Jurnal Impresi Indonesia (JII)
Vol.1, No. 2, Februari 2022
p-ISSN: 2828-1284 e-ISSN: 2810-062x
website: https://rivierapublishing.id/JII/index.php/jii/index
Doi: 95
PERAN KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA
PERJUDIAN TOTO GELAP (TOGEL)
(Studi Kasus wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten
Tapanuli Utara)
Josfrada Hosen Nababan1, Saron Nita Simaremare2, Baik Lumbantoruan3, Dona Fengk
Siahaan4, Jhon Erwin Sinaga5
Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia
Josfradanababan19@gmail.com, saronnitasimaremare@gmail.com,
Baiklumbantoruan84@gmail.com, Donasiahaan15@gmail.com, Erwin789ong@gmail.com
Abstract
Received:
12-02-2022
The purpose of this study was to determine the role of
the police in tackling the crime of togel gambling (Toto
Gelap) in the Siborongborong community and what
obstacles were experienced by the police in tackling the
criminal act of testing. This type of research is a
qualitative research that uses a case study research
design and descriptive research methods. The data
collection technique in this study uses primary and
secondary data sources by means of interviews,
literature studies and documentation. purposive
sampling, namely data collection based on the
considerations of the researcher in accordance with the
research objectives. The results and discussion of this
study indicate that lottery gambling is a community
disease that is jointly tackled by the community and the
police through pre-emptive, preventive and repressive
efforts. The role of the police in tackling lottery
gambling is by conducting socialization, patrolling,
monitoring, placing banners, receiving information
from the public, investigating, arresting and detaining
gamblers, investigating and submitting criminal
reports. Players still often experience obstacles, both
internal and external obstacles, so that the prevention of
the crime of lottery gambling in the jurisdiction of
Siborongborong, North Tapanuli Regency has not been
maximized.
Accepted:
12-02-2022
Published:
20-02-2022
Keywords:
gambling, lottery,
countermeasures,
policing
Abstrak
Kata
kunci:
perjudian, togel,
penanggulangan,
kepolisian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran
kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana
perjudian togel (Toto Gelap) di masyarakat
siborongborong dan kendala apa yang dialami oleh
kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana perujian
tersebut.Penelitia dilaksanakan di wilayah Hukum
siborongborong dengan subjek prnelitian Polsek
Siborongborong dan Tokoh Adat. Jenis penelitian ini
adalah Penelitian kualitatif yang menggunakan desain
penelitian studi kasus dan medode penelitian
deskroptif.Teknik pengumpulan data dalam penelitian
ini menggunakan sumber data primer dan sekunder
dengan cara wawancar,studi pustaka dan dokumentasi.
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 96
Jenis wawancara dalam penelitian ini adalah wawancara
tersruktur dan dilakukan dengan teknik purposive
sampling yaitu pengambilan data dengan didasarkan
pada pertimbangan peneliti sesuai dengan tujuan
penelitian. Hasil penelitian dan pembahasan penelitian
ini menunjukkan bahwa perjudian togel merupakan
penyakit masyarakat yang di tanggulangi bersama oleh
masyarakat dan kepolisian melalui upaya pre-
emtif,preventif ,represiv.Peran kepolisian dalam
menanggulangi perjudian togel adalah dengan
melakukan sosialisasi ,patroli, pengawasan,pemasangan
spanduk,penerimaan informasi dari
masyarakat,penyelidikan,penangkapan dan penahanan
pelaku perjudian, penyidikan, dan penyerahan berita
acara pidana. Dengan penanggulangan yang dilakukan
masih sering mengalami hambatan-hambatan,baik
hambatan internal maupun hambatan eksternal,sehingga
penanggulangan tindak pidana perjudian togel di wilayah
hukum siborongborong,Kab.Tapanuli Utara belum
maksimal.
Corresponding Author: Josfrada Hosen Nababan
E-mail: Josfradanababan19@gmail.com
PENDAHULUAN
Negara Indonesia adalah Negara hukum, maka segala perbuatan masyrakat sudah
diatur dan segala tatanan perilaku atau kegiatan masyarakat sudah ada norma norma
hukum yang mengatur nya (Hayat, 2015).
Salah satunya kegiatan perjudian sudah merupakan hal fenomena yang tidak dapat
dipungkiri ditemukan di masyarakat. Seiring dengan perkembangan zaman, perjudian dapat
dilakukan dengan berbagai mekanisme dan ragam bentuk. Berjudi secara umum dipandang
sebagai sebuah kejahatan. Tindak pidana berjudi atau turut serta berjudi pada mulanya
telah dilarang dalam ketentuan pidana Pasal 542 KUHP namun berdasarkan ketentuan yang
diatur dalam Pasal 2 ayat (4) dari UU No. 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian, telah
diubah sebutannya menjadi ketentuan pidana yang diatur dalam Pasal 303 KUHP
(Lamintang, 1990).
Prinsip bermain judi sebagaimana ditetapkan di dalam Pasal 303 KUHP diartikan
sebagai tiap-tiap permainan, yang kemungkinan akan menang pada umumnya bergantung
kepada untung-untungan saja, juga kalau kemungkinan akan menang itu bertambah besar
karena si pemain lebih pandai atau lebih cakap. Main judi meliputi juga segala perjanjian
pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain yang tidak diadakan oleh
mereka yang turut berlomba atau main itu, demikian juga segala pertaruhanlainnya
(Prodjodikoro, 1986).
Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang kian pesat, kegiatan
berjudi pun mengalami peralihan ke judi online yang lebih praktis dan lebih aman
dilakukan. Fenomena judi online yang sekarang marak terjadi adalah judi togel online, yang
banyak sekali ditemukan di tengah masyarakat terutama di warung-warung internet, atau
dengan menggunakan laptop dalam menjalankan aktivitas tersebut, atau bahkan lewat
smartphone yang memiliki fasilitas pendukung atau aplikasi pendukung bermain judi togel
online (Azis, Warman, & Waty, 2013).
Prinsip dalam berjudi secara umum adalah sama yakni bertujuan untuk mendapat
keuntungan jika menang taruhan (Anggreini, 2018). Semakin besar uang atau barang yang
dipertaruhkan harganya akan semakin besar pula uang yang didapat. Judi togel (toto gelap)
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 97
merupakan judi yang banyak dijumpai. Judi ini dilakukan yaitu dengan cara menebak dua
angka atau lebih. Bila tebakannya tepat maka pembeli mendapatkan hadiah beberapa ratus
atau ribu kali lipat dari jumlah yang dipertaruhkan (Moeljatno, 2021).
Salah satu kemudahan yang ditemukan dalam judi online adalah dapat dimainkan
kapan saja dan dimana saja sebab bandar-bandar judi online yang tersebar di internet
beroperasi selama 24 jam, selain itu permainan ini dajalankan di warnet, tempat-tempat
berwifi, atau melalui smartphone (Santoso, 2021). Pembayaran transaksi juga sudah
menggunakan sarana online dengan mengirimnya lewat M-Banking.
Dalam memenuhi peranan kepolisian dalam menghadapi tindak pidana perjudian
togel, kepolisian memiliki peran untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dan
menegakkan hukum dalam masyarakat (Harahap, 2013). Secara umum penanggulangan
perjudian toto gelap di wilayah hukum siborongborong dilakukan melalui tiga upaya yaitu
pre-emperis, preventif, dan reprensif.
Perjudian secara hukum telah diatur dalam Pasal 303 KUHP. Berdasarkan Pasal 303
(3) KUHP dalam (Vijananda, Yuliartini, & Mangku, 2021), yang disebut dengan permainan
judi adalah:
Tiap-tiap permainan, dimana pada umumnya kemungkinan mendapat untung
tergantung pada peruntungan belaka, juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih
mahir. Disitu termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau
permainan lain-lainnya, yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau
bermain, demikian juga segala pertaruhan lainnya.
Perjudian togel yang dilakukan secara online, memenuhi definisi perjudian
sebagaimana dimaksud dalam pasal tersebut sebab keuntungan hanya didasarkan pada
peruntungan semata. Jenis permainan dalam judi togel online yang marak digemari adalah
permainan 4D 3D 2D dengan mencoba menebak angka sesuai dengan kombinasi yang
dipilih (Nugroho, 2019). Hal tersebut tentunya dilakukan secara online dengan memilih
server dan tempat atau warnet yang dijadikan sebagai tempat berjudi. Selain mudah juga
aman dari jangkauan pihak yang berwenang (kepolisian) daripada judi yang dilakukan
secara konvensional. Inilah yang menjadikan judi togel online belum begitu efektif
penanggulangannya. Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka peneliti tertarik untuk
mengambil penelitian dengan Judul “Peran Kepolisian dalam Penanggulangan Judi Togel
(Studi Kasus di polsek Sektor kecamatan siborongborong).” Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui peran kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana perjudian togel
(Toto Gelap) di masyarakat siborongborong dan kendala apa yang dialami oleh kepolisian
dalam menanggulangi tindak pidana perujian tersebut.
METODE PENELITIAN
Menurut (Silalahi, 2009) metode penelitian merupakan suatu cara dan prosedur yang
sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki suatu masalah tentu dengan maksud
mendapatkan informasi untuk digunakan sebagai solusi atas masalah tertentu. Pentingnya
metode penelitian berdasarkan pengertian tersebut maka metode deskriptif dipilih oleh
peneliti dalam pelaksanaan penelitian ini.
Lokasi penelitian ini dilaksanakan di wilayah hukum Siborongborong khususnya
Polsek Siborongborong yang beralamat di Jl.SM Raja Siborongborong, Kecamatan
Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatra Utara. Teknik pengumpulan
data dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber data dari
kegiatan observasi, hasil wawancara mendalam dengan informan, serta dokumentasi.
Langkah-langkah yang ditempuh oleh peneliti dalam melaksanakan analisis data
adalah:
1. Reduksi Data
Pada langkah ini, peneliti melakukan seleksi data, memfokuskan data pada
permasalahan yang dikaji, melakukan upaya penyederhanaan, melakukan abstraksi, dan
melakukan transformasi.
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 98
2. Penyajian Data
Penyajian data adalah langkah mengorganisasi data dalam suatu tatanan informasi
yang padat atau kaya makna sehingga dapat dengan mudah dibuat kesimpulan (Vijananda
et al., 2021).
3. Kesimpulan dan verifikasi
Kegiatan analisis terakhir adalah dengan membuat kesimpulan. Kesimpulan yang
dibuat adalah jawaban terhadap masalah riset. Kemudian kesimpulan yang dibuat
diverifikasi, yang dimana verifikasi merupakan upaya membuktikan kembali benar atau
tidaknya kesimpulan dengan kenyataan.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
1. Deskripsi Lokasi Penelitian
a. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan di wilayah polisi sektor (Polsek) Kecamatan Siborong-borong
Kabupaten Tapanuli Utara. Kecamatan Siborong-borong memiliki luas sebesar 279,91 km,
dengan jumlah desa/ kelurahan sebanyak 21 terletak antara 2°12'55"LU, 98° 58' 34" TB.
