Jurnal Impresi Indonesia (JII)
Vol.1, No. 3, Maret 2022
p-ISSN: 2828-1284 ISSN: 2810-062x
website: https://rivierapublishing.id/JII/index.php/jii/index
Doi: 10.36418/jii.v1i3.26 298
PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI, KEBIJAKAN DIVIDEN, STRUKTUR
MODAl, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, UKURAN PERUSAHAAN
TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
Iing Lukman1, Satria Gana Albar 2
Fakultas Ekonomi, Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Indonesia
ilukman371@gmail.com, satriaalbar11@gmail.com
Abstract
Received:
28-02-2022
Introduction: The effect of investment decisions,
dividend policy, capital structure, firm growth, and
firm size on firm value in manufacturing firms.
Objective: The purpose of this study was to determine
the effect of investment decisions, dividend policy,
capital structure, firm growth, firm size on firm value.
Methods: Based on purposive sampling method,
samples were obtained from 102 samples of
manufacturing companies. Testing the hypothesis of
this study using the method of multiple regression
analysis on the Eviews 9.0 application program.
Results: The results show that investment decisions
have no effect on firm value with a significance value of
0.7748. Dividend policy has an effect on firm value with
a significance value of 0.0000, capital structure affects
firm value with a significance value of 0.0391, firm
growth has no effect on firm value with a significance
value of 0.3415, firm size affects firm value with a
significance value of 0 ,0028. Conclusion: This
research can be concluded that investment decisions,
and company growth have no significant effect on firm
value in manufacturing companies listed on the
Indonesia Stock Exchange (IDX) 2017-2019 while
dividend policy, capital structure, and firm size have a
significant effect on value Company.
Accepted:
01-03-2022
Published:
20-03-2022
Keywords:
investment
decisions,
Dividend Policy,
capital structure,
firm growth, and
firm size.
Abstrak
Kata
kunci:
keputusan
investasi,
kebijakan
dividen, struktur
modal,
pertumbuhan
perusahaan, dan
ukuran
perusahaan.
Pendahuluan: Pengaruh keputusan investasi,
Kebijakan Dividen, struktur modal, pertumbuhan
perusahaan, dan ukuran perusahaan terhadap nilai
perusahaan pada perusahaan manufaktur. Tujuan:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
keputusan investasi, kebijakan dividen, struktur modal,
pertumbuhan perusahaan, ukuran perusahaan terhadap
nilai perusahaan. Metode: Berdasarkan metode
purposive sampling, sampel diperoleh dari 102 sampel
perusahaan manufaktur. Pengujian hipotesis penelitian
ini menggunakan metode analisis regresi berganda pada
program aplikasi Eviews 9.0. Hasil: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa keputusan investasi tidak
berpengaruh terhadap nilai perusahaan dengan nilai
signifikansi sebesar 0,7748. Kebijakan dividen
berpengaruh terhadap nilai perusahaan dengan nilai
signifikansi 0,0000, struktur modal berpengaruh
terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi
Iing Lukman, Satria Gana Albar
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 3, Maret 2022 299
0,0391, pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh
terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi
0,3415, ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai
perusahaan dengan signifikansi nilai 0,0028.
Kesimpulan: Penelitian ini dapat diambil kesimpulan
yaitu Keputusan Investasi, dan Pertumbuhan
Perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai
Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2017-2019 sedangkan
Kebijakan Dividen, Struktur Modal, dan Ukuran
Perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap
Nilai Perusahaan.
Corresponding Author: Satria Gana Albar
E-mail: satriaalbar11@gmail.com
PENDAHULUAN
Pasar Modal di Indonesia saat ini sangat penting perannya sebagai salah satu sumber
pendanaan jangka panjang dunia usaha, dan pemerintah sebagai salah satu sumber
pendapatan untuk membiayai berbagai pembangunan nasional.
