PENGARUH
RANTAI PASOK DAN PEMUATAN TERHADAP DEMURRAGE VESSEL MELALUI MEDIASI COAL TRANSHIPMENT
Faisal Rachman
Institut Transportasi dan
Logistik Trisakti Jakarta Indonesia
|
Keywords |
Abstract |
|
Supply Chain; Loading; Coal Transhipment; Demurrage;
Stuctural�� Equation Modelling |
PT. Berau Coal
continues to maximize the coal supply chain and loading activities in coal
transshipment to achieve the company's goals of maximizing profits and
minimizing costs. The company remains focused on Customer, Safety, Quantity,
Quality, and timely delivery. One of the challenges faced is the significant
demurrage costs incurred in the coal loading process. The objective of this
research is to identify and analyze the significant influence between the
supply chain and demurrage, coal transshipment, and loading in the context of
coal loading activities. This research will use the Structural Equation Model
method to explore the demurrage impact in coal transshipment based on two
activities, the supply chain, and loading, which will prove their
interrelation. This research method is conducted to evaluate the influence of
the supply chain and loading processes on vessel demurrage, considering the
mediating role of coal transshipment. Through a case study method with data
collection from field observations and interviews, the results show that
factors such as delays in transportation and lack of coordination in the
supply chain directly impact vessel demurrage. Additionally, it was found
that coal transshipment can serve as an effective mediation to reduce these
negative impacts by providing alternative, more efficient coal delivery and distribution.
In conclusion, optimizing the coal distribution process and improving supply
chain efficiency can be achieved through enhanced coordination, transport
efficiency, and the implementation of effective transshipment methods as a
strategic step to reduce vessel demurrage in the coal shipping industry. |
|
Kata Kunci |
Abstrak |
|
Rantai
Pasok; Pemuatan; Coal Transhipment; Demurrage; Model Persamaan Struktural |
PT.
Berau Coal terus memaksimalkan kegiatan rantai pasokan Batubara dan
pemuatannya di coal transhipment untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu
memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan biaya. PT. Berau Coal selalu fokus
terhadap Pelanggan, Keselamatan, Kuantitas, Kualitas dan pengiriman tepat
waktu. Salah satu kendala yang dialami yaitu masih besarnya biaya demurrage
yang timbul pada proses pemuatan batubara. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh signifikan antara rantai pasok
terhadap demurrage, coal transhipment, serta pemuatan dalam konteks kegiatan
pemuatan batubara. penelitian ini akan digunakan metode Model Persamaan
Struktural untuk� mencari pengaruh
demurage di coal transhipment berdasarkan dua kegiatan yaitu rantai pasok dan
pemuatannya yang nantinya membuktikan apakah saling berhubungan. Metode
Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh rantai pasok dan proses
pemuatan terhadap demurrage vessel dengan mempertimbangkan peran mediasi coal
transshipment. Melalui metode studi kasus dengan pengumpulan data dari
observasi lapangan dan wawancara, hasil penelitian menunjukkan bahwa
faktor-faktor seperti keterlambatan dalam pengangkutan dan kurangnya
koordinasi antarpihak dalam rantai pasok berdampak langsung pada demurrage
vessel. Selain itu, ditemukan bahwa coal transshipment dapat berperan sebagai
mediasi yang efektif untuk mengurangi dampak negatif ini dengan menyediakan
alternatif pengiriman dan distribusi batu bara yang lebih efisien.
Kesimpulannya, optimalisasi proses distribusi batu bara dan peningkatan
efisiensi rantai pasok dapat dicapai melalui peningkatan koordinasi
antarpihak, efisiensi dalam pengangkutan, dan penerapan metode transshipment
yang baik sebagai langkah strategis untuk mengurangi demurrage vessel dalam
industri pengapalan batu barat. |
Corresponding Author: Faisal Rachman �
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
Seiring dengan pertumbuhan pesat dalam
sektor industri, terutama dalam bidang perdagangan dan transportasi, manajemen
rantai pasok telah menjadi faktor kritis dalam menjaga kelancaran proses
distribusi (Arif
& Sudiarti, 2022). Salah satu aspek penting dalam rantai pasok adalah
efisiensi proses pemuatan dan pengiriman barang, khususnya dalam industri
pengapalan. Demurrage vessel, atau biaya keterlambatan kapal, muncul sebagai
tantangan serius yang dapat memengaruhi efisiensi dan ekonomi transportasi
maritim (Bachtiar
Arif Nur Abdiansyah et al., 2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh
rantai pasok dan proses pemuatan terhadap kejadian demurrage vessel, dengan
fokus pada mediasi coal transshipment. Coal transshipment, yang melibatkan
pemindahan batu bara dari satu kapal ke kapal lainnya di tengah perjalanan,
menjadi elemen kunci dalam perjalanan barang-barang ini melalui jalur laut (FRISKA,
2023).
