400 nm, hasil
Panjang gelombang maksimum larutan standar hidrokuinon yang diperoleh λmax sebesar 298
nm. Dari uji ini data yang didapakan
untuk konsentrasi 1,2,3,4,5
dan 6 berturut -turut adalah 0,172, 0,387, 0,828, 0,958, 1,126 dan 2,01. Hasil
yang kami dapatkan ini sudah sesuai dengan
teori yang menyatakan bahwa semakin tinggi
konsetrasi suatu senyawa dalam larutan,
maka semakin banyak sinar yang diserap.� Hal ini sesuai dengan
hukum Lambert Beer, dimana absorbansi akan berbanding lurus dengan konsentrasi. Artinya semakin tinggi konsentrasi maka absorbansi yang dihasilkan semakin tinggi, hal ini
karena adanya pengaruh konsentrasi larutan hidrokuinon (Adriani & Safira, 2019).� Berdasarkan kurva stamdar hidrokuinon
diperoleh persamaan regresi linier y=bx+a yaitu y = 0,9866x + 0,811 dan r = 0,9866 dimana y adalah absorban dan x adalah koefisein korelasi sebesar 0,9866 hasil koefisien yang memenuhi syarat linieritas adalah r < 1 atau mendekati 1, yang berarti hasil penelitian ini dapat dikatakan
baik (Rahim, 2011).
Pada penentuan
Panjang gelombang dilakukan
pada larutan baku hidrokuinon yang diecnerkan dengan methanol dan memiliki
Panjang gelombang 298 nm sehingga
didapat nilai absorbansi 2,493 untuk menentukan nilai konsentrasi kadar pada sampel, yaitu sebesar
�penentuan
kadar sampel ini hanya dilakukan 1 kali yang seharusnya dilakukan 3 kali
replikasi untuk menentukan hasil yang lebih akurat. Untuk % kadar hidrokuinon dalam sampel adalah
0,1207%. Maka dapat disimpulkan bahwa handbody lotion tersebut mengandung
hidrokuinon sebesar 0,1207%
yang mana menurut Peraturan
Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan No.
KH.03.1.23.08.11.07517 tahun 2011 tentang
Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik Hidrokuinon telah dilarang digunakan sebagai pemutih dalam kosmetik.
Hidrokuinon hanya digunakan sebagai kosmetik untuk kuku artifisial dengan kadar 0,02% (BPOM, 2011)
KESIMPULAN
Penutup merupakan simpulan dari hasil
penelitian yang telah dilaksanakan dan merupakan jawaban dari rumusan
masalah. Simpulan diselaraskan dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. Dalam hal simpulan
lebih dari satu, maka dituliskan
menggunakan penomoran angka dan bukan menggunakan bullet. Dalam bagian penutup ini juga dapat ditambahkan prospek pengembangan dari hasil penelitian dan aplikasi lebih jauh yang menjadi prospek kajian berikutnya.
BIBLIOGRAFI
Abas, Sari Patmawati. (2021). IDENTIFIKASI
KANDUNGAN HIDROQUINON PADA KRIM PEMUTIH YANG DIPERJUAL-BELIKAN DI PASAR
ANDUONOHU KOTA KENDARI. Poltekkes Kemenkes Kendari.
Adriani,
Azmalina, & Safira, Rifa. (2019). Analisa Hidrokuinon dalam Krim Dokter
secara Spektrofotometri UV-Vis. Lantanida Journal, 6(2), 103�113.
Haryanti,
Retno, Suwantika, Auliya, & Abdassah, Marline. (2013). Artikel Ulasan:
Tinjauan Bahan Berbahaya dalam Krim Pencerah Kulit. Farmaka.
HASANAH,
FADHILAH KARIMAH. (2019). FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL BUNGA MAWAR
MERAH (Rosa damascena P. Mill.) SEBAGAI PELEMBAB KULIT. INSTITUT KESEHATAN
HELVETIA.
Mustapa,
Mohammad Adam, Taupik, Muhammad, & Ramadhan, Aditya. (2019). ANALISIS KADAR
FLAVANOID TOTAL MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS DALAM KULIT BUAH SALAK
(Salacca zalacca V.). Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR),
1(1), 21�27.
Rahim,
Novia. (2011). Penentuan Kadar Hidrokuinon Dalam Krim Pemutih Wajah Dengan
Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif
Kasim Riau.
Sari,
Sindy Febriani Propita, Trisnawati, Eka, & Pudjono, Pudjono. (2021).
Analisis Kadar Hidrokuinon pada Handbody Lotion dengan Metode Spektrofotometri
UV-Vis. Pharmacy Peradaban Journal, 1(2), 30�39.
Sastrawidana,
D. K. (2016). Pemanfaatan Ekstrak Rumput Laut Sebagai Bahan Aktif Dalam
Pembuatan Handbody Lotion. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5�8.
Wandi,
Deki Putra. (2019). Pengawasan Bpom Kota Pekanbaru Terhadap Perdagangan
Kosmetik Illegal. Universitas Islam Riau.
Winda,
Septiana. (2021). AKAD JUAL BELI PRODUK KOSMETIK TANPA ATURAN PEMAKAIAN
MENURUT HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF. UIN RADEN INTAN LAMPUNG.