Nilai perusahaan yang tinggi dapat tercermin dari harga pasar saham yang tinggi
(Sukirni, 2012) dalam (A. A. Ngurah Dharma Adi Putra & Lestari, 2016). Nilai perusahaan
yang tinggi juga mengindikasikan kemakmuran pemegang saham yang tinggi, karena
semakin tinggi nilai perusahaan investor akan mendapat keuntungan tambahan selain
dividen yang diberikan oleh pihak perusahaan yaitu berupa capital gain dari saham yang
mereka miliki (Astika, Suryandari, & Putra, 2019).
Menurut Heizer, dkk (2005) dalam (Sagala, 2018) Manufaktur berasal dari kata
manufacture yang berarti membuat dengan tangan (manual) atau dengan mesin sehingga
menghasilkan sesuatu barang.
Data IHS Markit melaporkan, Purchasing Manager Index (PMI) Indonesia per
November 2019 berada pada angka 48,2 (Fahmi, 2020). Perolehan ini sedikit lebih tinggi
dibandingkan PMI manufaktur Indonesia pada oktober 2019 yang berada pada angka 47,7.
Sementara itu, pertumbuhan sektor pengolahan selama 2019 baru dapat menembus angka
4% pada kuartal III/2019 sebesar 4,1 %. Sementara itu, pertumbuhan pada kuartal I dan II
masing-masing 3,9% dan 3,5%. Kendati demikian, Airlangga mengatakan kondisi industri
manufaktur terbilang cukup baik. Hal ini ditandai dari adanya investasi yang masuk ke
Indonesia pada bidang ini. Di sisi lain, Airlangga mengakui sektor ini masih membutuhkan
banyak investasi untuk kembali meningkatkan perannya dalam perekonomian Negara.
Perusahaan membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya yang bisa
didapatkan melalui investor, Investasi adalah mengorbankan aset yang dimiliki sekarang
untuk mendapatkan aset pada masa yang akan datang dengan jumlah yang lebih besar
Myers (1977) dalam (Muhamad Rizaldi Adiyuwono Putra & Sarumpaet, 2017). Calon
investor mempertimbangkan beberapa hal yang berhubungan dengan informasi yang dapat
mereka gunakan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.
Keputusan dan kebijakan manajer menyangkut tiga hal yaitu keputusan investasi,
keputusan pendanaan dan kebijakan dividen. Keputusan tersebut saling memengaruhi satu
dengan yang lainnya dan dapat mempengaruhi nilai perusahaan (Pamungkas &
Puspaningsih, 2013).
Sumber pendanaan dari setiap perusahaan dibagi kedalam dua kategori yaitu sumber
pendanaan internal dan sumber pendanaan eksternal. Sumber pendanaan internal dapat
diperoleh dari laba ditahan dan depresiasi aktiva tetap sedangkan sumber pendanaan
eksternal dapat diperoleh dari para kreditur yang disebut dengan hutang dan modal sendiri
(Fradika, 2018). Kebijakan dividen memiliki peran yang penting dalam menjelaskan nilai
perusahaan. Pembayaran dividen akan menjadi alat monitoring sekaligus bonding (obligasi)
Iing Lukman, Satria Gana Albar
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 3, Maret 2022 300
bagi manajemen (Copeland, Weston, & Shastri, 2013). Salah satu hal yang dilakukan
perusahaan untuk meningkatkan dan mempertahankan kinerja perusahaan adalah
mengukur kemampuan struktur modal dalam mempengaruhi nilai perusahaan yang dapat
meningkatkan kemakmuran pemilik perusahaan.
Pertumbuhan perusahaan (Growth) adalah seberapa jauh perusahaan menempatkan
diri dalam sistem ekonomi secara keseluruhan atau sistem ekonomi untuk industri yang
sama (Syardiana, Rodoni, & Putri, 2015). Variabel terakhir yang diyakini mempengaruhi
nilai perusahaan adalah ukuran perusahaan. Menurut (Soliha dan Taswan, 2002) dalam
(Nurcahya, R. B., & Margasari, 2012), ukuran perusahaan yang besar dan tumbuh bisa
merefleksikan tingkat profit dimasa yang akan datang. Tingkat profit yang besar dapat
dilihat dari aset yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, semakin besar aset yang dimiliki
perusahaan, maka dapat melambangkan ukuran perusahaan tersebut sehingga perusahaan
dapat lebih percaya diri menjual sahammnya (Sari, 2015).
Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian (Deomedes & Kurniawan, 2018)
“Pengaruh Keputusan Investasi, Pendanaan, Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai
Perusahaan Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”, yang mana
penulis menambahkan variable yaitu: Struktur Modal, Kepemilikan Manajerial,
Pertumbuhan Perusahaan dan Ukuran perusahaan.
Penelitian ini mengambil judul tentang “Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan
Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap
Nilai Perusahaan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keputusan
investasi, kebijakan dividen, struktur modal, pertumbuhan perusahaan, ukuran perusahaan
terhadap nilai perusahaan.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kuantitatif. Data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data sekunder, data sekunder adalah data yang diperoleh
peneliti dari sumber yang sudah ada. Data yang di dapat melalui laporan keuangan tahun
2016-2018. Sumber data dapat diperoleh dari website Indonesia Stock Exchange (IDX).
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun
2016-2018. Perusahaan yang memenuhi kriteria akan dijadikan sampel terdapat 156
perusahaan sebagai populasi dalam penelitian ini.
Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive
sampling populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang
terdaftar dengan beberapa kriteria yang ditentukan oleh peneliti perusahaan, yang
digunakan adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2017-2019 yang
berjumlah 40 perusahaan yang menjadi sampelnya.
Penelitian ini menggunakan teknik pengolahan data statistik deskriptif untuk
menggambarkan atau mendeskripsikan sebuah data menjadi informasi yang lebih jelas dan
mudah untuk dipahami, Uji asumsi klasik terdiri dari uji normalitas, multikolonieritas, uji
autokolerasi.
Hipotesis untuk penelitian ini menggunakan uji regresi berganda. Model regresi
berganda pada umumnya digunakan dalam menguji variabel dependen dan variabel
independen, untuk jumlah variabel independen yang lebih dari satu. Untukdapat menguji
hipotesis ini digunakan rumus regresi (Sugiyono, 2019).
Y= α+β1X1 + β2X2 3X3 + β4X4 5X5+ β6X6+ β7X7 + 𝝐
Koefesien determinasi mengukur seberapa besar kemampuan semua variabel uji
Signifikasi simultan untuk memperlihatkan apakah keseluruhan dari variabel independen
(bebas) yang dimasukkan di dalam model memiliki pengaruh secara bersama-sama atau
simultan terhadap variabel dependen (terikat), uji statistik T untuk dapat memperlihatkan
seberapa jauh pengaruh satu variabel penjelas atau independen secara individual.
Iing Lukman, Satria Gana Albar
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 3, Maret 2022 301
HASIL DAN PEMBAHASAN
Statistik deskriptif memberikan gambaran awal variabel penelitian dan digunakan
untuk mengetahui karakteristik sampel yang digunakan dalam penelitian. Tabel 1
menampilkan data statistik secara umum dari seluruh data yang digunakan:
Tabel 1. Hasil Statistik Deskriptif
NP
KI
SM
PP
UP
Mean
1.543741
16.97098
0.475678
0.138922
28.53478
Median
1.038963
12.74745
0.431990
0.073942
27.96526
Maximum
5.701654
246.000
0
1.947497
1.799143
33.49453
Minimum
-0.131457
-128.7671
0.116557
-0.379635
25.21557
Std. Dev.
1.314557
32.64399
0.325144
0.340701
1.959666
Skewness
1.337211
2.986141
1.951412
3.453284
0.662267
Kurtosis
4.057787
29.42627
8.489311
15.81911
2.701826
Jarque-Bera
35.15365
3119.567
192.7994
901.1286
7.834007
Probability
0.000000
0.00000
0
0.000000
0.000000
0.019901
Sum
157.4616
1731.040
48.51918
14.17003
2910.547
Sum Sq. Dev.