Dalam
kerangka ini, analisis yang cermat tentang faktor-faktor yang mempengaruhi
demurrage vessel menjadi sangat penting. Rantai pasok yang efisien dan proses
pemuatan yang terkelola dengan baik diharapkan dapat mengurangi risiko
keterlambatan kapal, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas dan
keuntungan perusahaan (NURSANI
& RACHMAN, 2021). Melalui penelitian ini, kita akan melibatkan konsep
mediasi coal transshipment sebagai elemen penengah yang memfasilitasi hubungan
antara rantai pasok, proses pemuatan, dan demurrage vessel. Dengan demikian,
penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita
tentang bagaimana dinamika rantai pasok dan proses pemuatan dapat memengaruhi
kejadian demurrage vessel, dengan fokus khusus pada dampak mediasi coal
transshipment.
Dengan
menggali aspek-aspek ini, diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan
yang mendalam kepada para pemangku kepentingan di industri transportasi
maritim, membantu mereka mengidentifikasi area-area potensial untuk peningkatan
efisiensi, dan pada akhirnya, mendukung perkembangan berkelanjutan dalam
manajemen rantai pasok global (Triani
& Novani, 2023). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan
menganalisis pengaruh signifikan antara rantai pasok terhadap demurrage, coal
transhipment, serta pemuatan dalam konteks kegiatan pemuatan batubara. Melalui
rumusan masalah yang telah diajukan, penelitian ini bertujuan:
1. Mengidentifikasi dan menganalisis
pengaruh signifikan antara rantai pasok dan demurrage (Yudianto
et al., 2023).
2. Mengidentifikasi dan menganalisis
pengaruh signifikan antara rantai pasok dan coal transshipment (FRISKA,
2023).
3. Mengidentifikasi dan menganalisis
pengaruh signifikan antara pemuatan dan demurrage (Rizal,
2015).
4. Mengidentifikasi dan menganalisis
pengaruh signifikan antara pemuatan dan coal transshipment (FRISKA,
2023).
5. Mengidentifikasi dan menganalisis
pengaruh signifikan antara coal transhipment dan demurrage (PAMUNGKAS,
2020).
6. Mengidentifikasi dan menganalisis
pengaruh signifikan tidak langsung antara rantai pasok dan demurrage melalui
coal transshipment (FRISKA,
2023).
Mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh signifikan tidak
langsung antara pemuatan dan demurrage melalui coal transhipment.
Sejarah
PT Berau Coal tidak bisa dipisahkan dari Berau, kabupaten seluas 34,127
kilometer persegi di Kalimantan Timur. Berau Coal menjadi salah satu elemen
pendukung proses pembangunan di kabupaten yang berpenduduk sekitar 179.444 jiwa
penduduk itu. PT
Berau
Coal memulai usaha penambangan pada 26 April 1983, setelah memperoleh
Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Saat ini, luas area
konsesi PT.Berau Coal mencapai 118,400 hektar, dan berlokasi sekitar 300
kilometer ke utara dari ibukota propinsi Samarinda. Saat ini, Berau Coal yang
memiliki memiliki 4 area penambangan yaitu di Lati, Binungan, Sambarata dan
Gurimbang dengan kapsitas produksi yang terus meningkat, ditargetkan hingga 27 juta
MT/tahun pada tahun 2023.
Penelitian
terdahulu �Pengaruh Manajemen Rantai Pasokan terhadap Kinerja UKM Pecel Lele di
Cikarang� yang menjelaskan sebagai representasi usaha kecil dan menengah, perlu
meningkatkan kinerjanya untuk tetap bersaing dalam bisnis. Salah satu strategi
yang dapat diambil adalah berinvestasi pada faktor-faktor yang meningkatkan
kinerja, seperti Pembagian Informasi, Proses Integrasi, dan Pemanfaatan Inovasi
Teknologi. Penelitian ini, dilakukan di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, bertujuan
menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap kinerja usaha Pecel
Lele. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan melibatkan 100 usaha Pecel Lele
sebagai sampel, penelitian ini menunjukkan bahwa elemen manajemen rantai
pasokan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja usaha tersebut.
