PENGARUH
PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MEMILIH JASA BENGKEL SEPEDA “OJI BIKE”
Wawan Yuswanto
Program Studi Manajemen, STIE STMY Majalengka,
Jawa Barat, Indonesia
|
|
Abstract |
|
|
Received: |
10-02-2022 |
Introduction
: Every company must be smart to look for
loopholes to take advantage of existing opportunities and try to avoid
obstacles they encounter. A company engaged in the business world exists and
has limited resources. This will lead to competition between traders. Purpose : The
purpose of this study is to find out the effect of promotion on consumer
decisions to choose OJI BIKE bike repair services. Method : This
research is used two types of analysis, namely descriptive analysis,
especially quantitative analysis for qualitative variables and forms of
hypothesis testing using statistical tests. Descriptive analysis is used to
look at causal factors, whereas quantitative analysis focuses on uncovering
the behavior of the variables studied. Result : The result of the regression coefficient
calculation is obtained by the conclusion of the regression model as follows:
Y = 6.117 + 0.3401X. The constant value a means that when X is 0, Y is 6.117.
While the regression coefficient b indicates that the promotion (X) is positive,
the consumer decision (Y) will increase by 0.3401. Manually calculating the
correlation coefficient results in a value of 0.6259. Conclusion : To interpret the
value of the correlation coefficient, the correlation coefficient value of
0.6259 indicates a strong relationship between promotion and consumer
decisions at the Oji Bike Workshop. This means that the increase in the value
of promotion is also accompanied by an increase in the value of consumer
decision making at Prince's Bicycle Workshop. The testing criteria of this
hypothesis is "reject Ho if thitung > ttabel". The 5% H0 error rate was rejected because
the thitung value (6.950) was greater than the ttabel value (1.6654). So it can be concluded with a 95%
confidence level that the promotion has a significant effect on consumer
decisions on Oji Bike Workshop. |
|
Accepted: |
10-02-2022 |
|
|
Published: |
20-02-2022 |
|
|
Keywords: |
promotion;
consumer decisions; service |
|
|
|
Abstrak |
|
|
Kata kunci: |
promosi; keputusan konsumen; jasa |
Pendahuluan :
Setiap perusahaan harus pintar mencari celah untuk memanfaatkan peluang yang ada dan berusaha menghindari hambatan yang mereka temui. Sebuah perusahaan yang bergerak dalam dunia bisnis ada dan memiliki sumber daya yang terbatas. Hal ini akan menimbulkan persaingan antar pedagang. Tujuan : Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui pengaruh promosi terhadap keputusan konsumen memilih jasa reparasi sepeda OJI BIKE. Metode : Penelitian ini digunakan dua jenis analisis, yaitu analisis deskriptif, khususnya analisis kuantitatif untuk variabel kualitatif dan bentuk pengujian hipotesis dengan menggunakan uji statistik. Analisis deskriptif digunakan untuk melihat faktor-faktor penyebab, sedangkan analisis kuantitatif berfokus pada mengungkap perilaku variabel yang diteliti. Hasil : Hasil perhitungan koefisien regresi diperoleh kesimpulan model regresi sebagai berikut: Y = 6,117 +
0,3401X. Nilai konstanta a berarti
bahwa ketika X adalah 0, Y adalah 6.117. Sedangkan koefisien regresi b menunjukkan bahwa promosi (X) positif, keputusan konsumen (Y) akan meningkat sebesar 0,3401. Menghitung koefisien korelasi secara manual menghasilkan nilai 0,6259. Kesimpulan : Untuk menginterpretasikan nilai koefisien korelasi, nilai koefisien korelasi sebesar 0,6259 menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara promosi
dengan keputusan konsumen pada Bengkel Sepeda Oji Bike. Artinya peningkatan nilai promosi juga dibarengi dengan peningkatan nilai pengambilan keputusan konsumen pada Bengkel Sepeda Prince's. Kriteria pengujian hipotesis ini adalah “tolak Ho jika thitung > ttabel”. Tingkat kesalahan H0
5% ditolak karena nilai thitung (6,950) lebih besar dari
nilai ttabel (1,6654). Sehingga dapat disimpulkan dengan tingkat kepercayaan 95% bahwa promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen pada Bengkel Sepeda
Oji Bike. |
Corresponding Author: Wawan Yuswanto
E-mail: wanjus09@gmail.com
PENDAHULUAN
Promosi untuk memperkenalkan jasa yang ditawarkan harus sesuai dengan biaya
operasional perusahaan. Dalam konteks ini,
promosi merupakan cara atau alat
bagi perusahaan untuk mengkomunikasikan kepada konsumen atas jasa yang ditawarkannya (Winata, 2017).