174.5340
107628.7
10.67758
11.72380
387.8695
Observations
102
102
102
102
102
Sumber refrensi data tabel: Output Program Eviews 9.0
Berdasarkan tabel 1 di atas bahwa hasil statistik deskriptif:
1. Rata-rata variabel Nilai Perusahaan (NP) adalah 1.543741 dengan standar deviasi
1.314557. Nilai maksimum sebesar 5.701654 dan nilai minimum sebesar -0.131457. Hal
ini dapat diindikasikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini bervariatif dan
menyebar diantara nilai maksimum dan minimum.
2. Rata-rata variabel Keputusan Investasi (KI) adalah 16.97098 dengan standar deviasi
32.64399. Nilai maksimum sebesar 246.0000 dan nilai minimum sebesar -0.131457.
Hal ini dapat diindikasikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini bervariatif
dan menyebar diantara nilai maksimum dan minimum.
3. Rata-rata variabel Kebijakan Dividen (KD) adalah 0.298422 dengan standar deviasi
0.243826. Nilai maksimum sebesar 1.204030 dan nilai minimum sebesar -0.440917.
Hal ini dapat diindikasikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini bervariatif
dan menyebar diantara nilai maksimum dan minimum.
4. Rata-rata variabel Struktur Modal (SM) adalah 0.475678 dengan standar deviasi
0.325144. Nilai maksimum sebesar 1.947497 dan nilai minimum sebesar 0.116557. Hal
ini dapat diindikasikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini bervariatif dan
menyebar diantara nilai maksimum dan minimum.
5. Rata-rata variabel Pertumbuhan Perusahaan (PP) adalah 0.138922 dengan standar
deviasi 0.340701. Nilai maksimum sebesar 77.78222 dan nilai minimum sebesar 1.30E-
05. Hal ini dapat diindikasikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini
bervariatif dan menyebar diantara nilai maksimum dan minimum.
6. Rata-rata variabel Ukuran Perusahaan (UP) adalah 28.53478 dengan standar deviasi
1.959666. Nilai maksimum sebesar 1.799143 dan nilai minimum sebesar -0.379635. Hal
ini dapat diindikasikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini bervariatif dan
menyebar diantara nilai maksimum dan minimum.
7. Jumlah sampel data adalah sebanyak 102 perusahaan manufaktur yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2019.
Iing Lukman, Satria Gana Albar
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 3, Maret 2022 302
0
4
8
12
16
20
-1.5 -1.0 -0.5 0.0 0.5 1.0 1.5 2.0 2.5 3.0
Series: Standardized Residuals
Sample 2017 2019
Observations 102
Mean 0.019571
Median -0.264507
Maximum 3.111031
Minimum -1.670649
Std. Dev. 1.063291
Skewness 1.068138
Kurtosis 3.627614
Jarque-Bera 21.06969
Probability 0.000027
Gambar 1. Output regresi
Sumber refrensi data tabel: Output Program Eviews 9.0
Berdasarkan hasil pengujian persamaan regresi diatas dapat disimpulkan bahwa nilai
residual dari persamaan regresi diatas dapat terdistribusi tidak normal karena probability
sebesar 0,000027 berada dibawah 0,05. Merujuk pada asumsi Central Limit Theorem yang
menyatakan bahwa untuk sampel besar terutama lebih dari 30 (n30), distribusi sampel
dianggap mendekati distribusi normal, Dielman (1961) dalam (Minatti et al., 2014).
