Analisis Pengembangan Distribusi Zakat dan Kriteria Mustahik di Lazismu Bekasi

Main Article Content

Ahmad Sugandi
Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
Oneng Nurul Bariyah
Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia

Pendahuluan: Pendayagunaan zakat produktif sesungguhnya mempunyai konsep perencanaan dan pelaksanaan yang cermat seperti mengkaji penyebab kemiskinan, ketidakadaan modal kerja, dan kekurangan lapangan kerja, dengan adanya masalah tersebut maka perlu adanya perencanaan yang dapat mengembangkan zakat bersifat produktif tersebut. Tujuan: Dana zakat untuk kegiatan produktif akan lebih optimal bila dilaksanakan Lembaga atau Badan Amil Zakat karena LAZ/ BAZ sebagai organisasi yang terpercaya untuk pengalokasian, pendayagunaan, dan pendistribusian dana zakat. Lembaga pengelolaan zakat bukan hanya dikelola oleh pihak pemerintahan semata, akan tetapi lembaga-lembaga maupun organisasi masyarakat juga turut andil dalam hal pengelolaan zakat, infak dan sedekah termasuk organisasi Islam terkemuka Muhammadiyah melalui LAZISMU. Metode: Melalui metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui obrservasi, wawancara dan dokumentasi diperoleh kesimpulan bahwa pengelolaan LAZISMU terbagi ke dalam tiga bentuk. Hasil: Salah satu tujuan terpenting zakat adalah mempersempit ketimpangan ekonomi di dalam masyarakat hingga ke batas yang seminimal mungkin. Tujuannya adalah menjadikan perbedaan ekonomi di antara masyarakat secara adil dan seksama, sehingga yang kaya tidak tumbuh semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa zakat merupakan uang yang dipungut dari orang-orang kaya dan diberikan kepada yang miskin.  Oleh karena itu tujuannya adalah mendistribusikan harta dimasyarakat dengan cara sedemikian rupa sehingga tidak seorangpun warga Islam tinggal dalam keadaan miskin atau menderita. Kesimpulan: Kriteria-kriteria mustahik zakat yang ditetapkan oleh LAZISMU Kota Bekasi telah dilakukan sesuai SOP yang ditetapkan agar mencapai sasaran yang ditetapkan. Adapun yang menjadi prioritas pemilihan mustahik dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan Dakwah dan Organisasi Muhammadiyah utnuk dapat hadir di masyarakat Kota Bekasi.


Keywords: Distribusi, Lazismu, Mustahik, pengelolaan