Penelitian terdahulu �Dampak Demurrage Terhadap
Penjualan Ekspor di PT Semen Tonasa� menjelaskan PT Semen Tonasa, dengan pelabuhan
khususnya di Pangkep, Sulawesi Selatan, memiliki dua dermaga untuk kegiatan bongkar
muat. Meskipun demikian, masih terdapat masalah demurrage yang menyebabkan
pembayaran ekstra. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan perbaikan sistem dan
koordinasi dengan unit terkait. Penelitian ini bertujuan menganalisis
kelancaran suplai produk dengan melibatkan berbagai unit kerja dan vendor.
Metode Port Management System SIGMA (Semen Indonesia Group Maritime Analytics)
digunakan untuk menentukan alternatif terbaik dalam menurunkan biaya demurrage.
Melalui aplikasi ini, pelabuhan dapat diatur dan dimonitor dengan lebih baik,
dengan target untuk mencapai zero demurrage. Hasil dari implementasi sistem
baru telah memenuhi harapan, dan peran dari semua unit kerja terkait, seperti
Produksi, Supply Chain, Infrastruktur, dan Sales, sangat menentukan kesuksesan
hasil akhir.
Berkaitan
penelitian terdahulu kali ini penelitian terbaru� Pengaruh Rantai Pasok dan Pemuatan Terhadap
Demurrage Vessel Melalui Mediasi Coal
Transhipment. Penelitian ini memberikan manfaat signifikan, seperti
peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang kegiatan rantai pasok terkait
pemuatan batubara, yang merupakan syarat untuk menempuh ujian strata dua (S-2)
di ITL Trisakti. Selain itu, bagi penulis, penelitian ini menjadi peluang untuk
melatih kemampuan problem-solving dalam menangani permasalahan rill yang
terkait dengan demurrage di lapangan. Hasil penelitian juga menjadi literatur
dan referensi berharga bagi ITL Trisakti, khususnya dalam konteks penelitian
kasus sejenis pada masa yang akan datang, terutama dalam mengelola logistik di
industri batubara.
Kesimpulan
dari penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan strategi
manajemen yang lebih efektif dan efisien dalam menghadapi tantangan demurrage
vessel. Dengan fokus pada koordinasi rantai pasok, optimalisasi proses pemuatan,
dan pemanfaatan coal transshipment sebagai mediasi, perusahaan dapat
meningkatkan kinerja operasional mereka dan meraih keunggulan kompetitif dalam
lingkungan bisnis yang dinamis.
METODE PENELITIAN
Metode
penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan desain
penelitian studi kasus. Populasi penelitian melibatkan seluruh kegiatan rantai
pasok, pemuatan batubara, dan demurrage vessel di PT. Berau Coal. Teknik
pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan memilih
responden yang memiliki keterlibatan langsung dalam kegiatan rantai pasok,
pemuatan batubara, dan pemahaman tentang demurrage vessel. Data dikumpulkan
melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak terkait, dan analisis
dokumen terkait. Pengolahan data menggunakan analisis regresi dan analisis
mediasi untuk mengevaluasi pengaruh rantai pasok dan pemuatan terhadap
demurrage vessel dengan variabel mediasi coal transshipment. Dengan demikian,
penelitian ini berusaha untuk memahami hubungan antara variabel-variabel
tersebut serta dampak mediasi coal transshipment terhadap pengaruh demurrage
vessel.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Penelitian
ini dilakukan dengan mengadaptasi�
pada� Model Mediasi� yang mencari hubungan yang bersifat sebab
akibat terhadap variabel independen yaitu X1 Rantai Pasok dan X2 Pemuatan
dengan Variabel dependen yaitu Z Demurrage melalui mediasi Variabel Y
yaitu Coal Transhipment yaitu untuk melihat hubungan pengaruh Rantai Pasok
dengan Demurrage dan Coal Transhipment, melihat hubungan
Pemuatan� dengan demurrage dan coal
transhipment, melihat hubungan coal transhipment dengan demurrage
dan hubungan tidak langsung antara Rantai Pasok dan Pemuatan terhadap Demurrage
melalui Coal Transhipment. Adapun hasil pada penelitian ini sejalan
dengan hasil penelitian terdahulu, seperti pada tabel di bawah ini:
Tabel 1 Ringkasan Hasil Penelitian
|
Hubungan |
Hasil |
Penelitian Terdahulu |
|
Rantai Pasok terhadap Demurrage |
Tidak berpengaruh |
He, G., Zhou, L., Dai,
Y., Dang,��� Y., & Ji, X. (2020 Wu, J. Z., Santoso, C.