Tabel 2. Corelation Antara Variabel Independen
NP
KI
KB
SM
PP
UP
NP
1.000000
0.100560
0.448125
-0.247532
-0.021075
0.414418
KI
0.100560
1.000000
0.198868
-0.046181
0.034864
0.154193
KP
-0.052884
0.005197
-0.135801
0.542519
-0.053965
-0.114524
KB
0.448125
0.198868
1.000000
-0.160707
0.075689
0.301728
SM
-0.247532
-0.046181
-0.160707
1.000000
0.039253
-0.155492
KM
0.080680
0.063542
-0.053038
0.212911
-0.100682
-0.096125
PP
-0.021075
0.034864
0.075689
0.039253
1.000000
0.119600
UP
0.414418
0.154193
0.301728
-0.155492
0.119600
1.000000
Sumber: Output Program Eviews 8.0 dan Olahan Excel 2007
Hasil tabel diatas secara jelas menunjukkan bahwa nilai korelasi (derajat keeratan)
diantara variabel independen sangat rendah <0,09. Hal tersebut berarti tidak terjadi
masalah multikolinearitas antara variabel independen dalam model penelitian.
Uji autokorelasi Berikut ini adalah output Uji Durbin Watson :
AutokorelasiRagu- Tidak ada Ragu- Autokorelasi
positif ragu autokorelasi ragu- negatif
dL dU DW 4-dU 4-dL
0 1.5340 1.8261 1.840822 2.1739 2.1739 4
Sumber: Hasil olahan penulis
Berdasarkan pengujian diatas, dapat dilihat bahwa DW-stat berada dalam daerah
yang tidak terdapat autokorelasi.
Iing Lukman, Satria Gana Albar
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 3, Maret 2022 303
Tabel 3. Hasil Regresi Linier Berganda Common Effect Model
Variable
Coefficient
Std. Error
t-Statistic
Prob.
C
-3.728000
1.626284
-2.292342
0.0241
Keputusan Investasi
-0.000960
0.003344
-0.286973
0.7748
Keputusan Pendanaan
0.058922
0.065475
0.899905
0.3705
Kebijakan Dividen
1.912033
0.436321
4.382167
0.0000
Struktur Modal
-0.833198
0.398288
-2.091950
0.0391
Kepemilikan
Manajerial
0.009609
0.009798
0.980630
0.3293
Pertumbuhan
Perusahaan
-0.269316
0.281715
-0.955986
0.3415
Ukuran Perusahaan
0.057242
3.066282
0.0028
Sumber: Output Program Eviews 9.0 dan Olahan Excel 2007
Sesuai dengan tabel 3, maka hasil analisis regresi linier berganda dapat ditulis
sebagai berikut:
Y= α + β1X1 + β2X2 + β3X3+ β4X4 + β5X5 + β6X6 + β7X7 + e
Y= -3.728000 + -0.000960X1 + 0.058922X2 + 1.912033X3 + -0.833198X4 + 0.009609X5
+ -0.269316X6 + 0.175519X7
Keterangan :
(-) = menunjukkan apabila nilai variabel bebas X naik maka variabel Y akan turun
(+) = menunjukkan apabila nilai variabel bebas X naik maka variabel Y akan naik
Dari hasil estimasi tersebut dapat diartikan sebagai berikut :
1. Koefisien Regresi (𝛃1) Keputusan Investasi
Koefisien regresi (β1) Keputusan Investasi adalah -0.000960. Hal ini menunjukkan
bahwa Keputusan Investasi naik Rp.1 maka Nilai Perusahaan akan turun sebesar -0.000960
dengan asumsi variabel lain dianggap konstan.
2. Koefisien Regresi (𝚩3) Kebijakan Dividen
Koefisien regresi (β3) Kebijakan Dividen adalah sebesar 1.912033. Hal ini
menunjukkan bahwa jika Kebijakan Dividen naik Rp.1 maka Nilai Perusahaan akan naik
sebesar 1.912033 dengan variabel lain dianggap konstan.
3. Koefisien Regresi (𝛃4) Struktur Modal perusahaan
Koefisien regresi (β4) Struktur Modal adalah sebesar -0.833198. Hal ini
menunjukkan bahwa jika Struktur Modal naik Rp.1 maka Nilai Perusahaan akan turun
sebesar -0.833198 dengan variabel lain dianggap konstan.