Gambar 1. Lokasi Penelitian
Kecamatan Siborong-borong merupakan salah satu dari 15 kecamatan di kabupaten
Tapanuli Utara dengan batas wilayah: sebelah Utara berbatasan dengan kecamatan Muara
dan Kabupaten Tobasa , sebelah barat berbatasan dengan kecamatan Pagaran sebelah
selatan berbatasan dengan kecamatan Sipoholon dan Kecamatan Tarutung, sebelah timur
berbatasan denga kecamatan Sipahutar.
Polisi sektor (Polsek Siborong-borong adalah sebuah institusi kepolisian yang berada di
jajaran kepolisian Resort Tapanuli Utara (polres Taput). Wilayah hukum Polsek Siborong-
borong mencakup 21 desa/ kelurahan yaitu,Desa Bahal Batu I, Bahal Batu II, Bahal Batu III,
Desa Hutabulu ,Desa Lobi Siregar I ,Lobi Siregar II, Desa Lumban Tonga- tonga, Desa
Paniaran, Desa Parik Sabungan ,Desa Pohan Jae, Desa Pohan Julu,Desa Pohan Tonga, Desa
Siaro, Desa Siborong-borong I, Desa Siborong-borong II, Desa Sigumbang, Desa Silait - lait,
Desa Sitabo -tabo, Desa Sitabo -tabo Toruan, Desa Sitampurung dan Kelurahan Pasar
Siborong-borong.
b. Visi Polsek Siborong-borong
Terwujudnya postur Polri khususnya Polsek Siborong-borong yang profesional,
bermoral,modern sebagai pelindung,pengayom, dan pelaya masyarakat serta sebagai aparat
penegak hukum yang profesional dan proporsional serta menghormati HAM yang
terpercaya dalam memelihara Kamtibnas dan menegakkan hukum.
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 99
c. Misi Polsek Siborong-borong
1. Memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan masyarakat secara reponship
dan tidak diskriminatif.
2. Pemberian perlindungan pengayoman baik pelayanan kepada masyarakat sepanjang
waktu di wilayah hukum Polsek Siborong-borong.
3. Mampu memfasilitasi pemeliharaan Kamtibnas dilingkungan Polsek Siborong-
borong.
4. Polsek Siborong-borong harus mampu mengembangkan Polmas yang berbasis
kepada masyarakat patuh hukum.
5. Polsek Siborong-borong menegakkan supremasi hukum secara profesional objektif,
proporsional, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan guna menjamin
kepastian dan keadilan.
6. Menggalang kebersamaan dengan tokoh masyarakat guna menumbuh,
mengembangkan kesadaran dalam perangi terorisme.
d. Tugas Pokok Reskrim Polsek Siborong-borong
1. Menanggulangi tidak pinada melalu upaya penyidikan untuk kepentingan peradilan.
2. Melakukan pengawasan dan koordinasi terhadap Penyidik Pegawai Negari
Sipil(PPNS).
3. Melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data-data kriminalitas yang bersifat
formal.
4. Melaksanakan pembinaan fungsi Reskrim yaitu resrese mobil, reserse umum, reserse
narkotik, resrse uang palsu) pemalsuan fungsi identifikasi dan krimimalistik untuk
meningkatkan dan mengembangkan pelaksanaan tugas reserse pada semua tingkat
kesatuan.
2. Tokoh Adat Deskripsi Hasil Penelitian
Data yang diambil dari penelitian ini menggunakan teknik wawancara semi terstruktur
yang dilakukan di wilayah hukum Polsek Muara. Wawancara dilakukan dengan teknik
purposive sampling yaitu pengambilan data dengan didasarkan pada pertimbangan peneliti
sesuai dengan tujuan penelitian kepada 7 informan, antara lain: AKP US Gultom (Polisi),
Iptu OR Tambunan (Polisi), dan Bripka S Simamora (Polisi). Pdt. Patar Manalu (Tokoh
Agama), St.Butong (Tokoh Agama). Maju Nababan (Tokoh Adat), Pukka Nababan (Tokoh
Adat). Berikut hasil dari wawancara yang diperoleh dalam penelitian:
1. Bagaimana keberadaan perjudian Togel dalam masyarakat Siborongborongkeberadaan?
Berdasarkan hasil wawancara dengan AKP LS Gultom, perjudian togel dari dulu
sampai sekarang masih kerap terjadi dalam masyarakat Siborongborong. Hal ini bisa kita
dengan kasus yang masih terjadi di Siborongborong.
Kasus terakhir terjadi pada tanggal 22 Januari 2018 sekitar pukul 14.30 di Urat Nihuta
Desa Hutabulu Kecamatan Siborongborong. Polisi melakukan penyelidikan terhadap
perjudian togel saat mendapat informasi dari masyarakat. Dalam kasus ini ditemukan
barang bukti uang, satu unit handphone Merk Nokia yang bertuliskan nomor pesanan serta
2 (dua) lembar kertas yang bertuliskan nomor pesanan.
Menurut tokoh adat Pukka Nababan dan Maju Nababan, bahwa dalam masyarakat
Siborongborong memang masih ada dijumpai pelaksanaan perjudian togel, walaupun dalam
belakangan ini karena banyak pelaku yang ditangkap oleh polisi, hal tersebut lebih dilakukan
secara tertutup. Pukka Nababan menegaskan bahwa dulu saya masih ingat bahwa perjudian
togel bisa dilakukan secara bebas di Japo tuak (kedai tempat minum tuak), tetapi sekarang
tidak lagi.
