ANALISIS PENGARUH AKTIFITAS PASAR BINTORO DEMAK TERHADAP KEMACETAN DI JALAN SULTAN FATAH
Aris Krisdiyanto1, Kemmala Dewi2, Surya Aji Wiguna3, Althea Serafim Kriswandaru4, Ariel Kriswandatu5
Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia
[email protected]1, [email protected]2, [email protected]3, [email protected]4, [email protected]5
|
|
Abstract |
|
|
Received: |
28-12-2022 |
Introduction: The city of Demak is one of the big cities that is currently carrying out construction in all fields. The traffic density on Jalan Sultan Fatah, in front of the Demak Bintoro Market, Demak District, Demak Regency, Central Java, arises due to market activity. In order to guarantee that the road can provide the service as expected, efforts are being made to improve the road. Purpose: To find out the size of the side friction on the Jl. Sultan Fatah, to look for the capacity and degree of saturation on the Jl. Sultan Fatah, analyzing the capacity and demand (demand) of parking space at the Demak Bintoro Market. Method: This research uses primary data or data that is searched directly in the field through surveys. The survey time was carried out for 6 days, namely Monday - Saturday from 8-13 November 2021. Results: In data management which was carried out after the location survey and data collection, the data was processed to determine road characteristics including: traffic volume, road capacity, traffic speed, degree of saturation, class of side friction, instantaneous speed. Conclusion: the conclusions in this study are: 1.) On the Sultan Fatah road section with side barriers of 316 moderate incident weights (M). 2.) Based on the observations that have been made, the degree of saturation value exceeds the ideal degree of saturation limit. The results of these observations indicate that the composition of parking volume is more dominated by motorbikes. |
|
Accepted: |
15-01-2023 |
|
|
Published: |
20-01-2023
|
|
|
Keywords: |
Traffic Volume; Degree of Saturation; Road Capacity; Parking Capacity; Congestion. |
|
|
|
Abstrak |
|
|
Kata kunci: |
Volume Lalu-lintas; Derajat Kejenuhan; Kapasitas Jalan; Kapasitas parkir; Kemacetan |
Pendahuluan: Kota Demak merupakan salah satu kota besar yang sedang melakukan pembangun di segala bidang, kepadatan lalu lintas di Jalan Sultan Fatah, depan Pasar Bintoro Demak, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah ini muncul karena adanya aktivitas pasar. Untuk menjamin agar jalan dapat memberikan pelayanan sebagaimana yang diharapkan, maka diusahakan peningkatan-peningkatan jalan itu. Tujuan: Untuk mengetahui besar hambatan samping pada ruas Jl. Sultan Fatah, untuk mencari kapasitas dan derajat kejenuhan di ruas Jl. Sultan Fatah, menganalisis Kapasitas dan Kebutuhan (demand) ruang parkir di Pasar Bintoro Demak. Metode: Penelitian ini menggunakan data primer atau data yang dicari secara langsung dilapangan melalui survei. Waktu survei dilakukan selama 6 hari, yaitu hari Senin - Sabtu mulai dari tanggal 8-13 November 2021. Hasil: Dalam pengelolaan data yang dilakukan setelah survai lokasi dan pengumpulan data, data diolah untuk mengetahui karakteristik jalan meliputi: volume lalu lintas, kapasitas jalan, kecepatan arus lalulintas, derajat kejenuhan, kelas hambatan samping, kecepatan sesaat. Kesimpulan: kesimpulan di penelitian ini yaitu: 1.) Pada ruas jalan Sultan Fatah dengan hambatan samping yang sebesar 316 bobot kejadian sedang (M). 2.) Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan didapatkan nilai derajat kejenuhannya melebihi batas derajat kejenuhan ideal, dari hasil pengamatan tersebut menunjukkan bahwa komposisi volume parkir lebih didominasi oleh Sepeda motor. |
Corresponding Author: Aris Krisdiyanto
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
Kota Demak merupakan salah satu kota besar yang sedang melakukan pembangun di segala bidang (Marfai et al., 2018). Hal tersebut didukung dengan keadaan perekonomian Kabupaten Demak yang dominan disektor pertanian, menjadi kota yang potensial terhadap kegiatan-kegiatan perdagangan (Zaduqisti, 2010), dengan tingginya tingkat kegiatan diharapkan kondisi jalan mampu melayani arus lalu lintas yang lewat, namun kemacetan masih saja menjadi pemandangan yang wajib pada setiap harinya, terutama pada ruas Jalan Sultan Fatah.