4. Koefisien Regresi (𝛃5) Pertumbuhan Perusahaan
Koefisien regresi (β5) Pertumbuhan Perusahaan adalah sebesar -0.269316. Hal ini
menunjukkan bahwa jika Pertumbuhan Perusahaan Rp.1 maka Nilai Perusahaan akan
turun sebesar -0.269316 dengan variabel lain dianggap konstan.
5. Koefisien Regresi (𝛃5) Ukuran Perusahaan
Koefisien regresi (β5) Ukuran Perusahaan adalah sebesar 0.175519. Hal ini
menunjukkan bahwa jika Ukuran Perusahaan Rp.1 maka Nilai Perusahaan akan naik
sebesar 0.175519 dengan variabel lain dianggap konstan.
Iing Lukman, Satria Gana Albar
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 3, Maret 2022 304
Tabel 4. Hasil Uji Signifikansi Dengan Uji T
Variabel
t-hitung
t-tabel
Prob.
Keterangan
Ha
Keputusan Investasi
-0.286973
1.66123
0.7748
Tidak
Signifikan
Ditolak
Kebijakan Dividen
4.321867
1.66123
0.0000
Signifikan
Diterima
Struktur Modal
-2.091950
1.66123
0.0391
Signifikan
Diterima
Pertumbuhan
Perusahaan
-0.955986
1.66123
0.3145
Tidak
Signifikan
Ditolak
Ukuran Perusahaan
3.066282
1.66123
0.0028
Signifikan
Diterima
Sumber: Output Program Eviews 9.0 dan Olahan Excel 2007
1. Uji Hipotesis Pertama
Berdasarkan tabel 4 diperoleh hasil bahwa variabel Keputusan Investasi memiliki t-
hitung (-0.286973) <t-tabel (1.66123) dan nilai Keputusan Investasi lebih besar dari tingkat
signifikansi yang digunakan (0.7748 > 0,05), sehingga Ha1 yang menyatakan Keputusan
Investasi berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan ditolak.
2. Uji Hipotesis Ketiga
Berdasarkan tabel 44 diperoleh hasil bahwa variable Kebijakan Dividen memiliki t-
hitung (4.382167) >t-tabel (1.66123) dan nilai Kebijakan Dividen lebih kecil dari tingkat
signifikansi yang digunakan (0.0000< 0,05), sehingga Ha3 yang menyatakan Kebijakan
Dividen berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan diterima.
3. Uji Hipotesis Keempat
Berdasarkan tabel 4 diperoleh hasil bahwa variabel Struktur Modal memiliki t-hitung(-
2.091950) <t-tabel(1.66123) dan Struktur Modal lebih kecil dari tingkat signifikansi yang
digunakan (0.0391 > 0,05), sehingga Ha4 yang menyatakan struktur modal berpengaruh
terhadap Nilai Perusahaan diterima.
4. Uji Hipotesis Keenam
Berdasarkan tabel 4 diperoleh hasil bahwa variabel Pertumbuhan Perusahaan
memiliki t-hitung (-0.955986) >T-tabel (1.66123) dan nilai Pertumbuhan Perusahaan lebih
besar dari tingkat signifikansi yang digunakan (0.3415 > 0,05), sehingga Ha6 yang
menyatakan Pertumbuhan Perusahaan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan
ditolak.
5. Uji Hipotesis Ketujuh
Berdasarkan tabel 4 diperoleh hasil bahwa variabel Ukuran Perusahaan memiliki t-
hitung (3.066282) >T-tabel (1.66123) dan nilai Kepemilikan Manajerial lebih kecil dari
tingkat signifikansi yang digunakan (0.0028 < 0,05), sehingga Ha7 yang menyatakan
Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan diterima.