Kita tahu bahwa produsen tidak hanya mendistribusikan barang berwujud, tetapi juga jasa. Sifat perusahaan yang memproduksi jasa sedemikian rupa sehingga jasa
tersebut tidak dapat disimpan atau ditumpuk di gudang seperti barang lainnya, sambil menunggu untuk dijual, jasa
didistribusikan yang sebagian
besar langsung dari produsen ke
konsumen (Sukadana &
Diana, 2020). Menurut (Tjiptono, 2014)
promosi jasa memerlukan penekanan yang lebih besar pada peningkatan kualitas pelayanan yang telah dikembangkan. Di antara bentuk-bentuk promosi yang ada, sarana periklanan
memegang peranan penting, dan perusahaan menggunakan hampir semua jenis periklanan,
seperti penyebaran brosur dan stiker (Agung, 2019).
Selain itu, promosi intensif bengkel sepeda Oji Bike adalah untuk mempromosikan
konsumen setia bengkel sepeda Pangeran melalui potongan harga. Hal ini akan berdampak
pada peningkatan jumlah konsumen.
Menurut (Alfred, 2013),
keputusan pembelian adalah cara konsumen
memutuskan apa yang akan dibeli berdasarkan
nilai kebutuhan. Proses pengambilan keputusan konsumen untuk membeli atau mengkonsumsi
produk dan jasa akan dipengaruhi oleh tiga faktor utama,
yaitu (a) kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh produsen dan instansi lain, (b)
perbedaan individu konsumen, (c) faktor lingkungan konsumen (Sumarwan, 2014).
Menurut (Swasta &
Handoko, 2012)
faktor-faktor yang mempengaruhi
keputusan pembelian adalah lokasi penjual
yang strategis, pelayanan
yang baik, kemampuan tenaga penjual, periklanan (promosi), dan ragam produk.
Bengkel sepeda Oji Bike adalah tempat yang tepat untuk membantu
masyarakat merawat sepedanya dengan menonjolkan layanan unik yang membuat konsumen betah dan nyaman. Semakin banyaknya usaha reparasi sepeda membuat pemilik bengkel sepeda semakin berusaha menghadapi para pesaingnya. Salah
satu cara untuk memenangkan persaingan adalah dengan melakukan promosi yang bertujuan untuk memperkenalkan jasa atau produk
yang ditawarkan dan menimbulkan
kesan yang baik terhadap produk atau jasa tersebut
sehingga masyarakat akan tertarik untuk
datang dan menjadikan tempat tersebut sebagai yang pertama untuk membantu memelihara kendaraannya (Listyawati,
2016).
Usaha bengkel sepeda mencakup semua kegiatan yang menyediakan sepeda untuk keperluan
pribadi secara langsung kepada konsumen. Keberhasilan perusahaan reparasi sepeda tergantung pada strategi pemasaran yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan kinerja perusahaan, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia,
peningkatan kualitas layanan yang diberikan, peningkatan kualitas manajemen, dan peningkatan efisiensi (Iskandar, 2018).
Kondisi bisnis bengkel sepeda di Indonesia sudah ada sejak
lama. Bengkel sepeda merupakan perusahaan bengkel sepeda yang bergerak di bidang jasa perbengkelan macam-macam sepeda yang berdiri sendiri dengan 6 karyawan yang terdiri dari 1 pemilik/manajer, 1 kasir, 4 bagian bengkel. Bengkel sepeda didirikan untuk memberikan fasilitas yang nyaman apabila konsumen yang datang langsung. Bengkel sepeda ini mengutamakan kualitas pelayanan dan pendekatan kepada konsumen. Berdasarkan latar belakang tersebut maka peneliti
tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul: “Pengaruh Promosi Terhadap Keputusan Konsumen Memilih Jasa Bengkel Sepeda “Oji
Bike” Jl. Kartini No 22. Kecamatan Majalengka Kulon Kabupaten Majalengka”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk
mengkaji pengaruh promosi terhadap keputusan konsumen memilih jasa bengkel
sepeda OJI BIKE
METODE
PENELITIAN
Metode yang digunakan adalah survei deskriptif
(survei verifikatif). Metode deskriptif sering digunakan untuk menggambarkan mengapa suatu fenomena
terjadi (Adiyanta, 2019).