Kepadatan lalu lintas di Jalan Sultan Fatah, depan Pasar Bintoro Demak, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah ini muncul karena adanya aktivitas pasar. Untuk menjamin agar jalan dapat memberikan pelayanan sebagaimana yang diharapkan, maka diusahakan peningkatan-peningkatan jalan itu (RIFKIE, 2015). Dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, hal ini menyebabkan peningkatan jumlah arus lalu lintas dengan kemampuan kinerja jalan yang terbatas (Wibowo & Anjarwati, 2021). Tujuan dari penelitian/kajian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui besar hambatan samping pada ruas Jl. Sultan Fatah.
2. Untuk mencari kapasitas dan derajat kejenuhan di ruas Jl. Sultan Fatah.
3. Menganalisis Kapasitas dan Kebutuhan (demand) ruang parkir di Pasar Bintoro Demak.
Jalan raya adalah suatu prasarana perhubungan darat yang menggunakan roda karet meliputi segala bagian jalan termasuk bangunan lengkapnya yang diperlukan bagi lalu lintas (Syahputra, 2019).
Definisi jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap (Surya & Mubarak, 2020), dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu-lintas, yang berada permukaan tanah, diatas permukaan tanah, dibawah permukaan tanah dan atau air, serta diatas permukaan air, kecuali jalan kereta api dan jalan kabel (UU No. 38 tahun 2004 tentang Jalan).
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan data primer atau data yang dicari secara langsung dilapangan melalui survei. Waktu survei dilakukan selama 6 hari, yaitu hari Senin - Sabtu mulai dari tanggal 8-13 November 2021. Volume lalu lintas diambil setiap 2 jam, yaitu pada waktu pagi (pukul 07.00 – 09.00 wib), siang (pukul 11.00 – 13.00 wib), dan sore pada (pukul 15.00 – 17.00). Alasan pemilihan ini adalah agar mendapatkan data yang lebih akurat.
![]() |
Gambar 1.
Bagan Alir Penelitian / Kajian
HASIL DAN PEMBAHASAN
a. Analisis/ Pengolahan Data
Dalam pengelolaan data yang dilakukan setelah survai lokasi dan pengumpulan data, data diolah untuk mengetahui karakteristik jalan meliputi: volume lalu lintas, kapasitas jalan, kecepatan arus lalulintas, derajat kejenuhan, kelas hambatan samping, kecepatan sesaat (Djakfar et al., 2010). Sedangkan karakterisrik parkir meiputi: volume parkir, akumulasi parkir, kapasitas parkir, dan penyediaan parkir (Arishandi et al., 2017).
b. Karakteristik Jalan
1. Volume Lalu lintas
Volume lalu lintas merupakan Jumlah kenderaan yang melewati satu titik tertentu dari suatu segmen jalan waktu tertentu (Lalenoh et al., 2015). Dinyatakan dalam satuan kendaraan atau satuan mobil penumpang (SMP).
- Perhitungan arah Semarang
LV x EMP LV = 486 x 1,00 = 486 smp/jam HV x EMP HV = 85 x 1,2 = 102 smp/jam MC x EMP MC = 973 x 0.25 = 243,25
smp/jam
Jadi total dalam smp/jam didapat = 486 + 102 + 243,25 = 831,25 smp/jam
- Perhitungan arah Kudus
LV x EMP LV = 458 x 1,00 = 458 smp/jam HV x EMP HV = 77 x 1,2 = 92,4 smp/jam MC x EMP MC = 948 x 0.25 = 237 smp/jam Jadi total dalam smp/jam didapat = 458 + 92,4 + 237 = 787,4 smp/jam
Jadi total volume kendaraan adalah 831,25 + 787,4 = 1619 smp/jam.
Tabel 1.