Sedangkan berdasarkan hasil wawancara dengan Pendeta Patar Manalu, perjudian
togel masih ada di masyarakat Siborongborong. Hal ini karena ada jemaat gereja yang
ternyata ditahan karena melakukan perjudian togel. Dari ketiga pernyataan narasumber
diatas, maka dapat disimpulkan bahwa perjudian togel masih terdapat di Kecamatan
Siborongborong.
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 100
2. Faktor apakah yang menyebabkan masyarakat melakukan perjudian togel?
Berdasarkan hasil wawancara dengan AKP LS Gultom, perjudian togel terjadi karena
adanya faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat. Faktor yang paling utama adalah
karena faktor ekonomi. Bripka S Simamora engungkapkan seperti yang kita ketahui bahwa
mayoritas masyarakat Siborongborong berprofesi sebagai petani, maka dari itu tidak
stabilnya hasil pertanian dan harga dari hasil pertanian yang kadang tidak menentu
membuat masyarakat kekurangan biaya dalam memenuhi kebutuhannya. Maka ada
beberapa masyarakat nekat untuk melakukan perjudian togel dengan harapan menang
supaya bisa memenuhi biaya kebutuhannya. Faktor lainnya adalah kurangnya kesadaran
hukum dari sebagian masyarakat karena ada juga masyarakat yang melakukan perjudian
togel dan dengan kemauannya sendiri atau dengan coba coba dengan harapan menang
untuk memperoleh untung yang besar.
Mengenai faktor yang mempengaruhi, Pukka Nababan mengatakan bahwa masyarakat
melakukan perjudian togel bisa disebabkan oleh faktor internal yakni pola pikir dari
masyarakat, karena sebagian masyarakat berpikiran bahwa perjudian merupakan sebuah
kebiasaan yang tidak merugikan orang lain karens uang yang dipakai sebagai taruhan adalah
uangnya sendiri. Selain itu perjudian dilakukan bisa juga karena merupakan sebuah hobby,
karena ada masyarakat yang merasa senang saat dia ikut dalam permainan perjudian togel.
Perjudian togel bisa terjadi karena faktor ekstenal yaitu ekonomi masyarakat kita yang
masih kurang. Hal tersebut membuat sebagian masyarakat berpikir untuk mengadu
nasibnya dengan mempertaruhkan uang yang dimilikinya dalam perjudian togel. St Butong
mengatakan bahwa keberadaan seseorang dalam sebuah kelompok bahkan juga bisa
mempengaruhi seseorang melakukan perjudian togel, misalnya kita sebagai masyarakat
batak setelah bekerja seharian di ladang, biasanya para bapak-bapak dan pemuda pergi
minum tuak ke kedai. Dalam situasi tersebut tidak jarang seseorang mendapat tekanan dari
teman yang sama-sama sedang minum di kedai untuk ikut berpartisipasi dalam perjudian
togel.
Berdasarkan hasil wawancara dengan Pdt. Patar Manalu mengatakan bahwa faktor
yang mempengaruhi masyarakat melakukan perjudian togel adalah faktor internal yaitu
kurangnya penguasaan diri akan keinginan-keinginan praktis, dan masyarakat kadang tidak
puas dengan apa yang dimilliki saat ini.
Maka dari berbagai pernyataan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa ada dua
faktor besar yang menyebabkan seseorang melakukan perjudian togel yaitu faktor internal
dan eksternal. Faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar diri seseorang,
seperti ekonomi dan tekanan dari kelompok. Sedangkan faktor internal adalah faktor dari
diri sendiri yang berupa kemauan untuk mencoba bermain judi, hobby dan pola pikir
masyarakat.
3. Bagaimanakah tindakan kepolisian Siborongborong terhadap masyarakat pelaku
perjudian togel?
Menurut Iptu OR Tambunan, kepolisian yang bertindak sebagai penegak hukum
tentunya menertibkan pelaku perjudian togel melalui proses hukum sesuai dengan aturan
yang berlaku di negara kita. Kepolisian harus menghindari upaya penertiban yang
menimbulkan kekerasan atau kesalahan prosedur penangkapan yang tidak sesuai aturan.
Selain itu AKP LS Gultom mengatakan bahwa dalam menindak pelaku perjudian togel selain
melakukan proses sesuai hukum, diupayakan juga bentuk pembinaan terhadap pelaku yang
menekankan bahwa perjudian togel itu adalah perbuatan yang dilarang oleh negara. Bripka
S Simamora kemudian mengatakan pembinaan ini dilakukan melalaui pendekatan agama,
misalnya di Lapas juga sering dilakukan kebaktian dengan harapan mereka menyadari
perbuatan mereka dan memperoleh pencerahan untuk memperbaiki diri.
Berdasarkan berbagai pernyataan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terhadap
pelaku perjudian togel, kepolisian bertindak sebagai penegak hukum yang memproses kasus
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 101
sesuai dengan hukum yang berlaku dan mengupayakan pembinaan terhadap pelaku
perjudian togel.
4. Bagaimanakah pemberian sanksi terhadap pelaku perjudian togel?
Dalam hal pemberian sanksi terhadap pelaku perjudian togel menurut Iptu OR
Tambunan bahwa siapapun yang tertangkap sedang melakukan perjudian togel akan segera
ditindak lanjuti untuk memberikan sanksi terhadap pelaku perjudian. Hal ini sebagai
penerapan asas legalitas yang menentukan bahwa sesuatu perbuatan adalah terlarang dan
diancam pidana bagi barang siapa yang melakukannya.
Menurut AKP LS Gultom dalam pemberian sanksi terhadap pelaku, kepolisian
berpedoman pada undang-undang yang berlaku yakni pasal 303 ayat (1) dan (2) KUHP yang
mengatur mengenai judi.