H., & Roan, J. (2017).. Wang, J., Zhang, J.,
& Li, J. (2014). Purnomo, H., &
Tjendrasa, K. (2020). |
|
Rantai pasok terhadap Coal Transhipment |
Berpengaruh positif dan signifikan |
Zulkarnain,
Komarudin, & Fadillah, R. P. (2017). Qanita Hara Insyira (2021) |
|
Pemuatan terhadap Demurrage |
Berpengaruh positif dan signifikan |
Purnomo, H., &
Tjendrasa, K. (2020) Nugraha, M. A. P., &
Yudanto, R. (2022). Qanita Hara Insyira (2021) |
|
Pemuatan terhadap Coal Transhipment |
Berpengaruh positif dan signifikan |
Zulkarnain,
Komarudin, & Fadillah, R. P. (2017). Qanita Hara Insyira (2021) |
|
Coal Transhipment terhadap Demurrage |
Berpengaruh positif dan signifikan |
Zulkarnain,
Komarudin, & Fadillah, R. P. (2017). Purnomo, H., &
Tjendrasa, K. (2020). Liu, D., Shi, G., &
Hirayama, K. (2021) Anandito, P. M., Padilah,
H., & Karjono, K. (2019). Nugraha, M. A. P., &
Yudanto, R. (2022). Sakdillah,
(2012) |
|
Rantai Pasok terhadap Demurrage melalui Coal
Transhipment |
Berpengaruh positif dan signifikan |
Purnomo,
H., & Tjendrasa, K. (2020). Qanita Hara Insyira (2021) Zulkarnain,
Komarudin, & Fadillah, R. P. (2017). |
|
Pemuatan terhadap Demurrage melalui Coal Transhipment |
Berpengaruh positif dan signifikan |
Nugraha, M. A. P., &
Yudanto, R. (2022). Purnomo,
H., & Tjendrasa, K. (2020). Qanita Hara Insyira (2021) Zulkarnain,
Komarudin, & Fadillah, R. P. (2017). |
Pengaruh
Rantai Pasok Terhadap Demurrage
Berdasarkan
Berdasarkan hasil uji hipotesis di atas, dihasilkan nilai t-value =
0,781 < 1,96 dan nilai probability = 0,218 > 0,05 sehingga H0
diterima dan H1 ditolak yang berarti bahwa variabel Rantai
Pasok tidak berpengaruh� terhadap
Demurrage. Hasil penelitian sesuai dengan hasil penelitian terdahulu
yang melakukan pengukuran Rantai pasok di sustanaible industry batubara, �yang pengukuran Rantai pasok melalui metode aplikasi
implikasi dan kinerja di pasokan batubara Indonesia, pengukuran model rantai Pasok
Batubara, melakukan penelitian penyebab besarnya
biaya logistik demurrage yang kedua terbesar di Tambang AMC �menemukan bahwa Rantai pasok tidak memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap Demurrage.
Berdasarkan
hasil uji hipotesis di atas, dihasilkan nilai t-value = 3,193 > 1,96
dan nilai probability = 0,01 < 0,05 sehingga H0 ditolak
dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel Rantai Pasok berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Coal Transhipment. Hasil penelitian
sesuai dengan hasil penelitian terdahulu yang terkait Pengukuran optimalisasi
Coal Transhipment dan penelitian pada rantai pasok di Pelabuhan Tarahan
menemukan bahwa �Rantai Pasok berpengaruh positif dan
signifikan terhadap Coal Transhipment.