Total volume kendaraan
|
Waktu |
Senin |
Selasa |
Rabu |
Kamis |
Jumat |
Sabtu |
|
07.00 – 08.00 |
1619 |
1384 |
1241 |
1125 |
1110 |
1036 |
|
08.00 – 09.00 |
1372 |
1310 |
1298 |
1244 |
1129 |
1096 |
|
12.00 – 13.00 |
1247 |
1233 |
1231 |
1245 |
1114 |
1141 |
|
13.00 – 14.00 |
1233 |
1224 |
1185 |
1191 |
1128 |
1189 |
|
16.00 – 17.00 |
1149 |
1284 |
1385 |
1144 |
1150 |
1185 |
|
17.00 – 18.00 |
1404 |
1439 |
1398 |
1271 |
1130 |
1252 |
2. Hambatan Samping
Data yang diambil dalam survei ini yaitu kendaraan yang berhenti dan parkir dibahu jalan, pejalan kaki (yang sejajar dan menyebrang jalan), kendaraan masuk dan keluar jalan serta kendaraan lambat (Kurniawan, 2016).
perhitungan arah Semarang
PEDx F. bobot = 87 x 0,5 = 43,5 SF/jam
PSV x F. bobot = 45 x 1 = 45 SF/jam
EEV x F. bobot = 85 x 0,7 = 59,5 SF/jam
SMV x F. bobot =35 x 0,4 = 14 SF/jam
Jadi total bobot hambatan sampingn arah Semarang yaitu= 62 kejadian perhitungan arah Kudus
PEDx F. bobot = 92 x 0,5 = 46 SF/jam
PSV x F. bobot = 41 x 1 = 41 SF/jam
EEV x F. bobot = 74 x 0,7 = 51,8 SF/jam
SMV x F. bobot = 38 x 0,4 = 15,2 SF/jam
Jadi total bobot hambatan samping arah Kudus yaitu= 154 kejadian
Total hambatan samping maksimum terjadi pada hari Sabtu = (162 + 154) = 316 kejadian. Kelas hambatan samping sedang.
3. Kecepatan Arus Bebas
Persamaan kecepatan arus bebas sebagai berikut:
𝑭𝑽 = (𝑭𝑽𝒐 + 𝑭𝑽𝒘) 𝒙 𝑭𝑭𝑽𝒔𝒇 𝒙 𝑭𝑭𝑽𝒄𝒔
................................................ (4.1)
Dengan:
FV =kecepatan arus bebas kendaraan ringan (km/jam)
FVo =kecepatan arus bebas dasar kendaraan ringan (km/jam)
FVw =penyesuain lebar lajur lalu lintas efektif (km/jam)
FFVsf =faktor penyesuaian kondisi hambatan samping
FFVcs =faktor penyesuaian ukuran kota Maka:
FV = (FVo+FVw) x FFVsf x FFVcs
= (42 - 3) x 0.91 x 0,93
= 33,005 Km/jam
4. Kapasitas Ruas Jalan
Persamaan kapasitas jalan sebagai berikut:
𝑪 = 𝑪𝒐 𝒙 𝑭𝑪𝑾 𝒙 𝑭𝑪𝑺𝑷 𝒙 𝑭𝑪𝑺𝑭 𝒙 𝑭𝑪𝑪𝑺
.................................................. (4.2)
Dengan:
Co = Kapasitas Dasar
FCw = Faktor Penyesuaian Lebar Jalan FCsp = Faktor Penyesuaian Pemisah Arah
FCsf = Faktor Penyesuaian Hambatan Samping
FCcs = Faktor Penyesuaian Ukuran kota Maka:
C = Co x FCW x FCSP x FCSF x FCCS
= (2900 x 0,87 x 1 x 0,89 x 0,90)
= 2020
Kapasitas Ruas Jalan Sultan Fatah untuk total 2 arah yaitu 2020 smp/jam.
5. Derajat Kejenuhan
Persamaan derajat kejenuhan sebagai berikut:
𝑫𝑺 = 𝑸/𝑪 ...................................... (4.3)
Dengan :
DS = Derajat kejenuhan
Q = Volume maximum (smp/jam) C = Kapasitas (smp/jam)
Maka:
DS = Q/C = 1619 / 2020
= 0,801
Jadi derajat kejenuhannya sebesar 0,801.