Dalam bukunya, (Sugiyono, 2010)
menyatakan bahwa “metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan
untuk membuat kesimpulan yang lebih luas”. Metode deskriptif
(survey deskriptif) yang digunakan
dalam penelitian ini digunakan untuk
menginterpretasikan deskripsi
pelaksanaan promosi bengkel sepeda Oji Bike dan tingkat keputusan pembelian. Sedangkan metode explanatory (survey verifikatif)
sering digunakan untuk menguji teori-teori
yang ada, dengan menguji hipotesis untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh
antar variabel yang diteliti. Inti dari validasi pada dasarnya adalah untuk menguji
kebenaran hipotesis yang dicapai melalui pengumpulan data di lapangan. Metode explanatory (survey verifikatif)
dalam penelitian ini digunakan untuk
menjelaskan pengaruh promosi terhadap keputusan pembelitan pada bengkel sepeda Oji Bike.
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Karakteristik Responden
Tabel 1. Diskripsi Responden Berdasarkan Jenis
Kelamin
|
Jenis Kelamin |
Jumlah Responden |
Prosentase (%) |
|
Perempuan |
21 |
27.27 |
|
Laki-laki |
56 |
72.73 |
|
Jumlah |
77 |
100 |
Dari data yang ditunjukkan di atas,
dapat diketahui bahwa sebagian besar yang datang ke bengkel sepeda
bengkel sepeda Oji Bike adalah laki-laki yaitu sebanyak 56
responden atau 72,73%. Dengan demikian diketahui mayoritas yang datang ke bengkel sepeda
Oji Bike adalah
laki-laki.
Tabel 2. Deskripsi Responden Berdasarkan
Jenis Pendidikan Terakhir
|
Pendidikan Terakhir |
Jumlah responden |
Prosentase (%) |
|
SMP |
27 |
35.06 |
|
SMA |
22 |
28.57 |
|
Sarjana |
6 |
7,79 |
|
Lainnya |
22 |
28.57 |
|
Jumlah |
77 |
100 |
Dari data yang ditunjukkan tabel 2
di atas, kita dapat melihat bahwa responden dalam penelitian ini responden yang
berpendidikan SMP sebanyak 27 (35,06%), pendidikan SMA sebanyak 22 orang (28%),
dan sarjana sebanyak 6 (7,79%) serta lainnya sebanyak 22 (28,57%). Dengan
demikian mayoritas pendidikan responden bengkel sepeda Oji Bike adalah SMP sebanyak 27 responden.
Tabel 3. Deskripsi Responden Berdasarkan
Pekerjaan Utama
|
Pekerjaan |
Jumlah responden |
Prosentase (%) |
|
Pelajar/Mahasiswa |
17 |
22.08 |
|
PNS |
13 |
16.88 |
|
Swasta |
18 |
23.38 |
|
TNI/Polri |
8 |
10.39 |
|
Lainnya |
21 |
27.27 |
|
Jumlah |
77 |
100 |
Dari data yang ditunjukkan tabel 3
di atas, bahwa responden dalam penelitian ini yang pelajar/mahasiswa sebanyak
17 (22,08%), PNS sebanyak 13 orang (16,88%), dan swasta sebanyak 18 (23,38%).
TNI/Polri sebanyak 8 (10,38%). lainnya sebanyak 21 (27,27%). Dengan demikian
mayoritas pekerjaan pelanggan bengkel sepeda Oji Bike adalah pekerja serabutan sebanyak 21 responden.
Tabel 4. Deskripsi Responden Berdasarkan
Jenis Pendapatan/uang saku anda per bulan
|
Pendapatan Perbulan |
Jumlah responden |
Prosentase (%) |
|
≤ Rp. 500.000 |
5 |
6.49 |
|
Rp. 501.000 - Rp. 1.000.000 |
23 |
29.87 |
|
Rp. 1.001.000 - Rp. 1.500.000 |
31 |
40.26 |
|
Rp. 1.501.000 - Rp. 2.000.000 |
18 |
23.38 |
|
Jumlah |
77 |
100 |
Dari data yang ditunjukkan tabel 4
di atas, bahwa responden dalam penelitian ini yang mempunyai pendapatan kurang
dari 500.000 sebanyak 5 (6,49%), pendapatan sebanyak Rp. 500.001 – Rp.
1.000.000 sebanyak 23 orang (29,87%), yang berpendapatan Rp. 1.001.000-Rp.