Menurut Pendeta Patar Manalu, sanksi sangat perlu untuk memberi efek jera bagi
pelaku perjudian. Pihak gereja sebenarnya tidak membenarkan jika ada jemaat yang
melakukan perjudian togel, akan tetapi dari pihak gereja memang tidak ada sanksi tegas
apababila ada jemaat yang kedapatan bermain togel. Sebagai seorang pendeta hanya bisa
"manogu-nogu" yang artinya mengarahkan dengan perlahan dan mengingatkan tentang
kebenaran dari firman yang melarang perbuatan semacam itu.
Pukka Nababan juga menerangkan bahwa terkait dengan sanksi yang diberikan
kepada pelaku perjudian togel dari tokoh adat tidak bisa memberi sanksi, akan tetapi jika
sebuah perbuatan masyarakat bertentangan dengan masyarakat lain dan tidak mau
dinasehati, biasanya masyarakat itu dikucilkan atau dijauhi karena dianggap mengganggu
masyarakat lainnya.
Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa pemberian sanksi terhadap
perjudian togel dilaksanakan dengan asas legalitas dan berpedoman kepada undang-undang
yang berlaku yakni pasal 303 KUHP.
5. Apakah sanksi yang diberikan memberikan efek jera bagi pelaku perjudian togel?
Menurut AKP LS Gultom telah memberikan efek jera bagi pelaku
perjudian togel karena hampir tidak ada masyarakat yang tertangkap dengan kasus yang
sama, dalam hal ini perjudian togel. Sedangkan menurut Iptu OR Tambunan sanksi pidana
ditujukan untuk memberi efek jera bagi masyarakat yang melanggar, akan tetapi jika ada
masyarakat yang masih melakukan perjudian togel setelah diberi sanksi maka itu
merupakan bentuk dari kurangnya kesadaran masyarakat itu untuk mematuhi aturan yang
ada. Berdasarkan pernyataan diatas disimpulkan bahwa hukum atau sanksi yang diberikan
bagi pelaku perjudian togel memberikan efek jera bagimasyarakat.
6. Bagaimana upaya yang dilakukan dalam menanggulangi tindak pidana perjudian togel?
Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak kepolisian bagian reskri bapak oleh Iptu
OR Tambunan mengenai penanggulangan perjudian togel mengatakan bahwa kepolisian
bertindak untuk menangkap bandar dan pelaku perjudian togel serta menanggap juga orang
bertugas sebagai tukang tulis.
Sementara AKP LS gultom mengatakan bahwa penanggulangan perjudian togel dalam
masyarakat Siborongborong dilakukan dalam dengan tiga cara, yaitu pre-emtif, preventif
dan represif. Cara-cara tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian dengan tujuan mampu
memberantas perjudian togel sampai ke akar-akarnya. Penanggulangan denggan cara pre-
emtif yang dilakukan oleh kepolisian dengan melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan
hukum. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dari masyarakat. Upaya
preventif merupakan upaya yang dilakukan kepolisian untuk mencegah perjudian, dalam hal
ini kepolisian biasanya melakukan patrol, melakukan penyuluhan hukum, dan pemasangan
spanduk tentang larangan perjudian togel. Sedangkan usaha represif dilakukan dengan cara
mendapatkan informasi dari masyarakat, melakukan penyelidikan, menangkap pelaku
perjudian, melakukan penyidikan dan menyerahkan berita acara pidana.
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 102
Berdasarkan kedua pernyataan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa dalam
penanggulangan perjudian togel, kepolisian Siborongborong menempuh tiga cara yaitu
preemtif, preventif dan represif.
7. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya perjudian togel?
Menurut Pukka Nababan, upaya pencegahan sangat perlu dilakukan untuk
mengantisipasi masyarakat yang tidak mengetaui efek dari perjudian togel tersebut.
Sementara itu AKP LS Gultom menegaskan bahwa pencegahan perjudian togel telah
dilakukan oleh pihak kepolisian Siborongborong dengan memantau dacrah yang rawan
melaksanakan perjudian togel. Selain itu aparat kepolisian juga melakukan pengawasan
terhadap lapo tuak yang ada di kecamatan Siborongborong. Aparat kepolisian dalam
mencegah terjadinya perjudian togel juga melakukan koordinasi dengan masyarakat melalui
tokoh adat dan tokoh agama serta melakukan razia di tempat yang rawan terhadap
pelaksana perjudian togel.
Terkait dengan pencegahan perjudian togel menurut Pukka Nababan kepolisian telah
melakukan sosialisasi di kantor camat, namun karena tidak semua masyarakat bisa ikut,
kami tokoh adat yang ikut dalam sosialisasi mensosialisasikan kembali di kedai atau lapo
tuak. Sebagai penatua atau tokoh adat kami memang masih bisa mangalean poda na uli
(memberikan nasehat terbaik) dalam sebuah perkumpulan masyarakat.
Menurut Pendeta Patar Manalu pencegahan juga dilakukan dengan khotbah yang
berisi bagaimana Tuhan juga melarang perbuatan perjudian. Hal ini juga dilakukan karena
penyuluhan dan sosialisasi yang melibatkan tokoh agama sehingga tokoh agama juga bisa
berpartisipasi dalam mencegah perjudian togel dengan memperkuat keyakinan agama dari
jemaat. Dalam hal memperkuat keyakinan agama dari jemaat gereja sebenarnya sudah
diupayakan dengan melaksanakan berbagai kegiatan rutin seperti partamiangan (kebaktian
di rumah anggota jemaat) yang dilakukan rutin sekali seminggu di rumah anggota jemaat
secara bergantian, kebaktian pemuda pada malam minggu yang dilakukan dengan tujuan
para pemuda pemudi gereja memperoleh pengertian mengenai perbuatan baik dan tidak
baik dalam kehidupan.