6. Kecepatan Sesaat
Survei dilakukan dengan mencatat waktu tempuh kendaraan yang melewati sepanjang 100 meter lintasan, pegamatan dilakukan sebanyak 3 kali, sehingga di dapat kecepatan sesaat dengan persamaan
𝑽 = 𝒔/𝒕 .......................................... (4.4)
Dengan:
S = Jarak pengamatan T = Waktu
Maka:
S = 100 Meter = 0,1 Km
T = 19,85 detik = 0,0055 jam
V = s/t = 0,1/0,0055 = 18,14 Km/jam
Tabel 2.
kecepatan sesaat
|
Hari |
Jarak (km) |
Waktu Tempuh (jam) |
Kecepatan kendaraan ringan (km/jam) |
Kecepatan rata-rata (km/jam) |
||||
|
I |
II |
III |
I |
II |
III |
|||
|
Senin |
0,1 |
0,0052 |
0,0055 |
0,0049 |
19,34 |
18,14 |
20,42 |
19,30 |
|
Selasa |
0,1 |
0,0050 |
0,0040 |
0,0043 |
20,18 |
24,73 |
23,05 |
22,65 |
|
Rabu |
0,1 |
0,0043 |
0,0042 |
0,0040 |
23,44 |
23,62 |
24,84 |
23,97 |
|
Kamis |
0,1 |
0,0043 |
0,0041 |
0,0040 |
23,35 |
20,76 |
25,14 |
23,03 |
|
Jumat |
0,1 |
0,0043 |
0,0041 |
0,0040 |
23,33 |
24,24 |
25,03 |
24,20 |
|
Sabtu |
0,1 |
0,0043 |
0,0041 |
0,0043 |
23,14 |
24,34 |
23,47 |
23,65 |
c. Karakteristik Parkir
1. Volume Parkir
Volume parkir adalah sejumlah kendaraan yang telah menggunakan ruang untuk parkir pada suatu lahan parkir tertentu biasanya pada waktu tertentu (Surya, 2020). Untuk mencari volume parkir menggunakan persamaan berikut:
𝑽𝑷 = 𝑬𝒊 + 𝑿.................................... (4.5)
Dengan :
VP = Volume Parkir
Ei = Entry (kendaraan yang masuk kelokasi)
X = Kendaraan yang sudah parkir sebelum waktu survai
Gambar 1.
Data parkir

2. Akumulasi parkir
Akumulasi parkir adalah jumlah kendaraan yang parkir selama periode tertentu (Bertarina & Arianto, 2021).
𝑨𝒌𝒖𝒎𝒖𝒍𝒂𝒔𝒊 = 𝑿 + 𝑬𝒊– 𝑬𝒙 ............ (4.6) Dengan :
Ei = Entry (jumlah kendaraan yang masuk lokasi parkir)
Ex =Exit (kendaraan yang keluar lokasi parkir)
X =jumlah kendaraan yang ada sebelumnya
Tabel 4.
Data akumulaasi parkir
|
No |
Waktu |
Jumlah Kendaraan Masuk |
Jumlah Kendaraan Keluar |
Akumulasi Parkir |
|
1 |
07.00 – 09.00 |
295 |
73 |
222 |
|
2 |
11.00 – 13.00 |
148 |
207 |
163 |
|
3 |
15.00 – 17.00 |
53 |
194 |
22 |
|
Total |
496 |
474 |
|
|
|
Rata-rata Akumulasi |
136 |
|||
|
Akumulasi Maksimal |
222 |
|||
![]() |
Grafik akumulasi parkir
3. Lama Waktu Parkir / Durasi Parkir
Lama waktu parkir / rata-rata lamanya parkir adalah rata-rata lama waktu yang dipergunakan setiap kendaraan untuk berhenti diruang parkir (Bau & Abdullah, 2022).
𝑫 = 𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝒘𝒂𝒌𝒕𝒖 𝒑𝒂𝒓𝒌𝒊𝒓 ..................... (4.7)
𝑵𝒕
Dengan:
D = rata-rata lamanya parkir (jam/kendaraan)
Nt = jumlah total kendaraan pada saat dilakukan survai

Gambar 3.