1.500.000 sebanyak 31 (40,26%), dan yang berpendapatan lebih dari lainnya
sebanyak 18 (23,38%). Dengan demikian mayoritas pelanggan bengkel sepeda Oji Bike adalah mempunyai pendapatan antara Rp. Rp. 1.001.000 - Rp.
1.500.000.
Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji Validitas dilakukan terhadap hasil
jawaban dari responden. Sedangkan untuk menguji validitas item dalam penelitian
ini digunakan metode statistis berikut:
Tabel 5. Uji Validitas Variabel Promosi (X)
|
Item |
r-hitung |
r-kritis |
Keterangan |
|
1 |
0.693338 |
0.30 |
Valid |
|
2 |
0.621247 |
0.30 |
Valid |
|
3 |
0.701021 |
0.30 |
Valid |
|
4 |
0.723203 |
0.30 |
Valid |
|
5 |
0.678924 |
0.30 |
Valid |
Sebagaimana
yang tampak pada tabel 5, dapat diketahui bahwa hasil uji validitas terhadap
variabel promosi menunjukan bahwa semua item pertanyaan dinyatakan diterima
(valid). Secara keseluruhan hasil perhitungan lebih besar dari 0,30 dengan
rentang nilai koefisien korelasi antara 0.693338 sampai 0.723203.
Tabel 6. Uji Validitas Variabel Keputusan Konsumen
|
Item |
r-hitung |
r-kritis |
keterangan |
|
1 |
0.343062 |
0.30 |
valid |
|
2 |
0.859839 |
0.30 |
valid |
|
3 |
0.8065 |
0.30 |
valid |
Sebagaimana yang tampak pada tabel
6, dapat diketahui bahwa hasil uji validitas tergadap variabel keputusan
konsumen menunjukan bahwa semua item pertanyaan dinyatakan diterima (valid).
Secara keseluruhan hasil perhitungan lebih besar dari 0,30 dengan rentang nilai
koefisien korelasi antara 0,343062 sampai
0,859839.
Reliabilitas
Hasil uji reliabilitas yang
dilakukan, menunjukkan bahwa variable penelitian mempunyai koefisien
reliabilitas lebih besar dari 0,2242 karen nilai rhitung > rtabel
(0.783956 > 0.2242) hal tersebut menunjukkan bahwa variable penelitian yang
digunakan adalah reliable dan dapat digunakan dalam penelitian lebih lanjut.
Dengan demikian, semua item pernyataan dapat digunakan sebagai instrument untuk
mengukur variable yang ditetapkan dalam penelitian ini.
Analisis Deskriptif Untuk Promosi
Berdasarkan table di atas dapat
diketahui bahwa dari 5 item pernyataan mengenai promosi, item pernyataan 3
(Apakah bengkel sepeda Oji Bike sering mengadakan dan
berpartisipasi dalam peringatan peristiwa tertentu?) menghasilkan persentase
skor tertinggi yaitu sebesar 79%. Sedangkan skor terendah dihasilkan oleh item
pernyataan 4 (Apakah bengkel sepeda Oji Bike Sering mengadakan kegiatan untuk
menambah daya tarik calon konsumen). Kemudian dilakukan perhitungan skor ideal
dan persentase skor aktual terhadap skor ideal sebagai berikut:
Skor Ideal =
n x Nilai
Maksimal
=
77 x 5
=
385
Rata-Rata
Skor Total
=
Skor Aktual x 100 %
Skor Ideal
= 294 x 100%
385
= 76,36%
Dengan interval skor yang telah
ditentukan pada bab sebelumnya, maka kategori untuk promosi pada bengkel sepeda Oji Bike
Jl.
Kartini No. 22
Kabupaten Majalengka adalah baik.
Analisis Deskriptif Untuk Keputusan
Pembelian
Berdasarkan hasil perhitungan dapat
diketahui bahwa dari 3 item pernyataan mengenai keputusan konsumen bengkel sepeda Oji Bike, item pernyataan 1 (Apakah bengkel sepeda Oji Bike dapat memenuhi kebutuhan dalam hal bengkel sepeda)
menghasilkan persentase skor tertinggi yaitu sebesar 87%. Sedangkan skor
terendah dihasilkan oleh item pernyataan 2 (Selain bengkel sepeda
apakah anda sering melakukan kegiatan lain di bengkel sepeda Oji Bike misalnya ganti onderdil) dengan persentase skor sebesar 82%.