Berdasarkan berbagai pernyataan diatas maka dapat disimpulkan bahwa dalam
mencegah perjudian togel di masyarakat, pihak kepolisian melakukan pemantauan,
pengawasan terhadap masyarakat dan melakukan koordinasi dengan masyarakat termasuk
tokoh adat dan tokoh agama.
8. Apakah jumlah personil kepolisian Siborongborong memadai dalam upaya
penanggulangan perjudian togel?
Menurut AKP LS Gultom jumlah personil kepolisian Siborongborong ada sebanyak 31
orang. Kalau berbicara memadai, kami memaksimalkan kerja dari personil yang ada. Selagi
kami memaksimalkan kinerja dari personil dan masih bisa menangani kasus yang ada kami
rasa bisa dikatakan masih memadai. Berdasarkan pernyataan tersebut maka dapat
disimpulkan bahwa personil kepolisian kurang memadai dalam melaksanakan
penanggulangan perjudian togel.
9. Adakah kendala sarana prasarana dalam penanggulangan perjudian togeldi
Siborongborong?
Menurut AKP LS Gultom, sarana prasarana yang sangat dibutuhkan dalam langkah
penanggulangan perjudian togel adalah kendaraan seperti mobil patroli, sepeda motor. Jadi
seperti yang kita lihat mobil patroli yang ada di kantor Polsek Siborong-borong hanya ada
satu, jadi kemungkinan kepolisian sedikit kesulitan menggunakan mobil patroli dalam razia
mengingat Siborongborong adalah wilayah kecamatan yang cukup luas. Selain itu Iptu OR
Tambunan mengatakan meskipun terbatas dalam sarana prasarana, kepolisian biasa juga
menggunakan kendaraan pribadi masing-masing dalam pelaksanaan tugas penanggulangan
perjudian togel. Hal ini dilakukan karena lebih mengutamakan ketertiban dalam masyarakat
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 103
sesuai dengan visi kepolisian mewujudkan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat
yang prima.
Berdasarkan kedua pernyataan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa sarana dan
prasarana yang dimiliki oleh kepolisian memang terbatas namun tetap diupayakan untuk
dalam rangka menjaga ketertiban dalam masyarakat.
10. Apakah masyarakat Siborongborong turut mendukung penanggulangan perjudian togel
di Siborongborong?
Penanggulangan perjudian togel sangat memerlukan dukungan dari masyarakat.
Menurut Iptu OR Tambunan bahwa masyarakat juga turut mendukung penanggulangan
perjudian togel. Dengan mengikuti sosialisasi yang diadakan oleh pihak kepolisian dan turut
membantu polisi dalam pegawasan perjudian merupakan bentuk dukungan dari
masyarakat. Masyarakat dalam melakukan pengawasan juga melaporkan apabila
mengetahui ada perbuatan perjudian togel yang meresahkan masyarakat.
Tokoh adat melalui Pukka Nababan mengatakan bahwa masyarakat turut mendukung
penanggulangan perjudian togel dengan mengingatkan para masyarakat yang ingin mencoba
melakukan perjudian togel denggan memberi nasehat. Sedangkan menurut Pendeta Patar
Manalu, pihak gereja juga turut dalam upaya penanggulangan perjudian togel dengan
"manogu tu dalan na dengan" atau mengarahkan ke jalan yang benar. Dalam upayanya,
Maju Nababan mengatakan menggunakan pendekatan adat bisa juga mempengaruhi
masyarakat mengingat masyarat juga masih memegang prinsip "Maradať" atau menjujung
tinggi nasehat dari "natua-tua ni huta" atau penatua adat sehingga bisa diberi nasehat
dengan umpasa-umpasa yang ada.
Pembahasan Hasil Penelitian
1. Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Perjudian Togel
Upaya penanggulangan perjudian togel merupakan sebuah upaya untuk menghadapi
dan mengatasi perjudian togel dalam masyarakat. Upaya penanggulangan untuk mengadapi
perjudian togel sebagai salah satu penyakit dalam masyarakat dilakukan oleh setiap
komponen yang terdapat di masyarakat Siborongborong. Penanggulangan perjudian togel
dilakukan oleh masyarakat sebagai bagian dari warga negara yang berhak dan wajib dalam
upaya pembelaan negara sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 Pasal 27. Selain itu peran
dari kepolisian menjadi sangat penting dalam penanggulangan perjudian togel sebagai
bagian dari komponen masyarakat sebagai penegak hukum.
Dalam memeenuhi peran kepolisian dalam menghadapi tindak pidana perjudian togel,
kepolisian memeiliki peran untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dan
menegakkan hukum dalam masyarakat. Secara umum, penanggulangan perjudian togel di
wilayah hukum Siborongborong dilakukan melalui tiga upaya yaitu pre-emtif, preventif, dan
represif.
Upaya pre-emtif adalah upaya awal yang dilakukan untuk mencegah terjadinya
tindakan perjudian togel. Upaya pre-emtif ditujukan untuk meningkatkan kesadaran hukum
masyarakat Siborongborong. Kepolisian Siborongborong dalam upaya pencegahan ini
melakukan sosialisasi di berbagai tempat umum, dengan mengundang masyarakat atau
perwakilan masyarakat dan di yang dilakukan secara berkala. Sosialisasi merupakan upaya
dari pihak kepolisian sebagai proses untuk menyadarkan masyarakat mengenai efek
bermain judi togel dan sanksi yang diterima apabila melakukan perjudian togel. Upaya
sosialisasi, kepolisian Siborongborong melakukan kerja sama dengan tokoh adat dan tokoh
agama untuk turut memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait perjudian togel.