Durasi rata rata parkir kendaraan
4. Kapasitas Parkir
Kapasitas ruang parkir adalah kemampuan ruang parkir tersebut yang dapat menampung kendaraan (Yulmida et al., 2017).
𝑲𝑷 = 𝑺............................................. (4.8)
𝑫
Dengan:
Kp = Kapasitas parkir (kendaraan/jam) S = Jumlah petak parkir (m2)
D = Rata-rata lamanya parkir (kendaraan/jam)
Tabel 5.
Data kapasitas parkir
|
No |
Hari/Tanggal |
Kapasitas Sepeda Motor |
Kapasitas Mobil |
Kapasitas Truk |
|
1 |
Senin, 8 November 2021 |
320 |
26 |
23 |
|
2 |
Selasa, 9 November 2021 |
384 |
34 |
28 |
|
3 |
Rabu, 10 November 2021 |
410 |
30 |
25 |
|
4 |
Kamis, 11 November 2021 |
444 |
34 |
23 |
|
5 |
Jumat, 12 November 2021 |
480 |
37 |
19 |
|
6 |
Sabtu, 13 November 2021 |
410 |
30 |
25 |
5. Indeks Parkir (IP)
Indeks parkir adalah perbandingan antara akumulasi kendaraan yang parkir dengan kapasitas parkir yang tersedia.
𝑰𝑷 = 𝑨𝒌𝒖𝒎𝒖𝒍𝒂𝒔𝒊 𝑷𝒂𝒓𝒌𝒊𝒓 ...................... (4.9)
𝑲𝒂𝒑𝒂𝒔𝒊𝒕𝒂𝒔 𝑷𝒂𝒓𝒌𝒊𝒓

Gambar 4.
Data indeks parkir kendaraan
6. Tingkat Pergantia Parkir
Tingkat pergantian parkir menunjukan tingkat penggunaan parkir yang besarnya diperoleh dari pembagian jumlah total kendaraan yang parkir selama periode waktu tertentu (Putri et al., 2017).
𝑻𝑹 = 𝑵𝒕......................................... (4.10)
𝐒 .𝐓𝐬
Dengan:
TR = Angka pergantian parkir (kend/SRP/jam)
Nt = Jumlah total kendaraan selama waktu survei (kend)
S = Jumlah petak parkir yang tersedia dilokasi penelitian
Ts = Lama periode analisis/waktu suvei (jam)
Tabel 6.
Data tingkat pergantian parkir
|
Waktu |
Jumlah Kendaraan (Nt) |
Jumlah petak (S) |
Lama Survei (Ts)
|
Tingkat Pergantian TR = Nt/(Sxts) |
|
Kendaraan |
SRP |
Jam |
Kend/SRP/Jam |
|
|
Senin, 8 November 2021 |
496 |
480 |
6 |
0,172 |
|
Selasa, 9 November 2021 |
441 |
480 |
6 |
0,153 |
|
Rabu, 10 November 2021 |
481 |
480 |
6 |
0,167 |
|
Kamis, 11 November 2021 |
420 |
480 |
6 |
0,146 |
|
Jumat, 12 November 2021 |
408 |
480 |
6 |
0,142 |
|
Sabtu, 13 November 2021 |
479 |
480 |
6 |
0,166 |
KESIMPULAN
Jadi kesimpulan di penelitian ini yaitu: 1.) Pada ruas jalan Sultan Fatah dengan hambatan samping yang sebesar 316 bobot kejadian sedang (M). 2.) Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan didapatkan nilai derajat kejenuhannya melebihi batas derajat kejenuhan ideal 0.801 Tingkat layanan D. Untuk kemampuan ruas jalan Sultan Fatah dengan jumlah volume lalulintas = 1619 smp/jam, Kecepatan arus bebas = 33,005 km/jam, kecepatan minimum kendaran saat terjadi kemacetan pada hari Senin 19,30 km/jam. 3.) Volume puncak parkir tertinggi yang terjadi untuk sepeda motor yaitu sebesar 496 unit kendaraan/jam, untuk mobil sebesar 82 unit kendaraan/jam dan untuk truk sebesar 49 kendaraan/jam. Dari hasil pengamatan tersebut menunjukkan bahwa komposisi volume parkir lebih didominasi oleh Sepeda motor. 4.) Jam Puncak atau Akumulasi tertinggi didapatkan dari parkir Sepeda motor yaitu pada rata-rata jam 07.00 - 09.00. 5.) Kapasitas parkir di dalam Pasar Bintoro Demak mencukupi pada Kapasitas parkir Sepeda motor, sedangkan Kapasitas parkir pada mobil dan truk kurang memadai
BIBLIOGRAFI
Arishandi, N. G., Suthanaya, P. A., & Wedagama, D. M. P. (2017). Analisis Karakteristik dan Kebutuhan Parkir Terminal Kargo di Kota Denpasar. Jurnal Spektran, 5(1), 1–87.