Berdasarkan
hasil uji hipotesis di atas, dihasilkan nilai t-value = 2,226 > 1,96
dan nilai probability = 0,013 < 0,05 sehingga H0 ditolak
dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel Pemuatan berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Demurrage. Hasil penelitian ini sesuai
dengan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Qanita
Insyira (21) yang melakukan penelitian pada penyebab
keterlambatan pemuatan di Pelabuhan yang melakukan penelitian penyebab besarnya biaya logistik
demurrage di Tambang yang melakukan penelitian keterlambatan proses
pemuatan� pada kegiatan transhipment di
Taboneo menemukan bahwa Pemuatan memiliki pengaruh yang positif dan
signifikan terhadap Demurrage.
Berdasarkan
hasil uji hipotesis di atas, dihasilkan nilai t-value = 3,167 > 1,96
dan nilai probability = 0,001 < 0,05 sehingga H0 ditolak
dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel pemuatan berpengaruh
positif dan signifikan terhadap coal transhipment. Hasil penelitian ini
sesuai dengan hasil penelitian terdahulu yang terkait Pengukuran optimalisasi Coal
Transhipment dan penelitian pada penyebab keterlabatan pemuatan di
Pelabuhan menemukan bahwa Pemuatan memiliki pengaruh yang positif dan
signifikan terhadap Coal Transhipment (FRISKA,
2023).
Berdasarkan
hasil uji hipotesis di atas, dihasilkan nilai t-value = 2,873 > 1,96
dan nilai probability = 0,002 < 0,05 sehingga H0 ditolak
dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel coal transhipment
berpengaruh positif dan signifikan terhadap demurrage. Hasil penelitian
ini sesuai dengan hasil penelitian terdahulu terkait Pengukuran optimalisasi
Coal Transhipment, penelitian penyebab besarnya biaya logistik demurrage yang kedua
terbesar di Tambang AMC, yang melakukan penelitian Jadwal Kapal yang melakuakan
penelitian optimalisasi Agen kapal di Coal
Transhipment ,melakukan penelitian pada PT. Indominco Mandiri terkait
besarnya biaya demurrage menemukan bahwa Coal Transhipment
memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Demurrage.
Berdasarkan
hasil uji hipotesis di atas, dihasilkan nilai t-value = 2,487 > 1,96
dan nilai probability = 0,007 < 0,05 sehingga H0 ditolak
dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel rantai pasok berpengaruh
positif� tidak langsung dan signifikan
terhadap demurrage melalui coal transshipment. Hasil penelitian ini sesuai
dengan hasil penelitian terdahulu yang melakukan peneltian penyebab besarnya biaya logistik
demurrage di Tambang AMC,� penelitian
pada rantai pasok di Pelabuhan Tarahan , terkait Pengukuran optimalisasi Coal
Transhipment yang melakukan penelitian pada PT. Indominco Mandiri terkait
besarnya
biaya
demurrage menemukan bahwa Rantai Pasok memiliki pengaruh yang positif tidak
lansung dan signifikan terhadap demurrage melalui coal transhipment
Berdasarkan
hasil uji hipotesis di atas, dihasilkan nilai t-value = 2,836 > 1,96
dan nilai probability = 0,033 < 0,05 sehingga H0 diterima
dan H1 ditolak yang berarti bahwa variabel pemuatan berpengaruh
positif tidak langsung dan signifikan terhadap demurrage melalui coal transshipment.
Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian terdahulu yang melakukan penelitian
keterlambatan proses pemuatan pada kegiatan transhipment di Taboneo, yang
melakukan peneltian penyebab besarnya biaya
logistik demurrage di Tambang AMC,� penelitian
pada rantai pasok di Pelabuhan Tarahan, terkait Pengukuran optimalisasi Coal
Transhipment yang melakukan penelitian pada PT. Indominco Mandiri terkait
besarnya biaya demurrage menemukan bahwa Pemuatan memiliki pengaruh yang positif
tidak langsung dan signifikan terhadap demurrage melalui coal transshipment.
KESIMPULAN
Berdasarkan
hasil pembahasan pada penelitian ini, dapat disimpulkan beberapa temuan penting
terkait dengan hubungan antar variabel dalam rantai pasok dan proses demurrage
pada transhipment batu bara. Pertama, tidak terdapat pengaruh langsung dan
signifikan positif rantai pasok terhadap demurrage. Kedua, terdapat pengaruh
langsung dan signifikan positif rantai pasok terhadap coal transhipment.
Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuatan memiliki pengaruh
langsung dan signifikan positif terhadap demurrage serta coal transhipment.