Kemudian dilakukan perhitungan skor ideal
dan persentase skor aktual terhadap skor ideal sebagai berikut:
Skor
Ideal = n x Nilai Maksimal
= 77 x 5
= 385
Rata-Rata Skor Total = Skor Aktual
x 100%
Skor Ideal
=
323.6667 x 100%
358
=
84%
Dengan interval skor yang telah
ditentukan pada bab sebelumnya, maka kategori untuk keputusan konsumen pada bengkel sepeda Oji Bike adalah baik.
Analisis Verifikatif
Uji Normalitas
Dalam pengujian normalitas, penulis
menggunakan taraf nyata yaitu pada taraf 0.05. Hasil penghitungan uji
normalitas dapat dilihat pada tabel 7.
Tabel 7. Hasil Perhitungan Uji Normalitas Data
Promosi Dengan Keputusan Konsumen
|
No |
variabel |
l0 |
ltabel |
keterangan |
|
1 |
Promosi |
0.09 |
0.10 |
Normal |
|
2 |
Keputusan Konsumen |
0.09 |
Normal |
Berdasarkan
hasil pengujian data, dapat dilihat bahwa untuk Lhitung (Lo) lebih kecil dari Ltabel
dengan taraf nyata 0.05 yang berarti data tersebut berdistribusi normal
Uji Regresi
Dari perhitungan yang dilakukan
secara manual diatas, diperoleh kesimpulan model regresi sebagai berikut:
Y =
6,117 + 0,3401X
Nilai konstanta a memiliki arti bahwa ketika
X bernilai 0 maka Y bernilai 6,117. Sedangkan koefisien regresi b memiliki arti
bahwa pada promosi (X) yang bersifat positif, maka keputusan konsumen (Y) akan
meningkat sebesar 0,3401
Uji Korelasi
Hasil perhitungan koefisien
korelasi secara manual menghasilkan nilai yaitu sebesar 0,6259. Berdasarkan
pedoman penafsiran nilai koefisien korelasi menurut (Sugiyono, 2010), nilai
koefisien korelasi sebesar 0,6259 menunjukkan hubungan yang kuat antara promosi
dengan keputusa konsumen pada bengkel sepeda Oji Bike Jl. Kartini No 22 Kabupaten Majalengka. Artinya peningkatan
nilai promosi diiringi pula oleh peningkatan nilai keputusan konsumen pada bengkel sepeda Oji Bike Jl. Kartini No 22 Kabupaten Majalengka.
Uji Koefisien Determinasi
Dari hasil analisis di atas,
diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,3918 (39,18%). Hal ini memberikan arti bahwa
variable promosi (X) memberikan pengaruh sebesar 39,18% terhadap variable
keputusan konsumen (Y), dan sisanya sebesar 60,82% dipengaruhi oleh variable
lain diluar penelitian ini.
Uji Hipotesis
Kriteria pengujian hipotesis ini
adalah “tolak Ho jika thitung > ttabel”.
Karena nilai thitung (6,950) lebih besar dari nilai ttabel (1,6654) maka pada tingkat kekeliruan 5% H0
ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan tingkat kepercayaan 95%
terdapat pengaruh yang bermakna antara promosi terhadap keputusan konsumen bengkel sepeda Oji Bike Jl. Kartini No 22 Kabupaten Majalengka.
Penelitian ini sejalan dengan
penelitian yang dilakukan (Hastuti &
Anasrulloh, 2020),
(Nurhayati, 2018),
(Ayuningtyas,
Waluyo, & Listyorini, 2015),
dan (Permana, 2017)
mengatakan bahwa promosi berpengaruh positif terhadap keputusan konsumen dalam pembelian.
KESIMPULAN
Dari hasil penelitian mengenai
pengaruh bauran pemasaran terhadap, keputusan konsumen bengkel sepeda Oji Bike Jl. Kartini No 22 Kabupaten Majalengka yang telah dilakukan,
dapat diambil kesimpulan antara lain sebagai berikut:
1.
Dari
perhitungan koefisien koefsien regresi, diperoleh kesimpulan model regresi
sebagai berikut: Y = 6,117 + 0,3401X. Nilai konstanta a memiliki arti bahwa
ketika X bernilai 0 maka Y bernilai 6,117. Sedangkan koefisien regresi b
memiliki arti bahwa pada promosi (X) yang bersifat positif, maka keputusan
konsumen (Y) akan meningkat sebesar 0,3401
2.