Bau, Q. D., & Abdullah, S. (2022). Karakteristik dan besaran kebutuhan ruang parkir pengembangan toko semeru di makassar. Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia), 8(1), 59–70.
Bertarina, B., & Arianto, W. (2021). Analisis Kebutuhan Ruang Parkir (Studi Kasus: Area Parkir Ict Universitas Teknokrat Indonesia). Jurnal Teknik Sipil, 2(02), 67–77.
Djakfar, L., Indriastuti, A. K., & Nasution, A. S. (2010). Studi karakteristik dan model pemilihan moda angkutan mahasiswa menuju kampus (sepeda motor atau angkutan umum) di Kota Malang. Rekayasa Sipil, 4(1), 37–51.
Kurniawan, S. (2016). Analisis Hambatan Samping Akibat Aktivitas Perdagangan Modern (Studi Kasus: Pada Jalan Brigjen Katamso di Bandar Lampung). TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi): Jurnal Program Studi Teknik Sipil, 5(1).
Lalenoh, R. H., Sendow, T. K., & Jansen, F. (2015). Analisa Kapasitas Ruas Jalan Sam Ratulangi Dengan Metode MKJI 1997 Dan PKJI 2014. Jurnal Sipil Statik, 3(11).
Marfai, M. A., Rahayu, E., & Triyanti, A. (2018). Peran Kearifan Lokal Dan Modal Sosial Dalam Pengurangan Risiko Bencana Dan Pembangunan Pesisir:(Integrasi Kajian Lingkungan, Kebencanaan, dan Sosial Budaya). UGM PRESS.
Putri, D., Suthanaya, P. A., & Ariawan, I. M. A. (2017). Analisis Karakteristik Dan Kebutuhan Parkir Di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali. Jurnal Spektran, 5(2), 155–162.
RIFKIE, A. (2015). Analisa Kinerja Jalan Luar Kota Pada Ruas Jalan Soekarno-Hatta Km. 65+ 000-Km. 85+ 000. Kurva Mahasiswa, 4(1), 916–923.
Surya, A. (2020). Analisis Kebutuhan Ruang Parkir Kendaraan Roda Dua Di Kampus Uniska MAB Banjarmasin. Jurnal Kacapuri: Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, 2(2), 66–79.
Surya, A., & Mubarak, H. (2020). Pelebaran Jalan Umum Dalam Komplek Perumahan Limbungan Permai (Plp) Rt. 02 Rw. 06 Kelurhan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Riau. (JPMM) Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 3(3), 173–178.
Syahputra, A. (2019). Studi Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Karakteristik Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Sisingamangaraja.
Wibowo, D. P., & Anjarwati, S. (2021). Analisis Kinerja Jalan Dr. Angka dan Pengaruh Pemberian Median Jalan Purwokerto. Sainteks, 17(2), 95–101.
Yulmida, D. A., Mudjanarko, S. W., Setiawan, M. I., & Limantara, A. D. (2017). analisis kinerja parkir sepanjang jalan Walikota Mustajab Surabaya. U Karst, 1(1), 11–18.
Zaduqisti, E. (2010). PERAN PEREMPUAN DI SEKTOR PERTANIAN (Studi Perempuan Petani Tebu Kec. Sragi Pekalongan). MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender, 2(1).