Kemudian, coal transhipment juga memiliki pengaruh langsung dan signifikan
positif terhadap demurrage. Selain itu, terdapat pengaruh tidak langsung dan
signifikan positif rantai pasok terhadap demurrage melalui coal transhipment.
Demikian pula, pemuatan juga memiliki pengaruh tidak langsung dan signifikan
positif terhadap demurrage melalui coal transhipment. Temuan ini memberikan
pemahaman mendalam tentang dinamika hubungan antar variabel dalam rantai pasok
serta implikasinya pada proses demurrage dan transhipment batu bara.
BIBLIOGRAFI
Arif, M., & Sudiarti, S. (2022). Antaseden
Kontrak Jual Beli Salam Istishna�dalam Kehidupan. Jurnal SALMAN (Sosial Dan
Manajemen), 3(2), 93�100.
Bachtiar Arif Nur
Abdiansyah, S. H., Taufik, M., MM, M. H., & Soesi Idayanti, M. H. (2023). Problematika
Hukum Penerapan Standar Keamanan Pengangkutan Laut. Tanah Air Beta.
Filatrovi, E. W.
(2019). Perilaku Keselamatan Kerja Karyawan. Econbank: Journal of Economics
and Banking, 1(1), 79�87.
Friska, O. U. (2023). Analisis
Terjadinya Penundaan Pemuatan Pada Proses Transhipment Batu Bara Rute Bintang
Ninggi-Taboneo Di PT. Energi Samudra Logistics. Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang.
Handayani, P. W.,
Hidayanto, A. N., Pinem, A. A., Azzahro, F., & Munajat, Q. (2023). Konsep
CB-SEM dan SEM-PLS Disertai Dengan Contoh Kasus. PT. RajaGrafindo
Persada-Rajawali Pers.
Harini, C. (2015).
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Reputasi, Kepuasan dan Loyalitas Nasabah
(Studi pada Nasabah Bank Mandiri Cabang Pemuda Semarang). Jurnal Ekonomi Dan
Bisnis Kontemporer, 1(02).
Lestari, M. (2019).
Hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak. Jurnal Pendidikan Anak,
8(1), 84�90.
Manik, W. (2023). Analisis
Faktor Penyebab Demurrage Terhadap Kelancaran Pemuatan Batu Bara Pada Proses
Transhipment Di PT. Jaya Pandu Transindo Sejati Dan Maritim. Politeknik
Pelayaran Sumatera Barat.
Nopriansah, N., &
Nugraha, U. (2023). Perbandingan Latihan Lompat Menggunakan Box dengan Lompat
Tanpa Box Terhadap Hasil Smash Bola Voli pada Team Elsan Kota Jambi. Jurnal
Pion, 3(1), 34�38.
Nursani, D., &
Rachman, A. (2021). Pengantar Manajemen Rantai Pasok.
Pamungkas, G. A. R. I.
(2020). Pengaruh Lamanya Berthing Time Tongkang Di Terminal Khusus Pt. Berau
Coal Terhadap Idle Time Kapal Di Transhipment Muara Pantai, Berau, Kalimantan
Timur. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran.
Pribadi, A. A., &
Rachmawati, I. (n.d.). Analisis Pengaruh �Hedonic Dan Utilitarian Features
Generasi Y Terhadap Loyalitas Pelanggan Trivago Di Indonesia�(Dengan Intern
Variabel Brand Equity, Trust, Dan Flow) Analysis Of The Effect Of �Hedonic And
Utilitarian Features Generation Y On Trivago Customer Loyalty In Indonesia.�
Rizal, M. H. (2015).
Simulasi Proses Pemuatan Kapal Di Pelabuhan PT. Wina Gresik Dengan Tujuan
Mengurangi Demurrage. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXII.
Triani, R., &
Novani, S. (2023). Menciptakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Melalui
Value Co-Creation Dalam Akuakultur Darat di Indonesia. TheJournalish: Social
and Government, 4(5), 292�308.
Yudianto, Y.,
Supriyadi, D., & Kosasih, K. (2023). Dampak Perselisihan Ukraina-Rusia 2022
Terhadap Perekonomian, Inflasi, Perdagangan Internasional di Asia Tenggara. Coopetition:
Jurnal Ilmiah Manajemen, 14(2), 293�306.