Iing Lukman, Satria Gana Albar
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 3, Maret 2022 305
Tabel 5. Uji simultan (Uji F)
R-squared
0.350872
Adjusted R-squared
0.302533
S.E. of regression
1.102360
Sum squared resid
114.2285
F-statistic
7.258537
Prob(F-statistic)
0.000001
Sumber: Output Program Eviews 9.0 dan Olahan Excel 2007
Pengujian ini dilakukan dengan membandingkan nilai probabilitas F-statistic
terhadap tingkat signifikansi α (5% atau 0,05). Adapun kriteria penerimaan hipotesis
adalah sebagai berikut:
H0 (Hipotesis Nol): µ = 0 (tidak ada pengaruh)
Ha(Hipotesis Alternatif): µ ≠ 0 (ada pengaruh)
Tabel 6. Rangkuman hasil uji signifikansi simultan dengan uji F
Probabilitas F
hitung
Siginifikansi
Keputusan
0.000001
0,05
Ha diterima
Sumber: Output Program Eviews 9.0 dan Olahan Excel 2007.
Tabel 7. Uji Determinasi
R-squared
0.350872
Adjusted R-squared
0.302533
Sumber: Output Program Eviews 8.0
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa nilai koefisien
determinasi adalah sebesar 0.302533. Nilai ini berarti bahwa persentase sumbangan
pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan sebesar 30,02%, sedangkan
sisanya sebesar 69,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian
ini.
Pembahasan
Hasil pengujian regresi linier berganda dalam penelitian ini telah berhasil menemukan
hubungan Keputusan Investasi terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi 0,7748
dan nilai koefisien -0.000960. Nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05 menyatakan
bahwa hipotesis ini ditolak, sehingga dapat disimpulkan Nilai Perusahaan tidak berpengaruh
signifikan terhadap harga struktur modal. Dari hasil uji statistik di atas terlihat bahwa
Keputusan Investasi tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.
Hasil pengujian regresi linier berganda dalam penelitian ini telah berhasil menemukan
hubungan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi 0.0000
dan nilai koefisien 4.382167. Nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 menyatakan bahwa
hipotesis ini diterima, sehingga dapat disimpulkan Kebijakan Dividen berpengaruh terhadap
Nilai Perusahaan. Dari hasil uji statistik di atas terlihat risiko bisnis tidakberpengaruh
terhadap struktur modal. Hal ini sesuai dengan pernyataan (Naufal, 2014) kebijakan dividen
adalah presentase laba yang dibayarkan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen
tunai, penjagaan stabilitas dividen dari waktu ke waktu, pembagian dividen saham, dan
pembelian kembali saham.
Iing Lukman, Satria Gana Albar
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 3, Maret 2022 306
Hasil pengujian regresi linier berganda dalam penelitian ini telah berhasil menemukan
hubungan Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi 0.0391 dan
nilai koefisien -2.091950. Nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 menyatakan bahwa
hipotesis ini diterima, sehingga dapat disimpulkan Struktur Modal berpengaruh terhadap
Nilai Perusahaan.
Hasil pengujian regresi linier berganda dalam penelitian ini telah berhasil menemukan
hubungan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi
0.3415 dan nilai koefisien -0.955986. Nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05
menyatakan bahwa hipotesis ini ditolak, sehingga dapat disimpulkan Pertumbuhan
Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.Hal ini menunjukkan bahwa
perusahaan yang sedang menghadapi kesempatan pertumbuhan yang rendah, maka rasio
utang yang rendah dan berhubungan secara positif dengan Nilai Perusahaan.
Hasil pengujian regresi linier berganda dalam penelitian ini telah berhasil menemukan
hubungan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi 0.0028
dan nilai koefisien 3.066282. Nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 menyatakan bahwa
hipotesis ini diterima, sehingga dapat disimpulkan Ukuran Perusahaan berpengaruh
terhadap Nilai Perusahaan.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya dapat diambil
kesimpulan yaitu Keputusan Investasi, dan Pertumbuhan Perusahaan tidak berpengaruh
signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia (BEI) 2017-2019 sedangkan Kebijakan Dividen, Struktur Modal, dan Ukuran
Perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Perusahaan.