Upaya preventif dilakukan untuk memperkecil bahkan menutup kesempatan bagi
masyarakat yang ingin melakukan perjudian togel. Dalam upaya preventif, Aepolisian
memegang peran dalam:
1) Melakukan patroli
Kegiatan patroli merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh kepolisian
Siborongborong untuk memberikan rasa aman penertiban pada wilayah hukum
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 104
Siborongborong sesuai dengan misi kepolisian Siborongborong yaitu memberikan
perlindungan pengayoman dan pelayanan masyarakat. Upaya yang dilakukan polsek
Siborongborong ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat karena setidaknya
patroli ini memberikan peringatan bagi pelaku perjudian togel.
2) Melakukan pengawasan
Pengawasan merupakan tindakan kepolisian yang menurunkan aparat untuk
mengawasi satu tempat yang rawan dalam melakukan perjudian togel. Pengawasan
dilakukan untuk menghindari maraknya perjudian togel.
3) Pemasangan spanduk tentang larangan perjudian.
Peran kepolisian tersebut menjadi bagian dari upaya preventif yang turut didukung
oleh masyarakat dengan partisipasi yang turut mengawasi perjudian togel. Dalam upaya
preventif tersebut, tokoh adat dan tokoh agama terlibat dalam pengawasan terhadap
masyarakat terkait dengan perjudian togel.
Upaya terakhir yang dilakukan dalam penanggulangan perjudian togel di wilayah
hukum Siborongborong adalah upaya represif. Upaya represif merupakan upaya yang
dilakukan pada saat terjadi tindak pidana perjudian togel. Penanggulangan tindak pidana
perjudian dengan cara represif yaitu dengan menjatuhkan sanksi pidana pada barang siapa
yang melakukan tindak pidana perjudian sesuai dengan peraturan hukum Dalam upaya
represif, masyarakat memberikan informasi atau laporan kepada Polsek Siborongborong
sebagai penegak hukum untuk dapat ditindak lanjuti. Penanggulangan tindak pidana
perjudian togel yang dilakukan dengan cara represif yaitu dengan menjatuhkan sanksi
pidana pada barang siapa yang melakukan tindak pidana perjudian sesuai dengan peraturan
hukum.
Upaya represif yang dilakukan oleh Polsek Siborongborong antara lain: (a) informasi
dari masyarakat, (b) penyelidikan, (c) penangkapan dan penahanan, (d) penyidikan, (e)
menyerahkan berita acara pidana. Jadi, dalam upaya represif, Polsek Siborongborong
setelah menerima informasi atau laporan dari masyarakat bahwa ada tempat yang telah
dicurigai sebagai tempat melakukan perbuatan perjudian togel yang mengganggu keamanan
dan ketertiban dalam masyarakat, aparat Polsek Siborongborong akan melakukan
penyelidikan dan mendatangi langsung tempat tersebut. Apabila dijumpai bahwa terjadi
perjudian togel maka polisi membekuk atau menangkap para pelaku penjudi. Setelah
dilakukan penangkapan, para pelaku akan ditahan dan dilakukan penyidikan lalu
menyerahkan berita acara pidana kepada pihak kejaksaan.
Upaya represif yang dilakukan oleh kepolisian Siborongborong pelaku perjudian togel
akan diberikan sanksi menurut pasal 303 Ayat (1) KUHP Tentang Tindak Pidana Perjudian
dengan hukuman penjara paling lama sepuluh tahun pidana atau denda paling banyak dua
puluh lima juta rupiah dan pasal 303 bis KUHP dengan penjara paling lama empat tahun
atau pidana denda sebanyak sepuluh juta rupiah. Sanksi hukum yang diberikan kepada
pelaku perjudian lebih memberikan efek jera bagi pelaku perjudian togel karena menjamin
kepastian hukum dengan menggunakan asas legalitas yang menentukan setiap tindak
pidana diatur dalam Undang-Undang. Selain mendapat sanksi hukum, pelaku perjudian
togel juga bisa mendapat sanksi sosial seperti “dikucilkan". Peran kepolisian dalam
menanggulangi perjudian togel di wilayah hukum di Siborongborong melalui upaya pre-
emtif, preventif dan represif telah dimaksimalkan dan terlihat dengan berkurangnya lapo
tuak sebagai tempat judi di Siborongborong.
2. Kendala dalam Penanggulangan Perjudian Togel
Penanggulangan perjudian togel merupakan upaya kepolisian dalam menjaga
kemanan dan ketertiban di dalam masyarakat. Hal ini adalah satu bentuk realisasi tugas
pokok kepolisian yang diatur di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun
2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yaitu: (Indonesia, 2002)
a. Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat
b. Menegakkan hukum
c. Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 105
Dalam pelaksanaan tugas penanggulangan perjudian togel, ditemukan kendala yang
menghalangi atau membatasi kepolisian dalam menanggulangi perjudian togel. Berdasarkan
hasil wawancara, ada kendala yang dijumpai dalam imenanggulangi perjudian togel di
wilayah hukum Siborongborong. Kendala yang dihadapi oleh kepolisian dibedakan menjadi
dua garis besar yaitu internal dan eksternal.