Hasil
perhitungan koefisien korelasi yaitu sebesar 0,6259. menunjukkan hubungan yang
kuat antara promosi dengan keputusa konsumen pada bengkel sepeda Oji Bike Jl. Kartini No 22 Kabupaten Majalengka. Artinya peningkatan
nilai promosi diiringi pula oleh peningkatan nilai keputusan konsumen pada bengkel sepeda Oji Bike Jl. Kartini No 22 Kabupaten Majalengka
3.
Pengujian
hipotesis menghasilkan nilai thitung (6,950) lebih besar dari nilai ttabel (1,6654) maka pada tingkat kekeliruan 5%
dapat disimpulkan dengan tingkat kepercayaan 95% terdapat pengaruh yang
bermakna antara promosi terhadap keputusan konsumen bengkel sepeda Oji Bike Jl. Kartini No 22 Kabupaten Majalengka.
BIBLIOGRAFI
Adiyanta, F. C. Susila. (2019). Hukum dan
studi penelitian empiris: Penggunaan metode survey sebagai instrumen penelitian
hukum empiris. Adminitrative Law & Governance Journal, 2(4),
697–709. Google Scholar
Agung, Ahmad Bayu. (2019). LKP:
Perancangan Desain Maskot Sebagai Media Promosi HIGI Creative Lab Guna
Meningkatkan Brand Loyalty. Institut Bisnis dan Informatika Stikom
Surabaya. Google Scholar
Alfred, Owusu. (2013). Influences of price
and quality on consumer purchase of mobile phone in the Kumasi Metropolis in
Ghana a comparative study. European Journal of Business and Management, 5(1),
179–198. Google Scholar
Ayuningtyas, Nurul, Waluyo, Handoyo Djoko,
& Listyorini, Sari. (2015). Pengaruh Kualitas Produk, promosi Dan Layanan
Purna Jual Terhadap Keputusan Pembelian Mobil Toyota Rush (Studi Kasus Di
Nasmoco Pemuda Semarang). Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 4(2),
175–184. Google Scholar
Hastuti, Maria Agatha Sri Wdyanti, &
Anasrulloh, Muhammad. (2020). Pengaruh Promosi Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal
Ilmiah Ecobuss, 8(2), 99–102. Google Scholar
Iskandar, Dhany. (2018). Strategi
peningkatan kinerja perusahaan melalui pengelolaan sumber daya manusia dan
kepuasan kerja dan dampaknya terhadap produktivitas karyawan. Jurnal Ilmiah
Bisnis Dan Ekonomi Asia, 12(1), 23–31. Google Scholar
Listyawati, Indri Hastuti. (2016). Peran
Penting Promosi dan Desain Produk Dalam Membangun Minat Beli Konsumen. Jurnal
Bisnis, Manajemen, Dan Akuntansi, 3(1). Google Scholar
Nurhayati, Mega Ayu. (2018). Pengaruh
Promosi Terhadap Keputusan Konsumen Memilih Jasa Cuci Steam Maju Abadi Cuci
Steam Desa Lemahputih Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka. Syntax
Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 3(2), 47–57. Google Scholar
Permana, Dony Indra. (2017). Pengaruh
Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Lantai Kayu dan Pintu PT. Piji Di
Jawa Timur. Jurnal Manajemen Dan Start-Up Bisnis, 2(1), 117–123. Google Scholar
Sugiyono, Sugiyono. (2010). Metode
penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta Bandung. Google Scholar
Sukadana, I. Made, & Diana, Ni Putu
Aulia Nanda. (2020). Pengaruh Kualitas Pelayanan, Servicescape, dan Lokasi
Terhadap Keputusan Konsumen Pada Hotel Puri Bagus Lovina, Singaraja. ARTHA
SATYA DHARMA, 13(1), 68–76. Google Scholar
Sumarwan, Ujang. (2014). Model Keputusan
Konsumen. Perilaku Konsumen, 5, 1–41. Google Scholar
Swasta, Basu, & Handoko, Hani. (2012).
Manajemen Pemasaran: analisa dan perilaku konsumen. BPFE. Yogyakarta. Google Scholar
Tjiptono, Fandy. (2014). Pemasaran
jasa–prinsip, penerapan, dan penelitian. Yogyakarta: Andi Offset. Google Scholar
Winata, Edy. (2017). Pengaruh Bauran
Pemasaran Jasa Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Grand Serela Hotel &
Convention Medan. Jurnal Mutiara Manajemen, 2(1), 104–117. Google Scholar