BIBLIOGRAFI
Astika, I. Gede, Suryandari, Ni Nyoman Ayu, & Putra, Gde Bagus Brahma. (2019). Pengaruh
Profitabilitas, Kebijakan Dividen Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan
Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode
2015-2018. Seminar Nasional Inovasi Dalam Penelitian Sains, Teknologi Dan
Humaniora-InoBali, 574585. Google Scholar
Copeland, T. E., Weston, J. F., & Shastri, K. (2013). Financial Theory and Corporate Policy
Pearson. Google Scholar
Deomedes, Stepanus Dedy, & Kurniawan, Asma. (2018). Pengaruh Keputusan Investasi,
Pendanaan, Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan
Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal GeoEkonomi, 9(2), 100116.
Google Scholar
Fahmi, M. N. (2020). Analisis Pengaruh Defisit Transaksi Berjalan, Indeks Harga Konsumen
(IHK) dan Purchasing Manager’s Index (PMI) terhadap harga saham (Studi Perusahaan
Yang Terdaftar di JII Periode 2015-2018). Semarang: UIN Walisongo. Google Scholar
Fradika, Bobby. (2018). Pengaruh Profitabilitas, Likuditas, Pertumbuhan Penjualan, Dan
Ukuran Perusahaan Terhadap Kebijakan Hutang Pada Perusahaan Sektor Barang
Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017. Universitas
Islam Riau. Google Scholar
Minatti, Gabriele, Faenzi, Marco, Martini, Enrica, Caminita, Francesco, De Vita, Paolo,
González-Ovejero, David, Sabbadini, Marco, & Maci, Stefano. (2014). Modulated
metasurface antennas for space: Synthesis, analysis and realizations. IEEE
Transactions on Antennas and Propagation, 63(4), 12881300. Google Scholar
Naufal, Harmono. (2014). Manajemen Keuangan: Berbasis Balanced Scorecard: Pendekatan
Teori, Kasus, dan Riset Bisnis. Jakarta: Bumi Aksara. Google Scholar
Nurcahya, R. B., & Margasari, N. (2012). Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan,
Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Sektor Food and Beverages
Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Univesitas Negri Jogjakarta. Google Scholar
Pamungkas, Hesti Setyorini, & Puspaningsih, Abriyani. (2013). Pengaruh keputusan
Iing Lukman, Satria Gana Albar
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Struktur Modal, Pertumbuhan
Perusahaan, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 3, Maret 2022 307
investasi, keputusan pendanaan, kebijakan dividen dan ukuran perusahaan terhadap
nilai perusahaan. Jurnal Akuntansi Dan Auditing Indonesia, 17(2), 156165. Google
Scholar
Putra, A. A. Ngurah Dharma Adi, & Lestari, Putu Vivi. (2016). Pengaruh kebijakan dividen,
likuiditas, profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Udayana
University. Google Scholar
Putra, Muhamad Rizaldi Adiyuwono, & Sarumpaet, Tetty Lasniroha. (2017). Pengaruh
Kebijakan Hutang, Kebijakan Dividen, Kebijakan Investasi dan Profitabilitas
Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan sub sektor perbankan
yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2015). Seminar Nasional
Akuntansi dan Bisnis (SNAB), Fakultas Ekonomi Universitas …. Google Scholar
Sagala, Jersa Elisa. (2018). Analisis Sistem Pengendalian Internal Pada Pembelian Bahan
Baku Impor Yang Terhambat Di Bea Cukai (Studi Kasus Pada Perusahaan PT. Sanbe
Farma Kota Bandung). Diss. Universitas Widyatama. Google Scholar
Sari, Wanda Novita. (2015). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kebijakan Dividen,
Profitabilitas, Pertumbuhan Perusahaan, Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan.
Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjung Pinang. Tanjung Pinang:
Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Google Scholar
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Google Scholar
Syardiana, Gita, Rodoni, Ahmad, & Putri, Zuwesty Eka. (2015). Pengaruh investment
opportunity set, struktur modal, pertumbuhan perusahaan, dan return on asset
terhadap nilai perusahaan. Akuntabilitas, 8(1), 3946. Google Scholar