Kendala internal adalah kendala yang berasal dari pihak kepolisian, tokoh adat dan
tokoha agama. Menurut hasil wawancara, kendala internal yang ditemukan dalam upaya
menanggulangi perjudian togel adalah keterbatasan personil, waktu dan sarana prasarana
yang ada. Menurut (d Simarmata, Gultom, & Lubis, 2021) dalam pelaksanaan
penanggulangan perjudian togel ini seringkali dirasakan kekurangan personil karena
mengingat daerah kecamatan Siborongborong yang luas. Selain itu keterbatasan sarana
prasarana juga menjadi kendala karena untuk melakukan patroli dan pengawasan
menggunakan sarana yang dimiliki oleh kepolisian tidak akan maksimal, jadi tidak jarang
juga para polisi melaksanakan tugasnya dengan menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini
menjadi satu kendala yang dihadapi polsek Siborongborong karena jika melakukan patroli
dan pengawasan dilakukan satu tempat, maka kemungkinan informasi akan menyebar pada
desa lain.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil temuan peneliti yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka
diperoleh beberapa kesimpulan, antara lain:
1. Peran kepolisian Siborongborong dalam menanggulangi perjudian togel di wilayah
hukum Siborongborong adalah dengan menjalankan pemeliharaan keamanan dan
ketertiban dan menegakkan hukum dengan melakukan kerjasama dengan masyarakat
dalam tiga upaya penanggulangan perjudian togel, yaitu upaya pre-emtif, preventif dan
represif. Polsek Siborongborong berperan dalam penanggulangan perjudian togel
dengan melakukan sosialisasi, patroli, pengawasan, pemasangan spanduk, penerimaan
informasi dari masyarakat, penyelidikan, penangkapan dan penahanan pelaku
perjudian, penyidikan, dan penyerahan berita acara pidana.
2. Adapun hambatan yang dialami dalam penanggulangan perjudian togel di wilayah
hukum Polsek Siborongborong yaitu dalam upaya memeliharan keamanan di
Siborongborong masih kurangnya personil kepolisian Polsek Siborongborong yang tidak
sebanding dengan wilayah polsek Siborongborong yang cukup luas, keterbatasan sarana
prasarana dan waktu yang dimiliki kepolisian dan tokoh masyarakat, adaya oknum
kepolisian, tokoh Agama dan tokoh Adat yang melakukan diskriminasi terhadap pelaku
perjudian togel, sulitnya mengungkap barang bukti, penyalahgunaan kemajuan IPTEK
oleh masyarakat serta kurangnya kepedulian dan respon masyarakat terhadap
penanggulangan perjudian togel.
Berdasarkan kesimpulan tersebut maka dapat ditarik kesimpulan akhir bahwa peran
kepolisian dalam menanggulangi perjudian togel di wilayah hukum Shorongborong belum
maksimal karena masih banyaknya kendala yang dijumpai dalam upaya penanggulangan
perjudian togel.
BIBLIOGRAFI
Anggreini, Lusi. (2018). PERJUDIAN (Studi Sosiologi Tentang Perilaku Judi Togel di
Kalangan Remaja Desa Mulyasari Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara).
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR. Google Scholar
Azis, Asrul, Warman, Edi, & Waty, Nurmala. (2013). Perkembangan Hukum Mengenai
Pemberantasan Judi Toto Gelap (Togel) dalam Perspektif Kriminologi. Jurnal
Mahupiki, 1(1). Google Scholar
d Simarmata, Lewister, Gultom, Maidin, & Lubis, Mhd Ansori. (2021).
Josfrada Hosen Nababan, Saron Nita Simaremare, Baik Lumbantoruan, Dona Fengk
Siahaan, Jhon Erwin Sinaga
Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (Togel) (Studi
Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara)
Jurnal Impresi Indonesia (JII) Vol. 1, No. 2, Februari 2022 106
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BERUPA PEMBAYARAN RESTITUSI OLEH
PELAKU TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO). JURNAL RETENTUM,
2(1), 136147. Google Scholar
Harahap, Elia Fatma. (2013). PERANAN POLRI DALAM MENANGGULANGI TINDAK
PIDANA PERJUDIAN TOTO GELAP (TOGEL) DI KALANGAN MASYARAKAT (STUDI
KASUS: POLSEK SUNGAI KANAN) KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN.
UNIMED. Google Scholar
Hayat, Hayat. (2015). Keadilan Sebagai Prinsip Negara Hukum: Tinjauan Teoritis dalam
Konsep Demokrasi. Padjadjaran Journal of Law, 2(2). Google Scholar
Indonesia, Republik. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002
Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Lembaran Negara RI Tahun. Google
Scholar
Lamintang, P. A. F. (1990). Delik-delik khusus tindak pidana-tindak pidana melanggar
norma norma kesusilaan dan norma-norma kepatutan. Mandar Maju. Google Scholar
Moeljatno, S. H. (2021). KUHP (Kitab undang-undang hukum pidana). Bumi Aksara.
Google Scholar
Nugroho, Yudha Wahyu. (2019). ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI
PONOROGO (NOMOR: 177/Pid. B/2016/PN Png.) STUDI KASUS TINDAK PIDANA
PERJUDIAN ONLINE. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang. Google Scholar
Prodjodikoro, Wirjono. (1986). Tindak-tindak pidana tertentu di Indonesia. Eresco. Google
Scholar
Santoso, Aji Dwi. (2021). UPAYA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM
PENINDAKAN TINDAK PIDANA PERJUDIAN ONLINE (Studi Penelitian Di Polres
Binjai). Kumpulan Karya Ilmiah Mahasiswa Fakultas Sosial Sains, 1(01). Google
Scholar
Silalahi, Ulber. (2009). Social research methods. Bandung, Refika Aditama. Google Scholar
Vijananda, I. Gede Damma, Yuliartini, Ni Putu Rai, & Mangku, Dewa Gede Sudika. (2021).
Implementasi Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Terkait Tindak Pidana
Perjudian Cap Jiki Di Kabupaten Buleleng. Jurnal Komunitas Yustisia, 4(1), 2234.
Google Scholar